Comscore Tracker

5 Penyakit Ini Berkaitan dengan Penyumbatan Saluran Telinga

Semisal eksem dan punya riwayat menjalani terapi radiasi

Telinga kita punya lapisan yang melindungi telinga dari air, kuman, atau benda asing. Lapisan ini melapisi saluran dari telinga luar hingga gendang telinga. Umumnya, lapisan ini bisa keluar dari telinga dengan sendirinya dalam rupa serpihan putih tipis-tipis. Namun, untuk beberapa orang lapisan ini mengeras dan lama-lama menumpuk sehingga saluran menjadi tersumbat.

Saluran telinga yang tertutup oleh kotoran telinga mengakibatkan gangguan pendengaran dan menyebabkan telinga menjadi sakit. Tidak hanya itu, saluran yang tersumbat juga menghambat dokter dalam melakukan diagnosis akurat. Berkaitan dengan hal ini, ada sejumlah kondisi medis atau penyakit yang menyebabkan saluran telinga mudah tersumbat. Apa sajakah itu?

1. Tumor telinga jinak

5 Penyakit Ini Berkaitan dengan Penyumbatan Saluran Telingailustrasi kotoran telinga di saluran telinga luar (chla.org)

Dilansir Cleveland Clinic, penyakit seperti tumor telinga jinak atau noncancerous ear tumor dapat mengakibatkan lapisan mudah menumpuk. Osteoma di saluran pendengaran eksternal adalah salah satu contohnya.

Osteoma di saluran pendengaran eksternal adalah benjolan yang tumbuh di tulang yang kemudian menekan saluran telinga. Akibatnya, kotoran tersumbat tidak bisa keluar. Mengutip Medical News Today, orang dengan osteoma akan lebih mudah mengalami gangguan yang diakibatkan oleh penumpukan kotoran telinga.

2. Eksem

5 Penyakit Ini Berkaitan dengan Penyumbatan Saluran Telingailustrasi gatal-gatal di kulit (pixabay.com/nastya_gepp)

Eksem, atau awam menyebutnya eksim, adalah kondisi kulit yang menjadi kering, gatal, dan muncul ruam di bagian dalam siku, belakang lutut, tangan, dan kaki. Mengutip MedlinePlus, eksem tidak bisa hilang dalam waktu yang singkat dan kondisi dapat membaik atau memburuk seiring waktu.

Seseorang dengan eksem mudah untuk mengalami penyumbatan akibat kotoran yang menumpuk. Laman Harvard Health Publishing menjelaskan bahwa kulit yang kering dan bersisik akibat dari eksem menyebabkan kotoran telinga mengeras. 

Baca Juga: Muncul Garis Hitam di Kuku? Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Serius

3. Memiliki saluran telinga yang menyempit atau banyak rambut

5 Penyakit Ini Berkaitan dengan Penyumbatan Saluran Telingailustrasi anatomi telinga manusia (healthyhearing.com)

Seseorang yang saluran telinganya menyempit atau banyak rambut juga mudah mengalami penyumbatan akibat kotoran yang tidak bisa keluar. Kondisi saluran telinga yang menyempit dapat terjadi saat lahir atau disebabkan oleh infeksi kronis dan radioterapi. 

Dilansir WebMD, sementara penyebab rambut yang tumbuh terlalu lebat di saluran telinga luar tidak diketahui secara pasti, tetapi kondisi ini bisa terjadi akibat dari:

  • Pengaruh pengunaan obat-obatan.
  • Hyperthricosis (rambut tumbuh di seluruh bagian tubuh).
  • Gangguan pada sistem endokrin.
  • Nutrisi yang buruk.
  • Pertumbuhan yang tidak wajar di ovarium.
  • Penyakit kulit atau inflamasi kulit.

4. Infeksi telinga tengah (otitis media)

5 Penyakit Ini Berkaitan dengan Penyumbatan Saluran Telingailustrasi dokter memeriksa telinga anak (freepik.com/gpointstudio)

Otitis media atau infeksi telinga tengah umumnya terjadi pada anak-anak, namun dapat pula dialami oleh orang dewasa. Infeksi terjadi di saluran eustachius yang diakibatkan oleh bakteri dan virus.

Bakteri dan virus ini muncul karena flu atau alergi yang menyebabkan saluran eustachius bengkak. Gejala infeksi telinga tengah pada anak-anak berupa demam, sulit tidur, sering menangis, dan cenderung menarik-narik satu telinga. 

Laman American Family Physician menyebutkan kurang lebih 50 persen anak-anak yang mempunyai kondisi otitis media akut memiliki kotoran telinga yang menutupi saluran telinga. Kotoran ini harus dibersihkan terlebih dahulu agar dokter dapat melakukan tes untuk memastikan apakah pasien tersebut memiliki otitis media. 

5. Terapi radiasi di leher dan kepala

5 Penyakit Ini Berkaitan dengan Penyumbatan Saluran Telingailustrasi pasien yang akan menjalani radiasi (pexels.com/MART Production)

Seseorang yang pernah menjalankan terapi radiasi di area kepala dan leher juga rentan untuk mengalami penyumbatan kotoran telinga.

Sebuah laporan yang terbit di jurnal Otolaryngology-Head and Neck Surgery tahun 2017 menjelaskan bahwa radiasi tersebut mengakibatkan perubahan struktur lapisan di saluran telinga luar. Hal ini kemudian menyebabkan lapisan mudah untuk mengeras dan akhirnya menyebabkan penyumbatan. 

Itulah lima penyakit atau kondisi medis yang menyebabkan telinga mudah tersumbat dan bisa menghambat proses diagnosis. Apabila sering mengalami sakit telinga, sebaiknya temui dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).

Orang tua yang memiliki anak kecil diharapkan untuk lebih kritis dalam mengamati gerak tubuh anak, misalnya bila anak sering menggaruk satu atau dua telinga kemudian menjadi lebih sering menangis, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis anak atau dokter spesialis THT.

Baca Juga: 7 Penyebab Darah Kental, dari Penyakit hingga Gaya Hidup

MW S Photo Verified Writer MW S

"Less is More" Ludwig Mies Van der Rohe.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya