Comscore Tracker

Kesulitan Penetrasi saat Berhubungan Seks? Waspada Vaginismus

Bisa bikin sulit hamil

Vaginismus adalah kondisi yang ditandai dengan otot vagina yang tanpa sengaja terus-menerus berkontraksi ketika mencoba penetrasi.

Ini terjadi ketika perempuan mencoba memasukkan penis, tampon, spekulum, atau mainan seks ke dalam vagina, kemudian organ tersebut mengeras karena kontraksi otot dasar panggul yang tidak disengaja.

Hal tersebut mengakibatkan kejang otot umum, nyeri, dan henti pernapasan sementara. Melansir Medical News Today, kelompok otot yang paling umum terkena yaitu otot pubococcygeus (PC). Otot-otot tersebut bertanggung jawab untuk buang air kecil, senggama, orgasme, buang air besar, dan melahirkan.

Melansir Healthline, beberapa perempuan kemungkinan mengembangkan vaginismus setelah menopause. Saat kadar estrogen turun, kurangnya pelumasan dan elastisitas vagina membuat hubungan seks terasa menyakitkan, bikin stres, atau sesuatu yang tak mungkin dilakukan.

Vaginismus tidak mengganggu gairah seksual, tetapi bisa mencegah penetrasi dan membuat vagina terasa sangat nyeri. 

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut deretan fakta medis seputar vaginismus yang perlu kamu ketahui.

1. Vaginismus bisa disebabkan oleh stres fisik atau stres emosional

Kesulitan Penetrasi saat Berhubungan Seks? Waspada Vaginismusfreepik.com/jcomp

Vaginismus adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh pemicu stres fisik, emosional, atau bahkan bisa keduanya.

Pemicu emosional termasuk:

  • Ketakutan, misalnya rasa sakit atau kehamilan
  • Kecemasan tentang kinerja atau rasa karena rasa bersalah
  • Masalah hubungan, misalnya mempunyai pasangan yang kasar atau perasaan yang rentan
  • Peristiwa kehidupan traumatis, termasuk pemerkosaan atau riwayat pelecehan
  • Pengalaman masa kanak-kanak, seperti penggambaran seks ketika tumbuh dewasa atau paparan gambar seksual

Pemicu fisik meliputi:

  • Infeksi, seperti infeksi saluran kemih atau infeksi jamur
  • Kondisi kesehatan seperti kanker atau lichen sclerosus
  • Persalinan
  • Menopause
  • Kurang foreplay
  • Lubrikasi vagina yang tidak mencukupi
  • Operasi panggul
  • Efek samping pengobatan

2. Jenis-jenis vaginismus

Kesulitan Penetrasi saat Berhubungan Seks? Waspada Vaginismuscloudninecare.com

Vaginismus terdiri dari berbagai jenis, yang bisa menyerang perempuan pada tiap usia.

  • Vaginismus primer: ini merupakan kondisi seumur hidup, di mana rasa sakit akan selalu ada, membuat perempuan sulit menggunakan tampon dan menjalani pemeriksaan ginekologi. Hal ini sering dialami oleh perempuan ketika berhubungan intim pertama kalinya. Pasangan pria tidak bisa penetrasi ke dalam vagina, dideskripsikan seperti ''menabrak dinding'' di lubang vagina. Kemungkinan ada rasa sakit, kejang otot umum, dan perempuan mengalami henti napas untuk sementara. Gejala-gejala akan berhenti saat upaya penetrasi dihentikan.
  • Vaginismus sekunder: ini berkembang setelah seorang perempuan telah mengalami fungsi seksual normal. Ini dapat terjadi pada setiap tahap kehidupan, atau mungkin belum pernah terjadi sebelumnya. Biasanya bisa berasal dari peristiwa tertentu, seperti infeksi, menopause, peristiwa traumatis, perkembangan kondisi medis, masalah hubungan, pembedahan, atau persalinan. Bahkan setelah kondisi medis yang mendasarinya diperbaiki, nyeri bisa berlanjut jika tubuh telah terkondisi untuk merespons dengan cara ini.
  • Vaginismus global: vaginismus selalu ada, dan objek apa pun akan memicunya.
  • Vaginismus situasional: hanya terjadi dalam kondisi tertentu. Ini kemungkinan terjadi saat berhubungan seks, tetapi tidak selama pemeriksaan ginekologi atau pemasangan tampon.

