Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Aktris Indonesia yang Main di Serial Barat, Terbaru Agnez Mo

5 Aktris Indonesia yang Main di Serial Barat, Terbaru Agnez Mo
Agnez Mo dan Anggun dalam Reacher (dok. Prime Video/Reacher)
  • Agnez Mo kembali berakting lewat Reacher musim keempat sebagai Lila Hoth, sementara Anggun debut dalam serial produksi Amerika sebagai Amisha Hoth, ibu karakter tersebut.
  • Christine Hakim memerankan profesor Ratna Pertiwi dalam The Last of Us, menghadirkan latar Jakarta dan dialog bahasa Indonesia selama sekitar delapan menit pembuka episode.
  • Lukita Maxwell membintangi Genera+ion dan Shrinking, sedangkan Savira Windyani tampil di Boo, Bitch setelah debut film panjangnya melalui Unfriended: Dark Web.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Para sinefil Indonesia patut berbangga karena sejumlah aktris Tanah Air berhasil melebarkan sayap ke serial Barat selama beberapa tahun terakhir ini. Mereka mendapat kesempatan memamerkan kemampuan aktingnya di hadapan penonton dari berbagai belahan dunia.

Aktris-aktris Indonesia ini berperan dalam serial dari berbagai genre. Ada yang berakting dalam serial drama kriminal dan ada pula yang tampil dalam serial post-apocalyptic. Yuk, simak lima aktris Indonesia yang selama lima tahun terakhir sukses mengharumkan nama Indonesia dalam serial-serial Barat!

  1. 1. Agnez Mo comeback ke dunia akting lewat Reacher Season 4

    Agnez Mo dalam Reacher Season 4
    Agnez Mo dalam Reacher Season 4 (dok. Prime Video/Reacher)

    Agnes Monica, atau lebih dikenal sebagai Agnez Mo, bukanlah nama baru dalam industri hiburan Indonesia. Penyanyi kelahiran Jakarta tersebut sebetulnya juga mempunyai rekam jejak akting sejak masih muda. Mengawali karier aktingnya dalam serial Lupus Millenia (1999), Agnez kembali menunjukkan bakat aktingnya lewat sinetron Pernikahan Dini (2001—2002).

    Setelah lebih dari satu dekade berfokus pada karier musik sejak Mimo Ketemu Poscha (2012), Agnez terjun kembali ke dunia akting. Bukan lewat sinetron, penyanyi "Tak Ada Logika" (2005) dan "Matahariku" (2009) ini tampil dalam Reacher (2022—sekarang), serial drama kriminal Prime Video yang mengikuti perjalanan Jack Reacher (Alan Ritchson) dalam mengungkap berbagai kasus dan konspirasi.

    Memasuki musim keempat yang mengadaptasi novel Gone Tomorrow (2009) karya Lee Child, Agnez berperan sebagai Lila Hoth, karakter penting yang diceritakan berusaha menemukan ayah kandungnya.

  2. 2. Bersama Agnez, Anggun mewakili musisi Indonesia di Reacher Season 4

    Anggun dalam Reacher Season 4
    Anggun dalam Reacher Season 4 (dok. Prime Video/Reacher)

    Agnez Mo bukan satu-satunya aktris Indonesia yang tampil dalam Reacher Season 4 (2026). Pasalnya, Agnez diperlihatkan berbagi layar dengan Anggun C. Sasmi yang sempat tampil dalam film Para Perasuk (2026) bersama Maudy Ayunda, Chicco Kurniawan, dan Angga Yunanda. Lewat Reacher Season 4, Anggun beradu akting dengan Agnez sebagai Amisha Hoth, ibu kandung Lila.

    Anggun memang lebih dikenal sebagai musisi yang menghasilkan album Snow on the Sahara (1997) dan single "In Your Mind" (2005) yang mendunia, tetapi dirinya juga pernah mencicipi dunia akting, lho. Pelantun kelahiran 29 April 1974 tersebut mencatat penampilan akting perdananya dalam film televisi produksi Prancis, negara tempat dia menetap, yang berjudul Coup de foudre à Bangkok (2020). Bagi Anggun, berperan dalam Reacher Season 4 menjadi pengalaman istimewa karena ini merupakan debutnya dalam serial produksi Amerika.

