Abimana Aryasatya Deg-degan Ghost in the Cell Tayang di Berlinale 2026

Film Indonesia Ghost in the Cell karya Joko Anwar melakukan world premiere di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026 dan mendapat sambutan meriah dengan tiket terjual habis.
Abimana Aryasatya sempat deg-degan sebelum pemutaran karena khawatir komedi filmnya sulit dipahami penonton internasional, namun akhirnya lega melihat respons positif dan pujian langsung dari penonton.
Joko Anwar mengungkapkan penonton di Berlinale tertawa dan bertepuk tangan sepanjang film, serta memastikan Ghost in the Cell akan tayang secara global termasuk di Amerika Serikat.
Jakarta, IDN Times - Ghost in the Cell menjadi film Indonesia yang sudah melakukan world premiere di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026. Film karya sutradara Joko Anwar ini mendapat sambutan meriah saat tayang di sana dengan tiket yang terjual habis.
Di balik keberhasilan Ghost in the Cell di Berlinale 2026, aktor Abimana Aryasatya ternyata sempat merasa deg-degan sebelum pemutaran perdana. Ia memang menjadi salah satu pemain yang ikut pergi ke sana bersama sutradara Joko Anwar. Berikut cerita Abimana saat pemutaran Ghost in the Cell di Berlinale.
1. Abimana deg-degan karena khawatir komedi film sulit dipahami penonton

Abimana sempat merasa deg-degan sebelum world premiere karena khawatir komedi yang disajikan dalam Ghost in the Cell sulit dimengerti penonton internasional. Terlebih lagi, penonton di Berlinale merupakan orang-orang random yang juga memiliki perbedaan bahasa dengan para cast.
"Penonton di sana itu cukup random. Umurnya juga variatif. Di sana sampai 60-70 tahun masih nonton bioskop. Apakah komedi, materi komedi kita tuh bisa connect ke mereka? Itu kita juga gak tahu. Perbedaan bahasa. Itu hal-hal yang bikin deg-degan," ujarnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
2. Abimana lega para penonton di Berlinale senang usai nonton film Ghost in the Cell

Perasaan khawatir Abimana sirna ketika melihat respons para penonton. Ternyata, mereka tampak senang setelah menonton film Ghost in the Cell. Bahkan, ada pula penonton yang menghampiri Abimana untuk memberikan pujian secara langsung.
"Mereka keluar bioskop, wajahnya semringah semua. Mereka having fun watching the movie, having fun with us. Karena gue juga having fun bikin film ini dan penontonnya juga otomatis having fun bersama kita," kenang Abimana.
3. Joko Anwar akui penonton di Berlinale tertawa dan tepuk tangan nonton filmnya

Di sisi lain, Joko Anwar masih ingat reaksi penonton di Berlinale saat menonton Ghost in the Cell. Lelaki yang akrab disapa Jokan itu mengaku, penonton di sana tampak tertawa dan memberikan tepuk tangan untuk film hasil garapannya.
"Kita deg-degan banget karena penontonnya random, kita gak tahu siapa yang bakal nonton, tapi ternyata sepanjang film mereka ketawa, tepuk tangan," ucapnya.
Bahkan, Tia Hasibuan selaku produser mengaku merasa bingung karena ada penonton yang tertawa di luar adegan lucu yang sudah dipersiapkan dalam film. "Mereka tertawa di spot-spot yang memang secara intentional kita bikin lucu, tapi ada juga spot pas mereka ketawa, kita yang bingung. Memang ini lucu, ya?"
Langkah Ghost in the Cell tidak hanya sampai di Berlinale saja. Jokan pun menyebut bahwa selain tayang di Indonesia, Ghost in the Cell juga akan hadir di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat. Well, tunggu saja Ghost in the Cell tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.





![[QUIZ] Upin Ipin atau Boboiboy, Siapa yang Keliling Kampung Bangunin Kamu Sahur?](https://image.idntimes.com/post/20260221/img_20260221_104906_c0952312-3dd9-474b-9a1b-abfacd55f99c.jpg)











