3 Pekerjaan Ibu Upin dan Ipin, Pernah Jadi Karyawan Pabrik

- Ibu Upin dan Ipin, yang selama ini dikenal sebagai perawat, terungkap memiliki beberapa riwayat pekerjaan dalam cerita serial tersebut.
- Sebelum bekerja sebagai perawat setelah lulus kuliah, ia pernah berjualan kue dan dari pekerjaan itu berkenalan dengan ayah Upin dan Ipin.
- Ia juga sempat menjadi pelukis di pabrik sepatu Kampung Durian Runtuh, menciptakan motif alam khas sebelum pabrik tersebut terbakar.
Karakter utama dalam animasi Upin & Ipin dikisahkan sebagai anak yatim piatu yang tinggal bersama nenek dan kakak perempuan mereka, Kak Ros. Kedua orangtua Upin dan Ipin telah meninggal dunia saat mereka masih sangat kecil, sehingga si kembar tidak punya banyak kenangan bersama.
Dalam serial animasinya, memang tidak banyak diketahui tentang orang tua Upin dan Ipin. Bahkan, wajah keduanya belum pernah diperlihatkan. Meski begitu, Upin dan Ipin tetap mendapat gambaran tentang orangtua mereka melalui kisah orang-orang di sekitar mereka.
Salah satu hal tentang orangtua Upin dan Ipin yang pernah disinggung adalah pekerjaan mereka. Selama ini, ibu dari Upin dan Ipin dikenal sebagai seorang perawat. Padahal, pekerjaan tersebut bukan satu-satunya yang pernah dijalani olehnya. Nah, dalam artikel ini, kamu bisa tahu pekerjaan apa saja yang pernah dikerjakan oleh ibu Upin dan Ipin.
1. Perawat

Ibu Upin dan Ipin saat bekerja sebagai perawat (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Pekerjaan ibu Upin dan Ipin yang pertama ini terungkap pada episode musim ke-16 yang berjudul "Mimpi Terindah". Sebenarnya, tidak diperlihatkan secara langsung adegan yang menampilkannya tengah bekerja sebagai perawat. Namun, fakta ini terungkap lewat cerita Tok Dalang, Ah Tong, dan Uncle Muthu saat flashback tentang masa muda ayah dan ibu si kembar.
Pada momen tersebut, Ah Tong mengatakan bahwa setelah lulus kuliah, ibu Upin dan Ipin mendapat pekerjaan bagus sebagai perawat. Diperlihatkan sosok ibu si kembar yang memakai seragam berwarna putih. Sayangnya, tak dijelaskan lebih jauh tentang pekerjaannya yang satu ini.
2. Berjualan kue

Ibu Upin dan Ipin saat menjual kue (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Masih pada episode dan adegan yang sama, yaitu ketika Tok Dalang, Ah Tong, dan Uncle Muthu bercerita tentang masa muda ayah dan ibu si kembar. Dari sini juga terungkap kalau ibu Upin dan Ipin pernah berjualan kue semasa muda. Menariknya, pekerjaan inilah yang membuatnya mengenal ayah Upin dan Ipin, yang kebetulan tengah berjualan nasi lemak.
Kalau menyimak cerita Tok Dalang, Ah Tong, dan Uncle Muthu, pekerjaan ini tampaknya sudah ia jalani sebelum bekerja sebagai perawat. Pasalnya, diketahui alasan ayah Upin dan Ipin berjualan nasi lemak adalah untuk mengumpulkan biaya kuliah. Maka, kemungkinan besar ibu mereka juga melakukan hal yang sama untuk bisa berkuliah. Ditambah dengan penuturan Upin dan Ipin yang mengatakan bahwa ayah dan ibu mereka menabung untuk bisa menuntut ilmu.
3. Pelukis di pabrik sepatu

Ibu Upin dan Ipin saat bekerja sebagai pelukis di pabrik sepatu (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Pekerjaan ibu dari Upin dan Ipin yang baru-baru ini terungkap adalah karyawan pabrik. Fakta ini terungkap pada episode "Kasut Batik". Dahulu, di Kampung Durian Runtuh pernah berdiri sebuah pabrik sepatu. Pabrik ini berlokasi di titik yang kini menjadi tempat berdirinya warung Uncle Muthu. Saat itu, banyak warga desa yang bekerja di pabrik ini, termasuk ibu Upin dan Ipin.
Di pabrik sepatu tersebut, ibu si kembar diketahui bekerja sebagai pelukis. Ia bertugas melukiskan motif pada sepatu-sepatu yang diproduksi. Ia pun terkenal pandai melukis dan lukisannya sangat khas. Ibu Upin dan Ipin sendiri sangat suka dengan motif yang berhubungan dengan alam, seperti bunga dan dedaunan. Yang paling khas dari motif sepatu lukisan ibu Upin dan Ipin adalah adanya garis-garis warna bendera Malaysia.
Sayangnya, ibu si kembar hanya bekerja sebentar di sana karena pabrik tersebut terbakar. Namun, sosoknya tetap diingat sebagai pelukis yang hebat. Bahkan, begitu melihat motif sepatu tersebut, orang-orang akan langsung mengingat bahwa sepatu itu adalah buatan ibu Upin dan Ipin.
Banyak yang mengira bahwa perawat adalah satu-satunya pekerjaan dari ibu Upin dan Ipin. Padahal, sebelum menjadi perawat, ia sudah lebih dulu bekerja sebagai penjual kue. Bahkan, ia juga sempat menjadi karyawan di pabrik sepatu dengan bekerja sebagai pelukis meski hanya sebentar.






















