Ada Peran Chris Martin di Balik Halftime Show Final Piala Dunia 2026

- Chris Martin menjadi penggagas ide halftime show di final Piala Dunia 2026 dan dipercaya FIFA sebagai direktur kreatif bersama manajer Coldplay, Phil Harvey.
- Pertunjukan halftime berdurasi sekitar 11 menit menghadirkan deretan artis dunia dan menjadi bagian kampanye Global Citizen untuk menggalang dana pendidikan anak muda senilai 100 juta dolar AS.
- Inovasi halftime show menuai pro-kontra; sebagian penonton mengapresiasi hiburan baru, sementara lainnya menilai konsep ala Super Bowl kurang cocok dengan tradisi sepak bola.
Sejarah baru tercipta pada final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina di MetLife Stadium, New Jersey pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah turnamen, FIFA menghadirkan pertunjukan halftime di laga final, mengikuti konsep hiburan yang selama ini identik dengan Super Bowl di Amerika Serikat.
Di balik lahirnya ide tersebut ternyata ada sosok Chris Martin, vokalis Coldplay. Musisi asal Inggris itu bukan hanya terlibat sebagai pengisi acara, melainkan juga menjadi salah satu penanggung jawab atas pertunjukan bersejarah ini. Gak sedikit yang penasaran, kenapa Chris Martin bisa mendapatkan peran tersebut, ya?
1. Pertunjukkan di halftime Piala Dunia 2026 merupakan ide Chris Martin

Gagasan menghadirkan pertunjukan halftime di final Piala Dunia bukan berasal dari FIFA. Mengutip laporan media Wired, ide tersebut muncul dari Chris Martin saat menghadiri Piala Dunia 2022 di Qatar. Kala itu, Martin menghubungi CEO Global Citizen, Hugh Evans, dan mengusulkan agar final Piala Dunia memiliki pertunjukan jeda seperti Super Bowl.
"Bukankah akan luar biasa jika kita bisa mengadakan pertunjukan half-time pertama untuk Piala Dunia?" ujar Hugh Evans mengenang ucapan Chris Martin, seperti yang dikutip dari Wired pada Minggu (19/7/2026).
Evans kemudian menyampaikan ide tersebut kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang langsung menyambut positif usulan tersebut. Apalagi, Infantino terungkap sudah memiliki pemikiran serupa, tapi belum bisa terealisasikan. Akhirnya, Chris Martin bersama manajer Coldplay Phil Harvey didapuk menjadi direktur kreatif serta kurator untuk acara ini.
2. Pertunjukan halftime di sepak bola bertabur bintang besar dunia yang punya tujuan mulia

Halftime show ini akhirnya menyatukan BTS, Madonna, Shakira, iShowSpeed, Justin Bieber, hingga Coldplay. Namun bukan sekadar hiburan, pertunjukan berdurasi sekitar 11 menit tersebut menjadi bagian dari kampanye Global Citizen untuk menggalang dana hingga 100 juta dolar AS atau Rp1,7 triliun bagi program pendidikan anak muda di berbagai negara.
Dana tersebut dihimpun melalui berbagai sumber, termasuk kontribusi FIFA dari penjualan tiket Piala Dunia serta dukungan sejumlah mitra Global Citizen. Dengan demikian, pertunjukan ini diharapkan memberikan dampak sosial di luar sepak bola. Kendati demikian, belum ada pengumuman resmi apakah donasi tersebut tercapai seperti yang diharapkan oleh Global Citizen.
3. Keputusan penampilan di halftime Piala Dunia 2026 tuai pro-kontra

Keputusan FIFA menghadirkan halftime show di Final Piala Dunia 2026 memunculkan pro dan kontra di kalangan pencinta sepak bola. Sebagian penggemar menyambut inovasi tersebut karena dinilai mampu menghadirkan hiburan kelas dunia di sela pertandingan dengan deretan penampil yang melibatkan musisi internasional.
Di sisi lain, tidak sedikit suporter yang menganggap konsep ala Super Bowl kurang sesuai dengan tradisi sepak bola. Mereka merasa pertunjukan musik di tengah pertandingan akan mengurangi kesakralan final sekaligus mengganggu ritme permainan. Sebagian suporter juga sempat khawatir, durasi jeda lebih panjang dari biasanya. Menanggapi hal tersebut, FIFA memastikan halftime Final Piala Dunia 2026 hanya diperpanjang menjadi 17 menit atau bertambah dua menit dari durasi normal selama 15 menit. Adapun pada eksekusinya, penampilan para musisi akhirnya berdurasi 11 menit 43 detik.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, half-time show ini menjadi salah satu momen paling dinantikan di final Piala Dunia 2026. Dari daftar line-up-nya, apakah ada yang kamu nantikan?





















