Dalam prosedur yang memakai mesin jantung-paru, darah dialirkan dari tubuh pasien melalui selang menuju rangkaian di luar tubuh. Mesin kemudian mendorong darah melewati alat yang menambahkan oksigen dan membuang karbon dioksida, sebelum darah dialirkan kembali ke tubuh. Dengan cara itu, mesin mengambil alih sementara fungsi utama jantung dan paru-paru.
Pada banyak operasi, dokter juga memberikan larutan khusus untuk menghentikan detak jantung sementara, agar dapat bekerja pada bagian yang perlu diperbaiki, dan sementara itu mesin menjaga sirkulasi darah. Sepanjang prosedur dilakukan, tim medis memantau aliran dan kondisi pasien. Setelah perbaikan selesai, dokter secara bertahap mengembalikan kerja jantung dan paru-paru, lalu mengurangi bantuan mesin.
Proses ini melibatkan banyak tenaga ahli, termasuk dokter bedah, dokter anestesi, dan perfusionis—tenaga profesional yang mengoperasikan serta memantau mesin sirkulasi. Mesin memberi waktu dan ruang bagi dokter untuk menangani jantung, tetapi keselamatan pasien juga bergantung pada koordinasi tim dan pemantauan tanpa henti.
Tidak semua operasi jantung membutuhkan mesin jantung-paru atau penghentian detak jantung. Penggunaannya bergantung pada jenis operasi dan kondisi pasien. Namun, ketika mesin itu diperlukan, fungsinya tidak berubah, yaitu menjaga darah terus beredar dan membawa oksigen selama dokter melakukan tindakan.
Dari pertanyaan Gibbon setelah kehilangan seorang pasien pada tahun 1931 hingga operasi Bavolek pada 1953, perjalanan mesin jantung-paru menunjukkan bagaimana kebutuhan klinis dapat mendorong eksperimen panjang. Tetap saja mesin tersebut tidak dapat menggantikan jantung dan paru-paru secara permanen. Namun, mengambil alih tugas keduanya untuk sementara sehingga operasi tertentu bisa dilakukan dapat menyelamatkan banyak nyawa.
Referensi
National Library of Medicine, “John H. Gibbon Papers,” arsip Finding Aids, diakses 5 Oktober 2026.
William L. Holman, Joseph Timpa, dan James K. Kirklin, “Origins and Evolution of Extracorporeal Circulation: JACC Historical Breakthroughs in Perspective,” Journal of the American College of Cardiology 79, no. 16 (2022): 1606–22, https://doi.org/10.1016/j.jacc.2022.02.027.
Jefferson University Archives and Special Collections, “John H. Gibbon,” diakses 5 Oktober 2026.
Mark Kurusz, “May 6, 1953: The Untold Story,” ASAIO Journal 58, no. 1 (2012): 2–5, https://doi.org/10.1097/MAT.0b013e31823ccfe7.
Holman, Timpa, dan Kirklin, “Origins and Evolution of Extracorporeal Circulation”; Mayo Clinic, “1955: Opening the Era of Heart Bypass Surgery,” diakses 5 Oktober 2026.
Cleveland Clinic, “Cardiopulmonary Bypass,” diakses 5 Oktober 2026.