Comscore Tracker

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahu

Di urutan pertama ada kanker paru-paru!

Mendengar kata kanker, mungkin kita akan bergidik ngeri. Kanker mengacu pada sel-sel abnormal yang membelah secara tak terkendali dan menghancurkan jaringan tubuh normal. Saking destruktifnya, kanker menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di dunia!

Menurut data dari World Cancer Research Fund International (WCRF), ada 18 juta kasus kanker di seluruh dunia pada tahun 2018. Sebanyak 9,5 juta kasus terjadi pada laki-laki dan 8,5 juta kasus terjadi pada perempuan.

Penting untuk diketahui, inilah 12 jenis kanker yang paling banyak terjadi di seluruh dunia.

1. Kanker paru-paru

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahudrugtargetreview.com

Berdasarkan data dari WCRF, ada 17.036.901 kasus kanker baru yang terdiagnosis pada tahun 2018. Sebanyak 2.093.876 kasus merupakan adalah kanker paru-paru.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kanker ini dimulai dari paru-paru dan bisa menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain di tubuh, seperti otak.

Faktor risiko utama yang bisa memicu kanker paru-paru adalah rokok. Perokok memiliki kemungkinan 15-30 kali terkena kanker paru-paru atau meninggal karena kanker paru-paru dibandingkan orang yang tidak merokok.

2. Kanker payudara

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahubigmedilytics.eu

Mengacu pada data dari WCRF, ada 2.088.849 kasus baru kanker payudara di seluruh dunia pada tahun 2018. Menurut CDC, kanker ini terjadi saat sel-sel di payudara tumbuh di luar kendali.

Payudara terbentuk dari tiga bagian utama, yakni lobulus, saluran, dan jaringan ikat. Lobulus ialah kelenjar yang menghasilkan susu, saluran adalah tabung yang membawa susu ke puting, dan jaringan ikat (terdiri dari jaringan fibrosa dan lemak) berfungsi untuk menyatukan semua bagian. Sebagian besar kanker payudara berawal dari lobulus dan saluran.

Ada banyak faktor risiko kanker payudara, mulai dari bertambahnya usia, mutasi genetik, menstruasi dini sebelum usia 12 tahun atau menopause setelah usia 55 tahun, dan memiliki payudara yang padat (memiliki lebih banyak jaringan ikat daripada jaringan lemak).

3. Kanker kolorektal

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahuuhhospitals.org

Tercatat ada 1.800.977 kasus kanker baru di seluruh dunia pada tahun 2018. Menurut American Cancer Society (ACA), kanker kolorektal dimulai dari usus besar atau rektum.

Kebanyakan kanker kolorektal diawali dengan pertumbuhan polip di lapisan dalam usus besar (rektum). Butuh waktu bertahun-tahun untuk polip berubah menjadi kanker. Ada dua jenis polip, yakni polip adenomatosa (adenoma) dan polip hiperplastik atau polip inflamasi.

Yang umum berubah menjadi kanker adalah polip adenomatosa dan disebut sebagai kondisi pra-kanker. Waspadai jika ada polip yang ukurannya lebih dari 1 cm dan jumlahnya lebih dari dua.

4. Kanker prostat

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahumayoclinic.org

Tahun 2018, WCRF mencatat ada 1.276.106 kasus baru kanker prostat di seluruh dunia. ACA mengatakan bahwa kanker ini dimulai ketika sel-sel di kelenjar prostat tumbuh di luar kendali.

Prostat merupakan kelenjar yang berada di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Hampir semua kanker prostat adalah adenokarsinoma. Ada pula jenis lain seperti sarkoma, karsinoma sel kecil, karsinoma sel transisi, dan lainnya.

Kanker prostat jarang ditemui pada laki-laki di bawah usia 40 tahun. Sebanyak 6 dari 10 kasus kanker prostat terjadi pada laki-laki di atas usia 65 tahun. Faktor risiko lainnya adalah mutasi gen BRCA1 atau BRCA2.

