Tidak mendapatkan vaksin pneumokokus bukan berarti pasti akan sakit. Namun, pada kelompok berisiko, konsekuensinya bisa lebih berat, seperti:
Dalam kondisi haji:
Ini yang membuat pencegahan menjadi jauh lebih penting.
Vaksin pneumonia untuk haji tidak wajib, tetapi dalam banyak kasus vaksin ini direkomendasikan, terutama pada lansia dan jemaah dengan penyakit kronis, vaksin ini dapat menjadi perlindungan tambahan yang signifikan. Memahami risiko dan mengambil langkah pencegahan yang tepat adalah bagian dari ikhtiar agar perjalanan tetap aman dan bermakna.
Referensi
World Health Organization. "Pneumonia Fact Sheet. Geneva: WHO, 2023." Diakses April 2026.
Ziad A Memish et al., “Mass Gatherings Medicine: Public Health Issues Arising From Mass Gathering Religious and Sporting Events,” The Lancet 393, no. 10185 (May 1, 2019): 2073–84, https://doi.org/10.1016/s0140-6736(19)30501-x.
Centers for Disease Control and Prevention. "Pneumococcal Vaccination. Atlanta: CDC, 2023." Diakses April 2026.
Marc J.M. Bonten et al., “Polysaccharide Conjugate Vaccine Against Pneumococcal Pneumonia in Adults,” New England Journal of Medicine 372, no. 12 (March 18, 2015): 1114–25, https://doi.org/10.1056/nejmoa1408544.