Baca Juga: 7 Cara Aman 'Merapatkan' Vagina setelah Melahirkan, Tak Perlu Obat

3. Gejala umum vaginismus

Kesulitan Penetrasi saat Berhubungan Seks? Waspada Vaginismusfreepik.com/wavebreakmedia_micro

Gejala vaginismus bervariasi pada setiap perempuan, yang meliputi:

  • Hubungan seksual yang menyakitkan (dispareunia), dengan sesak dan nyeri yang mungkin terasa seperti terbakar atau menyengat
  • Penetrasi menjadi lebih sulit atau tidak mungkin
  • Nyeri seksual jangka panjang dengan atau tanpa penyebab yang diketahui
  • Nyeri selama pemasangan tampon
  • Nyeri saat pemeriksaan ginekologi
  • Kejang otot umum atau pernapasan terhenti selama upaya berhubungan seksual

Nyeri bisa berkisar dari ringan hingga parah di dalam, dan dari ketidaknyamanan hingga sensasi terbakar.

4. Diagnosis vaginismus

Kesulitan Penetrasi saat Berhubungan Seks? Waspada Vaginismusph.theasianparent.com

Dalam proses diagnosis vaginismus, dokter akan mengajukan pertanyaan seputar gejala serta riwayat medis dan seksual pasien. Selain itu, pemeriksaan panggul juga bisa membantu menyingkirkan masalah lain atau memastikan adanya kejang otot.

Melansir Cleveland Clinic, dokter kemungkinan akan mengoleskan krim mati rasa topikal di bagian luar vagina sebelum pemeriksaan, untuk membuat proses menjadi lebih nyaman bagi pasiennya.

5. Pengobatan vaginismus

Kesulitan Penetrasi saat Berhubungan Seks? Waspada Vaginismuscoosbayphysicaltherapy.com

Pengobatan difokuskan pada pengurangan refleks otot yang menyebabkan tegang. Selain itu, perawatan juga bisa mengatasi kecemasan atau ketakutan yang berkontribusi pada vaginismus. Dokter kemungkinan akan merekomendasikan satu atau lebih perawatan berikut ini:

  • Terapi topikal: lidokain topikal atau krim campuran bisa membantu meredakan nyeri yang terkait dengan kondisi ini.
  • Terapi fisik dasar panggul: terapis fisik akan mengajari pasien cara mengendurkan otot dasar panggul.
  • Terapi dilator vagina: merupakan alat berbentuk tabung yang tersedia dalam berbagai ukuran. Tujuan utamanya yaitu untuk meregangkan vagina. Penderita vaginismus menggunakan dilator agar lebih nyaman dan  kurang sensitif terhadap penetrasi vagina. Dokter kemungkinan akan merekomendasikan untuk mengoleskan krim mati rasa topikal ke bagian luar vagina untuk mempermudah pemasangan.
  • Terapi perilaku kognitif (CBT): CBT akan membantu pasien untuk memahami bagaimana pikirannya memengaruhi emosi dan perilakunya. Ini merupakan pengobatan yang efektif untuk mengatasi kecemasan, depresi, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).
  • Terapi seks: terapi seks terlatih bekerja dengan pasien dan pasangan untuk membantu mereka menemukan kembali kesenangan dalam hubungan seksual mereka.

Banyak penderita vaginismus yang tidak lagi mengalami masalah setelah menjalani perawatan, dan terus memiliki kehidupan seksual yang bahagia. Namun, pengobatan yang berhasil butuh waktu. Jadi, pasien harus bersabar.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa tidak perlu merasa malu. Bicarakan dengan pasangan tentang perasaan dan ketakutan yang dirasakan tentang hubungan seksual supaya lebih relaks.

Demikian fakta medis seputar vaginismus. Sebaiknya segera kunjungi dokter jika mengalami gejala-gejalanya, agar bisa segera mendapat perawatan yang tepat. Vaginismus yang dibiarkan bisa menyebabkan disfungsi seksual, terganggunya hubungan dengan pasangan, termasuk sulit hamil.

Baca Juga: 7 Aroma Unik Vagina dan Artinya, dari yang Asam hingga Amis dan Busuk

Eliza ustman Photo Verified Writer Eliza ustman

'Menulislah dengan hati, maka kamu akan mendapatkan apresiasi yang lebih berarti'

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya