- Dewan Pengawas: Judith Jubilina Dipodiputro (ketua), Fajar Nugros, Danu Murti, Agustina Kusuma Dewi, dan Nasaruddin Saridz
- Dewan Penasehat: Reza Rahadian (ketua), Christine Hakim, Joko Anwar, dan Dede Yusuf
- Dewan Pakar: Dara Bunga Rembulan, Gusti Randa, Immanuel Prasetya Gintings, Adisurya Abdy, Daniel Rudi Haryanto, Muspita Leni Lolang, dan Rully Sofyan
- Ketua Umum: Fauzan Zidni
- Sekretaris Jenderal: Nazira C. Noer
- Bendahara Umum: Sindy Dewiana
- Wakil Sekjen Bidang Ekosistem Perfilman: Aline Jusria
- Kepala Komunikasi: Vivi Coster
- Kepala Sekretariat: Rizky Yudo Atmaja
- Ketua Bidang Organisasi: Anggi Frisca
- Ketua Bidang Kebijakan Publik: Suprayitno dan Rommy Fibri Hardiyanto
- Ketua Bidang Pengembangan SDM: Naswan Iskandar
- Ketua Bidang Hubungan Internasional: Yulia Evina Bhara
- Ketua Bidang Festival: Wulan Guritno
- Ketua Bidang Literasi Film: Putri Ayudya
- Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan: Dyna Herlina Suwarto
- Ketua Bidang Pengembangan Film Daerah: Tonny Trimarsanto
- Ketua Bidang Kerjasama: Luna Maya
- Ketua Bidang Fasilitasi Pembiayaan: Tesadesrada Ryza
- Ketua Bidang Pelestarian Film: Farry Hanief dan Julita Pratiwi
BPI Umumkan Kepengurusan Baru, Produser Film Fauzan Zidni Ketua Umum

- BPI resmi umumkan kepengurusan baru periode 2026–2030 dengan Fauzan Zidni sebagai Ketua Umum, menandai semangat baru bagi kebangkitan industri perfilman Indonesia pascapandemi.
- Kepengurusan baru BPI fokus pada peningkatan SDM perfilman melalui sinkronisasi kurikulum, program magang, serta pengiriman talenta muda ke sekolah film dan laboratorium internasional.
- BPI bersama Kementerian Kebudayaan akan menyusun revisi UU Perfilman untuk memperkuat kelembagaan, profesi perfilman, dukungan pemerintah, kepastian hukum, dan perlindungan kebebasan berekspresi.
Jakarta, IDN Times - Badan Perfilman Indonesia (BPI) resmi mengumumkan struktur kepengurusan baru periode 2026-2030. Pada periode kali ini, produser film Fauzan Zidni terpilih sebagai Ketua Umum BPI. Selain Fauzan, sederet nama besar di perfilman Indonesia juga masuk dalam daftar pengurus.
Kepengurusan ini dianggap jadi semangat baru di tengah kebangkitan industri perfilman lokal setelah pandemik. BPI juga mengumuman agenda utama yang salah satu di antaranya menyusun revisi Undang-Undang (UU) Perfilman.
1. BPI telah menyiapkan sejumlah agenda utama untuk meningkatkan SDM perfilman

Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia perfilman masuk ke dalam agenda utama yang akan dilaksanakan kepengurusan baru BPI. Menurut Fauzan, peningkatan SDM dapat dilakukan melalui sinkronisasi kurikulum sampai mengirimkan talenta muda ke sekolah film terbaik di luar negeri.
"Agenda utama yang disiapkan adalah peningkatan SDM perfilman melalui sinkronisasi kurikulum, program magang-hub, dan pengiriman talenta muda ke sekolah film terbaik di luar negeri serta berbagai film lab internasional," kata Fauzan, dikutip dari siaran pers yang diterima IDN Times, Minggu (26/4/2026).
2. BPI bakal menyusun revisi UU Perfilman bersama Kementerian Kebudayaan

Lebih lanjut, Fauzan juga menerangkan, pihaknya bersama Kementerian Kebudayaan akan menyusun revisi terhadap UU Perfilman. Hal tersebut bertujuan untuk penguatan kelembagaan BPI hingga perlindungan dalam kebebasan berekspresi.
"Selain itu, BPI akan menyusun revisi UU Perfilman bersama Kementerian Kebudayaan untuk penguatan kelembagaan BPI, penguatan profesi perfilman, penguatan dukungan pemerintah terhadap perfilman, kepastian hukum dan kemudahan investasi, serta perlindungan kebebasan berekspresi," sambungnya.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, turut menyambut baik struktur kepengurusan baru BPI. Ia berharap, BPI dapat memperkuat ekosistem perfilman lokal serta membuka ruang yang seluas-luasnya kepada para insan kreatif di Tanah Air.
"BPI memiliki posisi yang sangat penting sebagai jembatan antara pemerintah dan insan perfilman. Kami berharap, BPI dapat semakin menguatkan ekosistem perfilman Indonesia, mendorong tata kelola yang transparan, serta membuka ruang yang lebih luas bagi talenta kreatif di seluruh Indonesia," ujar Fadli Zon.
3. Struktur kepengurusan baru BPI diisi nama-nama populer

Sejumlah nama populer di dunia perfilman turut mengisi kepengurusan baru yang diumumkan oleh BPI. Selengkapnya, berikut struktur kepengursan BPI periode 2026-2030:
Selamat bertugas kepada para pengurus baru BPI.


















