Satu unggahan yang memancing emosi bisa membuat seseorang terus membaca komentar, mengetik balasan, lalu memikirkan percakapan itu bahkan setelah ponsel diletakkan. Niat awalnya mungkin hanya membuka media sosial beberapa menit, tetapi fitur gulir tanpa akhir memudahkan seseorang beralih dari satu konten ke konten berikutnya.
Media sosial juga memberi manfaat, seperti membantu orang terhubung, mencari informasi, belajar, menemukan komunitas, dan memperoleh dukungan. Tantangannya adalah menyadari ke mana waktu dan perhatian kita pergi, serta bagaimana kita merespons informasi yang muncul di layar.
“Mindfulness bukan berarti kita menjadi tidak peduli,” kata dr. Nicholas Hardi, Sp.KJ, psikiater dari Rumah Sakit Atma Jaya. Ia menjelaskan bahwa mindfulness membantu seseorang menyadari apa yang sedang dirasakan sebelum menentukan respons.
