Comscore Tracker

Mengenal Vesikula Seminalis dan Fungsinya pada Reproduksi Laki-Laki

Dikenal sebagai kelenjar penjaga kesuburan laki-laki

Ketika membicarakan organ reproduksi laki-laki, mungkin ingatan kita langsung tertuju pada penis dan testis. Tidak salah menyebut kedua organ itu sebagai representasi seksualitas laki-laki, tetapi ada bagian penting lain yang memegang kendali sistem reproduksi.

Sebut saja vesikula seminalis, bagian dari organ reproduksi yang turut mengatur kesuburan lelaki. Meskipun wujud fisiknya tak tampak dari luar, tetapi keberadaan vesikula seminalis sangat memengaruhi kehidupan seks laki-laki.

Apa saja hal yang harus diketahui dari vesikula seminalis dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesuburan laki-laki? Baca terus artikel ini sampai habis, ya!

Anatomi

Mengenal Vesikula Seminalis dan Fungsinya pada Reproduksi Laki-Lakiilustrasi organ reproduksi pria (commons.wikimedia.org/Tsaitgaist)

Vesikula seminalis merupakan sepasang kelenjar berbentuk kantong yang terdapat dalam panggul pria. Letaknya berada di antara kandung kemih dan kelenjar prostat, mengutip Healthline. Setiap kelenjar memiliki panjang kurang lebih 5 sentimeter dengan diameter 3–4 sentimeter. 

Terdapat tiga lapisan yang menyusun vesikula seminalis, yakni:

  • Lapisan dalam dari sel khusus yang bertugas menghasilkan air mani
  • Lapisan tengah dari jaringan otot polos
  • Lapisan luar dari jaringan ikat.

Fungsi vesikula seminalis

Nama lain vesikula seminalis adalah kelenjar mani. Dikatakan demikian karena fungsi utamanya yang bertanggung jawab untuk memproduksi dan menampung sebagian besar komponen pembentuk cairan semen atau air mani. Sekitar 70 persen cairan yang akan dikeluarkan ketika ejakulasi berasal dari penyimpanan vesikula seminalis.  

Zat air mani dirancang untuk membantu sperma tetap hidup setelah memasuki vagina. Komponen yang dibawa cairan ini terdiri:

  • Fruktosa: merupakan zat gula, fungsi fruktosa pada vesikula seminalis yakni menyediakan energi bagi sperma
  • Cairan alkali: membantu menetralkan sifat asam dari uretra laki-laki dan vagina perempuan
  • Sementogelin: membentuk lapisan pelindung seperti gel di sekitar sperma
  • Fosfor dan kalium: membantu sperma bergerak
  • Prostaglandin: hormon yang menurunkan respons imun perempuan terhadap air mani

Baca Juga: 7 Manfaat Kuning Telur Mentah bagi Kesehatan, Tingkatkan Kesuburan

Peran vesikula seminalis pada organ lain

Mengenal Vesikula Seminalis dan Fungsinya pada Reproduksi Laki-Lakiilustrasi cairan ejakulasi (unsplash.com/Dainis Graveris)

Ketika laki-laki mencapai orgasme yang kemudian diikuti ejakulasi, sperma yang telah dimatangkan di epididimis akan disalurkan vas deferens menuju saluran kemih. Lapisan otot polos vesikula seminalis yang berkontraksi selama ejakulasi, akan dilanjutkan dengan pelepasan air mani ke dalam saluran ejakulasi yang terhubung ke vas deferens. 

Air mani yang bercampur sperma akan terdorong menuju saluran kemih (uretra) kemudian dikeluarkan lewat ujung penis. Air mani yang diproduksi vesikula seminalis berfungsi menjaga tingkat keasaman sel sperma agar tetap hidup untuk bisa membuahi sel telur.  

Kelainan pada vesikula seminalis

Beberapa kondisi yang dapat memengaruhi vesikula seminalis antara lain:

  • Batu vesikula seminalis: Pembentukan batu pada vesikula seminalis yang disebabkan peradangan atau kelainan struktural.
  • Vesikulitis: Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang vesikula seminalis pada uretra atau prostat.
  • Kista: Kista pada vesikula seminalis sering tidak bergejala dan kondisi bawaan lahir. Ini dapat dipicu dari infeksi luka pascaoperasi prostat.
  • Kanker vesikula seminalis: Kanker yang disebabkan dari serangan kanker ganas seperi kanker prostat. Kedekatan vesikula seminalis dengan prostat memungkinkan terjadinya invasi ini.

Gejala yang patut diwaspadai dari kondisi-kondisi di atas adalah rasa sakit pada perut, panggul, atau penis, atau ketidaknyamanan saat ejakulasi. Termasuk pula perdarahan saat ejakulasi serta urine bercampur darah.

Kelainan pada vesikula seminalis sebetulnya jarang terjadi. Namun, apabila kamu merasakan gejala-gejala yang disebutkan di atas tadi, sebaiknya periksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan segera.  

Tips menjaga kesehatan vesikula seminalis

Mengenal Vesikula Seminalis dan Fungsinya pada Reproduksi Laki-Lakiilustrasi kondom (pexels.com/cottonbro)

Sebagai organ reproduksi internal yang memengaruhi kesuburan laki-laki, penting untuk menjaga kondisi vesikula seminalis tetap sehat. Beberapa tips yang bisa dilakukan seperti:

  • Seks aman: Memastikan untuk mempraktikkan seks aman dengan tidak gonta-ganti pasangan serta menggunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit seksual.
  • Menjaga berat badan: Memiliki berat badan ideal yang sesuai indeks masa tubuh (IMT) memengaruhi kualitas sperma yang dihasilkan. Cobalah untuk rutin berolahraga untuk membangun massa otot agar berat badan terjaga.
  • Mengonsumsi makanan sehat: Pola makan sehat bergizi seimbang mendorong produksi sperma yang berkualitas. Perbanyak makan sayur dan buah yang mengandung antioksidan serta kurangi konsumsi makanan berlemak jenuh dan tinggi gula.
  • Berhenti merokok: Merokok dapat mengurangi kelincahan gerak sperma dan menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Bila kesulitan untuk berhenti merokok, sebaiknya konsultasi dengan tenaga profesional.

Keberadaan vesikula seminalis dalam organ reproduksi internal laki-laki belum banyak disadari, padahal sangat berperan dalam menentukan kesuburan. Menerapkan pola hidup yang sehat dan rutin memeriksakan kesehatan reproduksi akan membantu kamu memiliki sex life yang memuaskan.

Penulis: Dian Rahma Fika Alnina

Baca Juga: Mengenal FSH, Salah Satu Hormon yang Tentukan Kesuburan Perempuan

Topic:

  • Bella Manoban
  • Nurulia
  • Bayu Aditya Suryanto
  • Laili Zain
  • Lea Lyliana

Berita Terkini Lainnya