Comscore Tracker

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanya

Seberapa jauh pengetahuanmu tentang sistem peredaran darah?

Darah adalah unsur yang esensial bagi tubuh. Volume darah pada orang dewasa bervariasi antara 4,5 hingga 5,5 liter. Di dalam darah terdapat banyak unsur yang terdiri dari air, garam, protein, sel darah merah, sel darah putih dan trombosit.

Darah yang dialirkan ke seluruh tubuh membuat kita tetap hidup hingga detik ini. Tahukah kamu bagaimana sistem peredaran darah dalam tubuh bekerja? Tambah wawasanmu dengan membaca, yuk! Just scroll down and read!

1. Komponen utamanya adalah jantung dan pembuluh darah

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyahappyaging.in

Dua organ utama dalam sistem peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah. Jantung bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sementara pembuluh darah bekerja layaknya pipa yang mengalirkan darah. Sistem peredaran darah berfungsi untuk memberikan nutrisi dan oksigen ke semua sel dalam tubuh. 

Jantung akan memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Oksigen dan nutrisi ini akan diterima oleh setiap organ tubuh yang membutuhkan.

Lalu, darah yang penuh karbon dioksida akan kembali ke jantung dan dikirim ke paru-paru untuk 'dicuci'. Setelah bersih, darah akan kembali dikirim ke seluruh tubuh.

2. Pembuluh darah terbagi menjadi tiga bagian

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyapassmyexams.co.uk

Tahukah kamu bahwa pembuluh darah terbagi menjadi tiga bagian? Yakni pembuluh darah arteri, vena dan kapiler.

Masing-masing punya fungsi tersendiri, seperti pembuluh darah arteri yang bertugas untuk membawa darah yang mengandung oksigen dan dipompa dari jantung ke seluruh tubuh.

Sementara, pembuluh vena memiliki fungsi sebaliknya, yakni membawa darah yang mengandung karbon dioksida untuk dikirim kembali ke jantung.

Darah 'kotor' ini akan dicuci di paru-paru. Di sisi lain, pembuluh darah kapiler berfungsi untuk menukar oksigen dan karbon dioksida antara sel-sel darah merah dan jaringan tubuh.

3. Peredaran darah dibagi jadi dua, yakni sistemik dan pulmonal

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyancbi.nlm.nih.gov

Sistem peredaran darah dibagi jadi dua, yakni sistem peredaran darah sistemik (besar) dan sistem peredaran darah pulmonal (kecil).

Peredaran darah sistemik membawa darah beroksigen dari jantung ke seluruh tubuh lalu darah yang mengandung karbon dioksida dikembalikan ke jantung.

Sebaliknya, sistem peredaran darah pulmonal bekerja dengan membawa darah yang miskin oksigen dari jantung ke paru-paru.

Lalu, darah yang sudah bersih akan dikirim dari paru-paru ke jantung. Di paru-paru, sel darah merah melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen selama bernapas.

4. Beginilah cara peredaran darah bekerja!

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyapinterest.com

Agar lebih memahami sistem peredaran darah, simak alur berikut! Atrium kanan menerima darah dari seluruh tubuh lewat vena cava lalu dialirkan ke ventrikel kanan.

Setelahnya, darah dari ventrikel kanan dipompa dari jantung ke paru-paru untuk menukar karbon dioksida dengan oksigen.

Setelahnya, darah yang mengandung oksigen akan dipompa ke atrium kiri lalu ke ventrikel kiri. And then, darah yang bersih akan dialirkan ke seluruh tubuh melalui aorta.

Kemudian, darah yang berisi karbon dioksida akan kembali ke jantung lewat pembuluh darah vena. Karbon dioksida akan ditukar dengan oksigen di paru-paru lalu dikirim lagi ke jantung.

Baca Juga: 7 Cara Tingkatkan Kadar Hemoglobin dalam Darah, Jangan Sampai Pingsan

5. Jantung mengirim darah kaya oksigen ke mana saja?

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyawikipedia.org

Darah kaya oksigen dari jantung dikirim ke seluruh tubuh. Organ-organ yang menerima darah adalah ginjal, otak, sistem pencernaan, limpa, otot kerangka, tulang, kulit, otot jantung, hati dan lain sebagainya.

Ginjal yang berukuran kecil menerima 20-22 persen darah dari jantung, sementara otak menerima 14 persen darah.

Organ tubuh menerima darah dalam porsi yang berbeda-beda. Sistem pencernaan dan limpa menerima 21 persen darah, otot kerangka menerima 15 persen darah.

Kulit menerima 6 persen, begitu pula dengan hati yang juga menerima 6 persen darah. Sisanya menerima darah dalam porsi yang lebih kecil.

6. Berhati-hatilah, sistem peredaran darah bisa terserang penyakit!

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyahindustantimes.com

Sistem peredaran darah bekerja keras setiap harinya untuk mengirim darah ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, kita harus merawat dan menjaganya sepenuh hati.

Sistem peredaran darah bisa terserang beberapa penyakit, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner dan gagal jantung.

Selain itu, sistem peredaran darah bisa terkena aneurisma aorta perut, penyakit arteri perifer sampai stroke!

Hal ini bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti kurang beraktivitas fisik, stres, kegemukan, merokok, pola makan tak sehat hingga terlalu banyak minum minuman beralkohol, ungkap laman Health Line.

7. Sistem peredaran darah yang buruk bisa ditandai dari beberapa gejala berikut!

Memahami Sistem Peredaran Darah Tubuh dan Kenali Proses Kerjanyamedicalnewstoday.com

Sistem peredaran darah yang buruk bisa dikenali dari beberapa gejala. Seperti rasa lelah yang berlebihan, tangan dan kaki yang dingin, kerontokan rambut yang parah, mati rasa, pembengkakan dan lainnya.

Tangan dan kaki yang dingin adalah pertanda sirkulasi darah yang buruk karena darah tidak bisa mencapai bagian paling ujung dari tubuh.

Sementara, kerontokan rambut adalah imbas sirkulasi darah yang buruk. Vitamin dan mineral yang dibutuhkan tidak bisa dikirim ke seluruh tubuh dan menyebabkan kerontokan rambut dengan cepat, ungkap laman Health and Joy.

Nah, itulah penjelasan yang telah di rangkum dari berbagai sumber bagaimana sistem peredaran darah dalam tubuh kamu bekerja. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan ya!

Baca Juga: 6 Kelainan pada Darah yang Perlu Kamu Waspadai 

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Bayu D. Wicaksono
  • Wendy Novianto

Just For You