Comscore Tracker

5 Makanan yang Harus Dihindari saat Minum Antibiotik, Bisa Bahaya!

Bisa memengaruhi kerja antibiotik

Salah satu penemuan terbesar dalam pengobatan modern adalah antibiotik. Antibiotik berperan penting dalam membantu melawan bakteri dan membantu menyembuhkan penyakit yang mengancam jiwa, seperti pneumonia, yang sebelumnya tidak memiliki pengobatan yang efektif.

Walaupun begitu, penggunaan antibiotik yang tidak tepat justru bisa menjadi bumerang. Untuk alasan ini, penting untuk menggunakan antibiotik dengan hati-hati dan harus dikonsumsi sesuai arahan dokter.

Beberapa orang tidak tahu bahwa ada makanan tertentu yang harus dihindari saat mengonsumsi antibiotik karena dapat menyebabkan efek samping bagi tubuh. Inilah sejumlah makanan yang perlu dihindari saat sedang mengonsumsi antibiotik.

1. Alkohol

5 Makanan yang Harus Dihindari saat Minum Antibiotik, Bisa Bahaya!unsplash.com/Gerrie van der Walt

Alkohol harus dihindari saat sedang mengonsumsi obat apa pun, termasuk antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, minum dalam jumlah sedang tidak akan mengganggu antibiotik, tetapi tetap akan memperburuk efek samping.

Minum alkohol saat mengonsumsi antibiotik dapat menyebabkan sejumlah reaksi serius, seperti mual, sakit perut, hot flashes, detak jantung yang cepat atau tidak teratur, sakit kepala, pusing, dan kantuk.

Menurut National Health Service, individu perlu menghindari alkohol selama 48 jam setelah terapi metronidazol dan selama 72 jam setelah terapi tinidazol.

2. Jeruk bali

5 Makanan yang Harus Dihindari saat Minum Antibiotik, Bisa Bahaya!pixabay.com/ExplorerBob

Jeruk bali juga wajib dihindari saat kamu mengonsumsi antibiotik. Menurut laman Mayo Clinic, interaksi berbahaya muncul antara antibiotik dan jeruk bali karena bahan kimia dalam buah mengganggu cara enzim memetabolisme obat.

Artinya, obat tersebut berpotensi bertahan di tubuh untuk waktu yang terlalu singkat atau terlalu lama, yang menyebabkan obat menjadi tidak berguna atau justru berbahaya.

Bukan hanya menghindarinya beberapa jam sebelum atau setelah konsumsi antibiotik, tetapi kamu perlu menghindarinya 24 jam sebelum dan setelah selesai terapi, juga selama masa terapi antibiotik.

Baca Juga: Minum Antibiotik Tanpa Resep Dokter Itu Bahaya, Jangan Ngawur

3. Suplemen kalsium

5 Makanan yang Harus Dihindari saat Minum Antibiotik, Bisa Bahaya!unsplash.com/Laurynas Mereckas

Kalsium memang penting untuk pertumbuhan tulang dan bagi individu yang terdiagnosis dengan masalah tulang, seperti osteoporosis. Akan tetapi, saat kamu sedang dalam pengobatan yang menggunakan antibiotik, kamu perlu menghentikan konsumsi suplemen kalsium. Sebab, menurut The Journal of Clinical Pharmacology, konsumsi kalsium bersamaan dengan obat antibiotik dapat memperlambat penyerapan antibiotik.

Sebagai gantinya, kamu dapat mengonsumsi produk susu fermentasi selama pengobatan dengan antibiotik. Atau, jika tidak bisa menghindari konsumsi suplemen kalsium, beri jeda 3 jam sebelum dan setelah minum antibiotik.

4. Gula dan ragi

5 Makanan yang Harus Dihindari saat Minum Antibiotik, Bisa Bahaya!unsplash.com/Alla Hetman

Untuk sebagian pasien, utamanya perempuan, penggunaan antibiotik dapat menyebabkan infeksi jamur Candida, dikutip dari situs Healthline. Untuk itu, sebaiknya hindari makanan tinggi gula dan ragi untuk menghindari memberi makan organisme Candida.

Hal ini penting untuk diingat, utamanya bagi individu yang hampir selalu mengalami infeksi jamur setelah pemberian antibiotik.

5. Susu dan produk susu

5 Makanan yang Harus Dihindari saat Minum Antibiotik, Bisa Bahaya!unsplash.com/Nikolai Chernichenko

Selama perawatan dengan antibiotik, sebaiknya hindari konsumsi susu maupun produk susu sebisa mungkin. Sebab, dirangkum dari laman St. Luke's Health, susu dapat berinteraksi dengan antibiotik dan memengaruhi cara tubuh menyerap antibiotik.

Selain itu, produk susu juga bisa menyebabkan diare. Diare sendiri adalah salah satu efek samping yang terkait dengan penggunaan antibiotik, seperti amoksisilin. Jika kamu mengonsumsi produk susu saat pengobatan antibiotik, gejala ini dapat menjadi lebih buruk.

Walaupun begitu, produk fermentasi susu masih boleh dikonsumsi selama pengobatan dengan antibiotik. Bahkan, produk fermentasi mampu memperbaiki kesehatan usus yang mungkin rusak akibat konsumsi antibiotik.

Semua makanan tersebut dapat memengaruhi penyerapan antibiotik, bahkan memperparah efek samping yang disebabkan oleh antibiotik. Oleh sebab itu, pastikan kamu menghindari semua makanan tersebut selama masa pengobatan dengan antibiotik, ya!

Baca Juga: 7 Manfaat Antibiotik dalam Proses Pengobatan Penyakit

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya