Comscore Tracker

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakit

Bisa diberikan sejak lahir ke dunia

Sebagai langkah preventif untuk mencegah penyakit, setiap manusia perlu diberi vaksin. Vaksin mengandung virus atau bakteri yang sudah dilemahkan sehingga memicu respons kekebalan tubuh. Vaksin bisa diberikan sejak dini, bahkan beberapa saat setelah bayi dilahirkan ke dunia.

Ada banyak vaksin di dunia ini yang wajib kita dapatkan. 7 vaksin berikut ini adalah contohnya, simak yuk!

1. Hepatitis B

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakitasianscientist.com

American Academy of Pediatric (AAP) merekomendasikan vaksin hepatitis B pada bayi baru lahir. Vaksin ini bisa diberikan sejak bayi berusia 24 jam. Alasannya, ibu kandung bisa menularkan infeksi ke bayi yang disebut sebagai infeksi perinatal.

Apabila bayi baru lahir terinfeksi hepatitis B, kemungkinan infeksi ini akan menjadi kronis dan bayi bisa meninggal akibat komplikasi. Efektivitas vaksin hepatitis B yang diberikan pada bayi berusia 24 jam adalah 75-95 persen, mengacu pada penelitian berjudul "Elimination of Perinatal Hepatitis B: Providing the First Vaccine Dose Within 24 Hours of Birth" yang dipublikasikan di American Academy of Pediatrics.

2. Vaksin DTaP

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakitmorelandanddevitt.com

Selanjutnya, ada vaksin DTaP yang bisa diberikan pada anak-anak di bawah usia 7 tahun. Tujuannya untuk meningkatkan kekebalan terhadap tiga penyakit yang disebabkan oleh bakteri, misalnya difteri, tetanus, dan batuk rejan (pertusis). Setidaknya, anak-anak harus menerima 5 dosis vaksin DTaP yang diberikan secara terpisah.

Vaksin ini bisa diberikan pada usia 2, 4 dan 6 bulan. Lalu, vaksin bisa diberikan pada usia 15-18 bulan dan terakhir pada usia 4-6 tahun, saran laman Web MD.

Setelah mendapatkan vaksin, tubuh akan memberikan reaksi berupa demam, kelelahan, muntah hingga kemerahan dan rasa sakit di area suntikan. Gejala ini akan hilang dalam waktu 1-3 hari.

3. Vaksin Hib

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakitcmajnews.com

Vaksin lain yang tak kalah penting adalah vaksin Haemophilus influenzae tipe B (Hib). Vaksin ini bisa diberikan pada anak-anak berusia 2-18 bulan untuk memproteksi mereka dari meningitis (radang selaput otak), pneumonia (infeksi paru-paru), bakteremia (infeksi aliran darah) dan epiglottitis (infeksi tenggorokan), ungkap laman Vaccine.gov.

Vaksin Hib bisa diberikan beberapa kali, yakni di usia 2, 4 dan 6 bulan. Dosis tambahan bisa diberikan di usia 12-15 bulan.

Dalam penelitian berjudul "Haemophilus influenzae type b (Hib) Vaccination Position Paper" yang diterbitkan pada Juli 2013, vaksin Hib memiliki efektivitas sebesar 83 persen. Vaksin ini juga bisa diberikan pada orang dewasa yang memiliki limpa rusak, penyakit sel sabit serta telah menjalani transplantasi sumsum tulang.

4. Vaksin polio

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakitnewsatjama.jama.com

Dulu, vaksin polio diberikan secara oral lewat tetesan ke mulut. Vaksin polio oral dibuat dari virus polio yang masih hidup. Tetapi, karena kurang efektif, digunakan virus yang tidak aktif dan disuntikkan lewat lengan atau tungkai kaki. Vaksin polio diberikan beberapa kali, yakni di usia 2, 4, 6-18 bulan serta 4-6 tahun sebagai booster alias dosis tambahan.

Apa yang terjadi jika kita tidak mendapatkan vaksin polio? Polio menyebabkan kelumpuhan permanen pada kaki, lengan serta otot pernapasan dan kematian pada 5-10 persen orang yang terinfeksi virus.

Selain itu, akan memicu kelemahan otot, nyeri sendi dan kelelahan. Efeknya sering kali tak muncul saat itu juga, tetapi bertahun-tahun setelah terinfeksi.

Baca Juga: Sebabkan Glenn Fredly Meninggal, 6 Vaksin Ini Bisa Cegah Meningitis  

5. Vaksin pneumokokus

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakitinfectiousdiseaseadvisor.com

Vaksin konjugat pneumokokus (PCV13) digunakan untuk mencegah semua penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan vaksin PCV13 diberikan untuk semua bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun serta orang di atas usia 2 tahun dengan kondisi medis tertentu.

Apa saja penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae? Mulai dari meningitis, pneumonia, bakteremia, sinusitis, bronkitis dan infeksi telinga tengah, menurut handbook berjudul "Introduction of Pneumococcal Vaccine PCV13" yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO). Vaksin ini memiliki efektivitas sebesar 60-70 persen.

6. Vaksin MMR

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakituhhospitals.org

Untuk mencegah penyakit campak, gondong, varicella (cacar air) dan rubella, vaksin MMR harus diberikan. Vaksin ini diberikan dalam dua dosis terpisah, dosis pertama diberi pada usia 12-15 bulan dan dosis kedua pada usia 4-6 tahun, seperti yang dianjurkan oleh Centers for Disease Control and Prevention.

Dua dosis vaksin MMR akan menghasilkan efektivitas pada campak sebesar 97 persen dan 88 persen pada gondong. Sementara, menurut penelitian berjudul "Is the MMR Vaccine Safe?" yang ditulis oleh Carolyn Edwards dan dipublikasikan di Western Journal of Medicine menjelaskan efek samping vaksin MMR. Yakni 1 dari 6 anak mengalami demam pada hari ke-7 hingga ke-12 pasca imunisasi.

7. Vaksin varicella

7 Vaksin yang Perlu Kamu Dapatkan, Langkah Preventif Cegah Penyakiteverydayhealth.com

Vaksin varicella digunakan untuk mencegah cacar air. Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan dosis pertama diberikan di usia 12-15 bulan dan dosis kedua di usia 4-6 tahun. Sementara, untuk orang di atas usia 13 tahun yang belum pernah mendapatkan vaksin varicella, mereka perlu memperoleh dua dosis. Dosis kedua diberikan 28 hari setelah dosis pertama.

Menurut penelitian berjudul "Successes and Challenges in Varicella Vaccine", varicella zoster virus (VZV) bisa menyebabkan cacar air dan infeksi laten seumur hidup dari neuron ganglion sensorik. Jika infeksi laten direaktivasi, maka akan menyebabkan herpes zoster. Jika diberikan, vaksin ini akan memberi efektivitas sebesar 95 persen.

Nah, itulah 7 vaksin yang paling penting untuk kita dapatkan untuk mencegah berbagai penyakit. Jangan sampai terlewat, ya!

Baca Juga: Saat Hamil, 7 Vaksin Ini Sebaiknya Tidak Diberikan Ya!

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya