Satu balok mentega atau margarin biasanya dipakai sedikit demi sedikit sebagai olesan atau bahan masakan. Namun, di media sosial, ada orang yang menggigitnya langsung dari kemasan, kadang dalam jumlah besar, sebagai tantangan atau konten.
Makan mentega atau margarin tanpa dimasak tidak otomatis berbahaya karena memang biasa dimakan sebagai olesan. Hal yang perlu diperhatikan dalam tren ini adalah jumlah yang masuk sekaligus. Produk tersebut mengandung banyak lemak dalam porsi kecil, sehingga asupan energi dapat bertambah cepat.
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, M.Si., mengingatkan bahwa keduanya bukan makanan yang perlu dikonsumsi langsung dalam jumlah banyak.
“Margarin merupakan sumber lemak yang sangat padat energi. Satu gram lemak menghasilkan sekitar 9 Kkal, sehingga konsumsi langsung dalam jumlah banyak dapat dengan cepat meningkatkan asupan energi,” jelasnya, mengutip laman resmi IPB University.
