press conference perilisan poster dan trailer film Empat Musim Pertiwi (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Dalam sesi doorstop interview bersama awak media, Kamila Andini mengungkap bahwa ia sudah membayangkan Putri Marino sebagai pemeran Pertiwi sejak awal menulis cerita Empat Musim Pertiwi.
“Dari awal saya nulis memang sudah langsung kepikiran Putri Marino. Udah pengin approach Putri dari pas Putri main Losmen sama Mas Ifa. Waktu itu udah bilang ke Mas Ifa, ‘Bilangin Putri dong, aku punya karakter kayaknya pas kalau dia yang mainin.’ Tapi waktu itu Putri masih jadi Mbak Pur,” kata sang sutradara.
Sementara itu, pemilihan Arya Saloka sebagai Bisma juga tidak terlepas dari kebutuhan cerita. Kamila melihat hubungan Pertiwi dan Bisma memiliki lapisan serta sejarah yang panjang. Oleh karena itu, ia membutuhkan dua pemain yang sudah memiliki chemistry sehingga proses pengembangan hubungan keduanya bisa lebih dalam.
“Karena hubungan antara Pertiwi dan Bisma berlapis-lapis, punya histori, dan macam-macam. Jadi aku butuh dua pemain yang chemistry-nya rasanya udah gak harus membangun banyak lagi. Jadi kita bisa dalemin,” lanjut Kamila.
Dalam proses tersebut, Kamila berkonsultasi dengan Putri Marino yang sudah lebih dulu dipercaya memerankan Pertiwi hingga akhirnya mereka sepakat memilih Arya Saloka sebagai pemeran Bisma.
“Waktu itu, emang aku konsultasinya sama Putri, karena dia yang memainkan Pertiwi dan kita emang langsung, 'Kayaknya seru kita syuting lagi,' karena menyenangkan banget,” tambahnya.