Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Momen Persahabatan Paling Ikonik di One Piece, Mengharukan!

5 Momen Persahabatan Paling Ikonik di One Piece, Mengharukan!
anime One Piece (dok. Toei Animation/One Piece)

Salah satu alasan One Piece tetap dicintai selama puluhan tahun adalah hubungan emosional antar karakternya yang terasa sangat kuat. Di balik petualangan mencari harta karun dan pertarungan besar, cerita ini selalu menempatkan persahabatan sebagai inti utama perjalanan kru topi jerami. Hubungan mereka dibangun melalui pengorbanan, kesetiaan, dan rasa saling percaya yang mendalam.

Tidak sedikit adegan yang membuat penonton terharu karena ikatan antar karakter terasa manusiawi dan tulus. Dari sekian banyak momen yang ada, beberapa di antaranya bahkan dianggap paling ikonik dalam sejarah anime karena berhasil menggambarkan arti persahabatan dengan sangat kuat. Yuk, simak beberapa momen tersebut di bawah ini!

1. Nami meminta bantuan kepada Monkey D. Luffy di Arlong Park

Nami
Nami (dok. Toei Animation/One Piece)

Arc Arlong Park menjadi salah satu titik penting yang membuat hubungan kru Topi Jerami terasa lebih emosional. Setelah lama menyembunyikan penderitaannya di bawah tekanan Arlong, Nami akhirnya berada di titik putus asa ketika semua uang yang ia kumpulkan dirampas begitu saja. Dalam kondisi hancur, ia menangis dan meminta bantuan kepada Monkey D. Luffy dengan penuh keputusasaan.

Momen sederhana ketika Luffy meletakkan topi jeraminya di kepala Nami menjadi simbol kepercayaan yang sangat kuat. Tanpa banyak bicara, Luffy langsung memimpin teman temannya menuju Arlong Park untuk menghancurkan sumber penderitaan Nami. Adegan ini terasa begitu emosional karena untuk pertama kalinya Nami benar-benar membuka diri dan percaya bahwa ia tidak lagi harus menghadapi semuanya sendirian.

2. Nico Robin berteriak ingin hidup

Nico Robin
Nico Robin (dok. Toei Animation/One Piece)

Hubungan kru Topi Jerami dengan Nico Robin berkembang sangat emosional dalam arc Enies Lobby. Robin yang sejak kecil hidup dalam pelarian merasa dirinya hanya membawa bencana bagi orang lain. Karena itulah ia memilih menyerahkan diri kepada Pemerintah Dunia demi melindungi teman temannya dari ancaman yang lebih besar.

Namun, semuanya berubah ketika kru Topi Jerami datang untuk menyelamatkannya tanpa ragu sedikit pun. Saat Luffy memintanya mengatakan keinginan sebenarnya, Robin akhirnya menangis dan berteriak bahwa ia ingin hidup. Adegan tersebut menjadi sangat ikonik karena menunjukkan bagaimana persahabatan dapat mengubah seseorang yang selama hidupnya merasa tidak layak untuk diselamatkan menjadi kembali memiliki harapan.

3. Roronoa Zoro menanggung rasa sakit Luffy

Roronoa Zoro
Roronoa Zoro (dok. Toei Animation/One Piece)

Setelah pertempuran besar di Thriller Bark, kru Topi Jerami berada dalam kondisi lemah ketika Bartholomew Kuma datang membawa ancaman baru. Kuma menawarkan kesepakatan agar rasa sakit dan kelelahan Luffy dipindahkan kepada orang lain. Tanpa berpikir panjang, Roronoa Zoro menerima semuanya demi menyelamatkan kaptennya.

Adegan Zoro berdiri penuh luka dengan darah di sekujur tubuh menjadi salah satu momen paling dikenang penggemar. Ketika Sanji bertanya apa yang terjadi, Zoro hanya menjawab bahwa tidak terjadi apa-apa. Kalimat singkat tersebut justru membuat pengorbanannya terasa jauh lebih emosional karena memperlihatkan kesetiaan yang tidak membutuhkan pengakuan atau pujian dari siapa pun.

4. Usopp duel melawan Luffy

Luffy vs Ussop
Luffy vs Ussop (dok. Toei Animation/One Piece)

Persahabatan tidak selalu berjalan mulus dan hal itu terlihat jelas dalam konflik antara Usopp dan Monkey D. Luffy di Water Seven. Usopp merasa terpukul ketika Going Merry diputuskan tidak lagi digunakan karena kapal tersebut memiliki nilai emosional besar baginya. Perbedaan pandangan itu akhirnya berkembang menjadi pertarungan serius antara dua sahabat dekat.

Membuat momen ini begitu menyentuh karena keduanya sebenarnya sama-sama terluka oleh situasi tersebut. Luffy harus mengambil keputusan sebagai kapten, sementara Usopp merasa kehilangan tempat yang selama ini menjadi rumah mereka bersama. Konflik ini menunjukkan bahwa persahabatan sejati tidak selalu tentang kebersamaan yang sempurna, tetapi juga tentang keberanian menghadapi perbedaan dan akhirnya saling memahami kembali.

5. Perpisahan kru topi jerami dengan Going Merry

perpisahan Going Merry
perpisahan Going Merry (dok. Toei Animation/One Piece)

Going Merry bukan sekadar kapal bagi kru Topi Jerami, melainkan simbol perjalanan dan kenangan mereka sejak awal petualangan. Kapal itu telah menemani mereka melewati banyak pertarungan dan situasi berbahaya. Karena itulah keputusan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Going Merry menjadi salah satu adegan paling emosional dalam seluruh serial.

Momen ketika Going Merry “berbicara” dan meminta maaf karena tidak bisa membawa mereka lebih jauh berhasil membuat banyak penonton menangis. Kru Topi Jerami yang selama ini menganggap kapal tersebut sebagai teman akhirnya memberikan perpisahan terakhir dengan penuh haru. Adegan ini terasa sangat kuat karena memperlihatkan bahwa hubungan emosional dalam One Piece tidak hanya terjalin antar manusia, tetapi juga dengan hal-hal yang menemani perjalanan hidup mereka.

Persahabatan dalam One Piece selalu terasa istimewa karena dibangun lewat pengalaman, pengorbanan, dan rasa percaya yang mendalam. Setiap karakter memiliki cara sendiri dalam menunjukkan kepedulian kepada teman-temannya. Tidak heran jika banyak momen dalam serial ini terus dikenang dan dianggap sebagai salah satu penggambaran persahabatan terbaik dalam dunia anime.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Related Articles

See More

3 Perlombaan di Tadika Mesra Upin & Ipin, Antarkelas hingga Sekolah!

10 Mei 2026, 14:31 WIBHype