Comscore Tracker

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!

Tidak seperti yang kamu bayangkan 

Skizofrenia dikenal sebagai gangguan mental yang dapat memengaruhi pola berpikir seseorang. Kondisi tersebut membuat penderitanya mengalami delusi ataupun halusinasi.

Sering kali pengetahuan tentang skizofrenia didapat lewat film atau serial televisi, yang mana kondisi tersebut tidak dijelaskan secara menyeluruh. Ini akhirnya membuat banyak orang menganggap bahwa orang dengan skizofrenia itu kejam, berbahaya, atau persepsi keliru lainnya.

Dibutuhkan informasi yang benar untuk memahami skizofrenia. Beberapa fakta-fakta berikut ini akan membantah mitos-mitos yang salah terhadap gangguan mental tersebut, wajib disimak!

1. "Skizofrenia adalah penyakit keturunan" 

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!pexels.com/Andrea Piacquadio

Banyak orang yang percaya bahwa seseorang yang mengalami gangguan skizofrenia itu terlahir dari orang tua yang juga mengalami kondisi tersebut. Namun, menurut National Institute of Mental Health (NIMH), kebanyakan pasien skizofrenia jarang memiliki keluarga yang memiliki kondisi mental tersebut. 

Penyebab pasti skizofrenia masih belum diketahui. Namun, diperkirakan ada beberapa faktor yang bisa berkontribusi, seperti genetika, faktor lingkungan seperti malnutrisi saat lahir, perubahan kimia dan struktur otak, juga faktor pubertas dapat memengaruhi perkembangan skizofrenia.

2. "Orang dengan skizofrenia itu berbahaya" 

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!Ilustrasi skizofrenia. apa.org

Tidak semengerikan yang mungkin kamu saksikan di film atau serial TV, kok! 

Faktanya, orang dengan skizofrenia justru adalah korban kejahatan. Sebuah studi di Swedia mengamati 98.082 orang dengan skizofrenia dan gangguan mental lainnya menemukan hanya 5 persen di antaranya yang merupakan pelaku kejahatan.

Kemungkinan, adanya penggunaan zat terlarang dan alkohol lebih menghasilkan perilaku kekerasan. 

Baca Juga: 10 Stigma yang Sering Diberikan kepada Penderita Gangguan Mental

3. "Semua orang dengan skizofrenia ada di rumah sakit jiwa"

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!unsplash.com/Hans Eiskonen

Ini menjadi mitos besar jika penderita skizofrenia harus tinggal di rumah sakit jiwa atau institusi kesehatan mental.

Nyatanya, banyak dari mereka yang menjalani kehidupan dalam komunitas. Pengobatan yang tepat dapat mengendalikan gejala dan membuat mereka bisa berfungsi dengan baik dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari.

4. "Orang skizofrenia tidak memiliki pekerjaan" 

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!unsplash.com/Annie Spratt

Banyak orang yang menganggap bahwa orang dengan skizofrenia akan mengurung diri atau mengisolasi diri, bahkan tak memiliki pekerjaan. Padahal, banyak, lho, orang dengan skizofrenia yang kondisinya terkendali lewat pengobatan bisa berfungsi secara normal, termasuk untuk bekerja dan belajar.

5. "Orang dengan skizofrenia selalu berkepribadian ganda"

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!pexels.com/Min An

Banyak orang yang mengira bahwa orang dengan skizofrenia memiliki kepribadian ganda. Kondisi mental ini memang melibatkan banyak gejala, tetapi bukan banyak kepribadian. Mungkin ini dihubungkan dengan kata "schizo" yang berarti "terbelah". Padahal, ini merujuk pada "celah" atau "terpisah", yakni terpisahnya kemampuan seseorang untuk berpikir dan mengekspresikan emosi.

Sementara itu, orang yang memiliki beberapa kepribadian dikenal dengan gangguan identitas disosiatif (dissociative identity disorder) atau kepribadian ganda (multiple personality disorder). 

6. "Skizofrenia tidak bisa disembuhkan" 

6 Mitos dan Fakta mengenai Skizofrenia, Jangan Sampai Keliru!Ilustrasi konsultasi dengan psikolog atau psikiater. freepik.com/freepik

Saat ini memang belum ada obat untuk skizofrenia. Namun, penyakitnya sendiri bisa diobati dan dikelola. Banyak pasien yang menjalani pengobatan, rehabilitasi, dan terapi psikososial, dan itu sangat membantu mereka tampak sehat dan dapat menjalani kehidupannya secara mendiri dan produktif.

Kuncinya adalah memiliki sistem pendukung yang kuat dan mendapatkan perawatan yang tepat serta swadaya untuk kebutuhan diri.

Itulah mitos seputar skizofrenia yang banyak beredar berikut faktanya. Memiliki pengetahuan yang baik berlandaskan fakta dapat membantu orang dengan skizofrenia atau kondisi mental lainnya melawan stigma yang masih kuat di masyarakat. 

Baca Juga: 8 Tanda Kamu Terlalu Lama Mengabaikan Kesehatan Mental, Segera Atasi

Puspa Senja Photo Verified Writer Puspa Senja

Pengagum ombak dan astrophile

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya