Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Film Dokumenter Band Legendaris, Terbaru Comeback-nya Oasis

7 Film Dokumenter Band Legendaris, Terbaru Comeback-nya Oasis
logo dokumenter Oasis: Don't Look Back in Anger (dok. Disney)
  • Oasis akan merilis dokumenter comeback, Oasis: Don't Look Back in Anger, yang merekam persiapan tur Liam dan Noel Gallagher setelah 15 tahun berpisah; tayang terbatas di bioskop Indonesia 11 September 2026.
  • Daftar dokumenter mencakup Stop Making Sense tentang konser Talking Heads, The Beatles: Get Back yang menyoroti masa akhir band, serta Some Kind of Monster tentang konflik Metallica saat membuat St. Anger.
  • Dokumenter Queen, Rolling Stones, dan Led Zeppelin mengulas perjalanan awal hingga dinamika band; Becoming Led Zeppelin menjadi film resmi pertama yang disetujui para member dan berfokus pada asal-usul grup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah memuaskan fans dengan comeback setelah 15 tahun bubar, Oasis bakal menayangkan perjalanan kembalinya mereka ke atas panggung dalam film dokumenter Oasis: Don't Look Back in Anger. Film dokumenter ini nantinya akan tayang secara terbatas di bioskop Indonesia.

Oasis bukan band pertama yang merekam perjalanan bersejarah mereka menjadi sebuah film dokumenter. Beberapa band legendaris ini juga pernah melakukannya dan filmnya gak cuma memuaskan fans, melainkan juga para kritikus film hingga penikmat musik secara umum. Wajib masuk list nonton kamu, berikut daftarnya.

  1. 1. Oasis: Don't Look Back in Anger (2026)

    Cuplikan dokumenter Oasis: Don't Look Back in Anger produksi Disney yang mengangkat kisah band Oasis.
    cuplikan dokumenter Oasis: Don't Look Back in Anger (dok. Disney)

    Don't Look Back in Anger bukan film dokumenter pertama Oasis. Sebelumnya, mereka pernah merilis dokumenter bertajuk Supersonic yang menceritakan bagaimana Liam dan Noel Gallagher menjadi sensasi pada 1990-an. Dokumenter kali ini memiliki cerita yang sebenarnya hampir mustahil terjadi, saat Liam dan Noel memutuskan untuk mengesampingkan ego mereka demi comeback setelah 15 tahun menyatakan bubar.

    Don't Look Back in Anger merekam bagaimana dua personel Oasis ini pertama kali bertemu di studio untuk mempersiapkan tur comeback di berbagai negara. Menariknya, dokumenternya juga akan menjadikan Noel dan Liam sebagai narasumber utama yang menceritakan momen bersejarah ini dari sudut pandang mereka. Oasis: Don't Look Back in Anger tayang di bioskop Indonesia pada 11 September 2026.

  2. 2. Stop Making Sense (1984)

    David Byrne mengenakan setelan abu-abu besar saat tampil bersama Talking Heads dalam dokumenter Stop Making Sense.
    cuplikan dokumenter Stop Making Sense (dok. Arnold Stiefel Company)

    Stop Making Sense disebut sebagai salah satu film konser-dokumenter musik terbaik. Film ini membawa kita ke atas panggung konser band Talking Heads, salah satu penampilan live paling terkenal dalam sejarah musik. Film diawali dengan adegan yang sangat kuat, saat David Byrne naik ke atas panggung membawa gitar dan tape recorder. Awalnya ia menyanyikan lagu "Psycho Killer" sendirian. Kemudian personel lainnya datang satu per satu ke atas panggung, menambahkan suara instrumen dan membangun suasana konser yang penuh energi.

    Stop Making Sense hingga saat ini masih menjadi film dokumenter musik dengan raihan rating tertinggi di Rotten Tomatoes, yakni 100 persen dari 71 ulasan kritikus.

  3. 3. The Beatles: Get Back (2021)

    Empat anggota The Beatles berada di studio dalam cuplikan dokumenter The Beatles: Get Back yang direkam.
    cuplikan dokumenter The Beatles: Get Back (dok. Arnold Stiefel Company)

    Sutradara Peter Jackson mendapatkan akses lebih dari 60 jam footage dan lebih dari 150 jam rekaman audio The Beatles dari Januari 1969. Materi tersebut lalu ia susun kembali untuk dijadikan docuseries tiga bagian berjudul The Beatles: Get Back pada 2021.

