Bagi sebagian pasien diabetes tipe 2, obat golongan GLP-1 dapat membantu mengendalikan penyakit sekaligus menurunkan risiko masalah jantung. Namun, manfaat tersebut mungkin berkurang jika pengobatan terhenti.
Sebuah studi dalam jurnal BMJ Medicine menelusuri apa yang terjadi pada risiko kardiovaskular ketika pasien melanjutkan, menghentikan, atau memberikan jeda penggunaan obat ini.
Peneliti menganalisis data kesehatan 333.687 veteran Amerika Serikat (AS) yang memiliki diabetes tipe 2. Sebanyak 132.551 orang mulai menggunakan obat GLP-1, sedangkan 201.136 orang menggunakan sulfonilurea, obat diabetes jenis lain. Mereka mengikuti kondisi peserta hingga 3 tahun dan menilai kejadian gabungan berupa serangan jantung, stroke, atau kematian dari sebab apa pun.