Baca Juga: Tanpa Kamu Sadari, 10 Hal di Sekitarmu Ini Bisa Memicu Kanker

5. Kanker lambung

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahupennmedicine.org

Tahun 2018 tercatat ada 1.033.701 kasus baru kanker lambung secara global. Dilansir dari Healthline, kanker lambung ditandai dengan pertumbuhan sel kanker di dalam lapisan lambung.

Diagnosis kanker lambung terbilang sulit, karena sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala dan baru terdeteksi saat sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Kanker ini terjadi ketika sel-sel dalam sistem pencernaan bagian atas tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor.

Siapakah yang rentan terkena kanker lambung? Kanker ini umum terjadi pada orang tua di atas usia 50 tahun, jenis kelamin laki-laki, memiliki kebiasaan merokok, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang asin, makanan olahan, daging, dan alkohol.

6. Kanker hati

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahuparkwaycancercentre.com

Per tahun 2018, tercatat 841.080 kasus baru kanker hati pada populasi global. Mengutip dari Healthline, kanker terjadi di hati, organ yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari racun dan zat berbahaya.

Umumnya, kanker hati diklasifikasikan sebagai primer atau sekunder. Dikatakan primer jika dimulai dari sel-sel hati dan sekunder jika sel-sel kanker menyebar dari organ lain ke hati.

Faktor risiko kanker hati lebih besar pada orang-orang di atas usia 50 tahun, mengidap infeksi hepatitis B atau C jangka panjang, dan mengonsumsi lebih dari 2 gelas minuman beralkohol setiap hari selama bertahun-tahun.

7. Kanker esofagus (kerongkongan)

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahudrugtargetreview.com

Jumlah kasus kanker kerongkongan pada tahun 2018 juga cukup banyak, yaitu 572.034 kasus di seluruh dunia. Seperti yang tertulis dalam laman National Health Service Inggris, kerongkongan merupakan organ yang menghubungkan mulut ke perut.

Seseorang yang rentan terkena kanker kerongkongan adalah mereka yang berusia di atas 75 tahun, laki-laki, dan memiliki kondisi medis jangka panjang seperti refluks asam parah, GERD, dan lainnya.

Cara untuk diagnosis kanker ini adalah dengan gastroskopi (sejenis endoskopi). Dokter akan memasukkan tabung kecil, panjang, dan fleksibel dengan kamera kecil di dalamnya yang dimasukkan ke mulut dan turun ke kerongkongan.

8. Kanker serviks

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahucancer.gov

Sebanyak 569.847 kasus baru kanker leher rahim atau kanker serviks dilaporkan pada tahun 2018 secara global. Mengutip dari laman Mayo Clinic, kanker ini terjadi di sel-sel serviks yang letaknya di bagian bawah rahim dan terhubung ke vagina.

Penyebab kanker serviks yang paling umum adalah human papillomavirus (HPV) dan penyakit menular seksual. Gejala yang umum dikenali adalah perdarahan di vagina setelah berhubungan intim, antara periode menstruasi atau setelah menopause.

Faktor yang meningkatkan risiko seorang perempuan terkena kanker serviks adalah sering gonta-ganti pasangan seks, seks pada usia dini, merokok, hingga mengidap penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, sifilis, dan HIV/AIDS.

Baca Juga: 7 Jenis Kanker yang Paling Sering Terjadi pada Anak-anak, Waspada ya!

9. Kanker tiroid

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahumedlife.com

Selanjutnya, ada 567.233 kasus baru kanker tiroid di dunia pada tahun 2018. ACA menyatakan, kanker ini dimulai dari kelenjar tiroid. Fungsi kelenjar tiroid sendiri adalah menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme, detak jantung, tekanan darah, serta suhu tubuh.

Yang paling umum terjadi adalah kanker tiroid papiler, menyumbang 80 persen dari keseluruhan kasus. Kanker ini tumbuh perlahan dan bisa menyebar ke kelenjar getah bening di leher.