    Dokumenter ini menyoroti periode akhir The Beatles. Meski ketika itu narasi konflik di antara member sangat santer terdengar, tapi dokumenter ini justru menunjukkan bahwa di masa-masa terakhir The Beatles, para member masih banyak bercanda, makan bersama, menikmati musik, bahkan menciptakan lagu terakhir mereka bersama-sama. Puncaknya adalah penampilan The Beatles di rooftop markas Apple Corps, yang menjadi penampilan live terakhir The Beatles. Film dokumenter ini bisa ditonton di Disney+ Hotstar.

  4. 4. Metallica: Some Kind of Monster (2004)

    Cuplikan adegan dalam dokumenter Metallica: Some Kind of Monster, yang tersedia untuk ditonton di Netflix.
    cuplikan dokumenter Metallica: Some Kind of Monster (dok. Netflix)

    Kalau The Beatles: Get Back menunjukkan sebuah band besar yang perlahan mendekati masa akhir, film Some Kind of Monster ini memperlihatkan bagaimana band sebesar Metallica berusaha keras agar tidak berakhir. Dokumenter ini mengambil cerita Metallica di era tahun 2001-2003 ketika Lars Ulrich dan kawan-kawan sedang menyiapkan album St. Anger. Konflik yang terjadi saat itu kondisi band sedang berantakan.

    Pada masa itu, bassist Jason Newsted meninggalkan Metallica dan James Hetfield menjalani rehabilitasi karena kecanduan alkohol. Di tengah hubungan antarmember yang memburuk, Metallica tetap dituntut untuk harus membuat album baru. Pada dokumenter ini, kamera merekam berbagai pertengkaran para member secara natural, menunjukkan sisi manusiawi Metallica yang selama periode itu mendapat cap sebagai band superstar.

  5. 5. Queen: Days of Our Lives (2011)

    Empat personel band Queen tampil bersama dalam dokumenter Days of Our Lives produksi BBC tentang band.
    Queen di dokumenter Days of Our Lives (dok. BBC)

    Dibuat bertepatan untuk merayakan 40 tahun Queen, Days of Our Lives menceritakan perjalanan band asal Inggris ini dari masa ke masa mulai dari dibentuk, perjuangan awal, ledakan popularitas, konflik-konflik, konser-konser besar, sampai beberapa footage wawancara dan pertunjukan yang selama ini dianggap hilang berhasil dipulihkan oleh sutradara Matt O'Casey. Dokumenter Queen: Days of Our Lives bisa ditonton di Apple TV.

  6. 6. Crossfire Hurricane (2012)

    Poster dokumenter Crossfire Hurricane produksi Milkwood Films dengan judul besar dan desain bernuansa gelap.
    poster dokumenter Crossfire Hurricane (Milkwood FIlms)

    Buat kamu penyuka band Rolling Stones, dokumenter Crossfire Hurricane jadi salah satu film yang wajib ditonton. Film ini menceritakan dua dekade awal eksistensi Rolling Stones, yang dibentuk oleh sekumpulan remaja Inggris yang tergila-gila sama musik blues.

    Perjalanan dimulai dari debut mereka di London pada 1962. Bukan cuma soal kesuksesan yang dibahas, tapi juga ada cerita tentang kontroversi, narkoba, konflik antarmember, bongkar pasang personel, serta bagaimana Mick Jagger dan kawan-kawan bisa melalui itu semuanya.

  7. 7. Becoming Led Zeppelin (2025)

    Poster dokumenter Becoming Led Zeppelin menampilkan judul film dan potret empat anggota band Led Zeppelin.
    poster dokumenter Becoming Led Zeppelin (dok. Paradise Pictures)

    Pada 2025 kemarin, Led Zeppelin juga meluncurkan film dokumenter berjudul Becoming Led Zeppelin. Dokumenter ini mengikuti perjalanan keempat member yang saat itu sudah berstatus sebagai musisi di era 1960-an, sampai akhirnya mereka bertemu pada 1968 dan membentuk band ini.

    Becoming Led Zeppelin menjadi film pertama yang mendapat persetujuan resmi dari para member. Filmnya sengaja dibuat berfokus pada origin story, bukan membedah soal kontroversi mereka. beberapa kritikus menilai dokumenter ini terlalu bersih sehingga sisi gelap perjalanan para member hampir tidak tersentuh.

    Kalau mengaku fans dari band-band legendaris ini, apakah kamu sudah menonton salah satu dokumenternya?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More