  3. 3. Christine Hakim sukses membawa bahasa Indonesia ke The Last of Us

    Christine Hakim dalam The Last of Us
    Christine Hakim dalam The Last of Us (dok. HBO/The Last of Us)

    Christine Hakim merupakan aktris veteran Indonesia yang berasal Kuala Tungkal, Jambi. Dia mengawali karier akting ketika masih duduk di bangku SMA melalui film Cinta Pertama (1973) garapan almarhum Teguh Karya. Berawal dari ketidaktertarikannya pada dunia seni peran, Christine menjelma menjadi salah satu aktris paling berprestasi di Indonesia dan langganan penghargaan bergengsi, termasuk enam Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik.

    Setelah sebelumnya tampil dalam film Eat, Pray, Love (2010), Christine kembali melebarkan kiprahnya di industri hiburan Hollywood dalam serial produksi HBO yang diadaptasi dari game berjudul The Last of Us (2023—sekarang). Aktris 69 tahun tersebut berperan sebagai Ratna Pertiwi, seorang profesor mikologi di Universitas Indonesia (UI) yang diminta meneliti wabah jamur cordyceps. Meski hanya tampil dalam satu episode, Christine bersama lawan mainnya, almarhum Yayu Unru, turut mengharumkan nama Tanah Air dengan membawa latar Jakarta serta dialog bahasa Indonesia selama sekitar 8 menit pembuka episode ini.

  4. 4. Lukita Maxwell, aktris Indonesia yang langganan main di serial Barat

    Lukita Maxwell dalam Shrinking
    Lukita Maxwell dalam Shrinking (dok. Apple TV+/Shrinking)

    Bagi Lukita Maxwell, berperan dalam serial produksi Barat seolah sudah menjadi makanan sehari-hari. Aktris kelahiran Bali yang mewarisi darah Indonesia dari sang ibu ini pertama kali terjun ke dunia akting melalui serial sitkom Speechless (2016). Lukita mendapat kesempatan untuk tampil dalam serial Genera+ion (2021) yang mengangkat kehidupan dan persoalan sekelompok remaja Gen Z.

    Perjalanan karier Lukita masih berlanjut tatkala dirinya mengambil bagian dalam serial produksi Apple TV+ Shrinking (2023) yang berfokus pada kisah seorang terapis yang tengah berduka atas kematian istrinya. Berperan sebagai Alice, aktris muda Tanah Air ini berkesempatan menjadi lawan main Harrison Ford, Jason Segel, dan Jessica Williams, tiga nama beken di industri hiburan Hollywood.

    Shrinking menjadi serial Barat populer yang dibintangi Lukita sebelum dirinya kembali membanggakan Indonesia lewat Backrooms (2026), film yang diadaptasi dari fenomena creepypasta berjudul sama. Kamu sudah nonton belum, nih?

  5. 5. Savira Windyani debut di film panjang sebelum merambah serial Barat

    Savira Windyani dalam Boo, Bitch
    Savira Windyani dalam Boo, Bitch (dok. Netflix/Boo, Bitch)

    Savira Windyani menghabiskan mayoritas masa kecil dan remajanya di Malaysia setelah lahir di Indonesia. Selama berada di negara tetangga, dirinya memupuk ketertarikan terhadap dunia seni peran tatkala mendapat kesempatan berperan dalam pertunjukan teater The King and I ketika berusia 10 tahun. Savira memutuskan pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat, untuk menempuh pendidikan akting di American Academy of Dramatic Arts (AADA).

    Unfriended: Dark Web (2018) menjadi debut film panjang yang memperkenalkan Savira di tengah industri hiburan Hollywood. Aktris alumni AADA ini mendapat peran kecil di layar kaca lewat Keeping Up with the Joneses sebelum memperluas kiprahnya dalam serial Boo, Bitch (2022). Film itu mengisahkan dua sahabat SMA yang mengalami kejadian supranatural. Savira berperan sebagai Sail, teman satu sekolah Erika (Lana Condor) dan Gia (Zoe Colletti).

    Mulai dari Agnez Mo dan Anggun yang viral berkat Reacher Season 4 hingga Lukita Maxwell yang langganan main dalam serial produksi Barat, kiprah mereka membuktikan bahwa aktris Tanah Air mampu menembus industri hiburan internasional. Semoga perjalanan mereka menjadi pemantik semangat bagi jajaran aktris Tanah Air ini untuk berani melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia melalui dunia seni peran, ya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More