Kombinasi aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit seperti influenza, diare, demam berdarah yang perlu diwaspadai, musim hujan dengan risiko banjir, serta potensi bencana hidrometeorologi.
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subsp Kardio(K) menyampaikan bahwa proses belajar mengajar di sekolah memang sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan anak tetap harus jadi nomor satu.
"Kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kami menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