Kanker tiroid lebih umum ditemukan pada perempuan. Perempuan paling banyak terjangkit di usia 40-50 tahun, sementara pada laki-laki banyak di rentang usia 60-70 tahun. Selain itu, orang-orang yang kekurangan yodium dan terpapar radiasi memiliki risiko terkena kanker tiroid lebih tinggi.

10. Kanker kandung kemih

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahumartinhealth.org

Di urutan ke-10, ada kanker kandung kemih dengan 549.393 kasus baru pada tahun 2018. Mengutip dari laman Cleveland Clinic Martin Health, kanker ini umum terjadi pada kelompok lanjut usia, dan hanya satu persen terjadi para usia di bawah 40 tahun. 

Faktor risiko yang paling umum adalah merokok. Perokok 4-7 kali lebih mungkin terkena kanker kandung kemih dibanding orang-orang yang tidak merokok. Selain itu, dilansir dari laman cancer.net, paparan arsenik dalam air yang tak sengaja dikonsumsi juga dapat memperbesar risiko perkembangan kanker kandung kemih.

Untungnya, 75 persen dari keseluruhan kasus kanker kandung kemih terdeteksi pada tahap awal dan mempunyai tingkat kelangsungan hidup lebih dari 90 persen.

11. Kanker limfoma non-Hodgkin

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahuaidsmap.com

Mungkin, kamu jarang mendengar nama kanker ini. Namun, ada 509.590 kasus baru kanker limfoma non-Hodgkin di seluruh dunia pada tahun 2018.

Menurut ACA, kanker ini berawal dari sel darah putih (limfosit) atau kelenjar getah bening. Lalu, kanker akan memengaruhi sistem limfatik atau sistem getah bening tubuh. Kanker ini bisa muncul di limpa, sumsum tulang, timus, adenoid dan amandel, serta saluran pencernaan.

Ternyata, beberapa bahan kimia seperti benzena, herbisida, dan insektisida bisa memperbesar risiko kanker limfoma non-Hodgkin. Begitu pula dengan obat-obatan tertentu seperti obat kemoterapi. Orang yang sering terpapar radiasi dan orang dengan sistem imun lemah juga rentan.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Sepele yang Memicu Kanker Payudara, Kadang Gak Disadari

12. Kanker pankreas

12 Jenis Kanker yang Paling Umum di Dunia, Kamu Harus Tahumskcc.org

Terakhir ada kanker pankreas, yang pada tahun 2018 tercatat ada 458.918 kasus baru di dunia. Kanker ini dimulai dari jaringan pankreas, yang fungsinya adalah melepaskan enzim untuk membantu pencernaan serta menghasilkan hormon yang membantu mengelola gula darah.

Tipe kanker yang paling umum terjadi adalah adenokarsinoma pankreas atau kanker eksokrin pankreas. Faktor risikonya adalah merokok, diabetes, mengalami peradangan kronis pada pankreas (pankreatitis), obesitas, atau berusia di atas 65 tahun.

Gejala yang bisa dikenali adalah kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, nyeri perut yang menjalar ke punggung, urine berwarna gelap, mudah lelah, dan sebagainya.

Nah, itulah 12 jenis kanker yang paling umum dialami di seluruh dunia. Jagalah kesehatan agar kita tidak mengidap penyakit tersebut, ya!

Kurangi konsumsi makanan berlemak, tingkatkan konsumsi serat, perbanyak makan sayur dan buah, pilih makanan segar, kurangi konsumsi makanan yang diawetkan atau disimpan terlalu lama, batasi konsumsi alkohol, menjauhi berbagai risiko terjadinya penyakit menular seksual, stop merokok, kelola stres dengan baik, hidup seimbang, dan cek kesehatan secara berkala.

Baca Juga: Mengenal 7 Jenis Kanker Darah yang Ganas, Bukan Hanya Leukemia! 

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya