Garam yang kamu taburkan ke telur, sup, atau tumisan sebagian besar kandungannya adalah natrium klorida, ditambah yodium jika menggunakan garam beryodium.
Namun, penelitian terbaru menemukan kandungan lainnya yang tidak diinginkan, yaitu partikel plastik berukuran sangat kecil.
Studi dalam Science of the Total Environment pada 2026 memeriksa garam konsumsi yang digunakan masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia. Hasilnya, tidak satu pun dari 45 merek yang diperiksa bebas dari mikroplastik. Secara keseluruhan, para peneliti mengidentifikasi 1.498 partikel mikroplastik dari sampel yang dianalisis.
