Meski banyak studi menunjukkan efek penurunan tekanan darah, tetapi pasien hipertensi yang mengonsumsi obat tetap perlu berhati-hati.
Pasien hipertensi yang berpuasa harus memantau tekanan darah secara berkala dan berkonsultasi dengan dokter terkait penyesuaian dosis obat.
Puasa dapat meningkatkan risiko hipotensi (tekanan darah terlalu rendah), terutama pada:
Gejala hipotensi meliputi pusing, lemas, penglihatan kabur, hingga pingsan. Dehidrasi selama puasa juga dapat memperburuk kondisi ini.
Karena itu, pemantauan tekanan darah di rumah sangat dianjurkan. Apabila tekanan darah turun terlalu rendah atau muncul gejala berat, evaluasi medis diperlukan.
Puasa Ramadan berpotensi memberikan efek positif terhadap tekanan darah, terutama melalui mekanisme penurunan berat badan, perbaikan metabolisme, dan perubahan pola makan. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik, meski efeknya bervariasi antarindividu.
Namun, puasa bukan pengganti terapi medis untuk hipertensi. Bagi pasien hipertensi, Ramadan dapat menjadi momentum untuk memulai perubahan gaya hidup yang lebih sehat, dengan catatan tetap memantau tekanan darah dan berkonsultasi dengan dokter yang merawat.
Referensi
“Hypertension.” World Health Organization. Diakses Februari 2026.
Rami Al‐Jafar et al., “Effect of Religious Fasting in Ramadan on Blood Pressure: Results From LORANS (London Ramadan Study) and a Meta‐Analysis,” Journal of the American Heart Association 10, no. 20 (October 8, 2021): e021560, https://doi.org/10.1161/jaha.120.021560.
"How to Manage High Blood Pressure." American Heart Association (AHA). Diakses Februari 2026.
"Managing Blood Pressure with a Heart-Healthy Diet." AHA. Diakses Februari 2026.
Abid Mohammed Akhtar et al., “Ramadan Fasting: Recommendations for Patients With Cardiovascular Disease,” Heart 108, no. 4 (May 14, 2021): 258–65, https://doi.org/10.1136/heartjnl-2021-319273.
Ahmet Taha Alper et al., “Recommendations for Ramadan Fasting to Patients With Cardiovascular Diseases; Turkish Society of Cardiology Consensus Report,” The Anatolian Journal of Cardiology 25, no. 5 (April 22, 2021): 284–93, https://doi.org/10.5152/anatoljcardiol.2021.206.