7 Film Underrated Rilisan Tahun 2016 yang Sayang Dilewatkan

- Artikel menyoroti tujuh film underrated rilisan 2016 yang layak ditonton kembali karena kualitas cerita dan eksekusinya meski kurang populer dibanding film besar tahun itu.
- Film-film seperti Raw, Hush, dan The Monster menawarkan pendekatan unik dalam genre horor dengan karakter kuat serta ketegangan intens yang membuatnya berbeda dari film mainstream.
- Hunt for the Wilderpeople, Sing Street, 20th Century Women, dan Free Fire menghadirkan kisah hangat hingga aksi komedi cerdas yang menjadikannya hidden gem bagi pencinta film alternatif.
Tak terasa, 2016 rupanya sudah 1 dekade lalu. Di tahun itu, ada banyak film populer yang menarik, seperti Moonlight, La La Land, dan The Nice Guys. Meskipun begitu, di tahun 2016 sebenarnya ada banyak film-film kurang dikenal yang juga menyenangkan, lho.
Pada 2016, ada berbagai rilisan film indie keren dan film bagus yang luput dari radar. Beberapa film layak untuk ditonton kembali, apalagi kalau ingin mencari alternatif tontonan yang terbilang hidden gem. Berikut tujuh rekomendasi film underrated dari tahun 2016 yang sayang dilupakan dan bisa jadi hiburan di waktu luang.
1. Raw

Film debut Julia Ducournau, Raw, menghadirkan sudut pandang unik dalam genre horor. Di awal film, penonton dibuat tidak langsung sadar bahwa mereka sedang menonton film horor dan mungkin tidak sedikit yang akan mengira film ini adalah drama remaja biasa.
Ceritanya mengikuti Justine (Garance Mariller), seorang gadis yang menjadi vegetarian seumur hidupnya. Untuk kali pertamanya, Justine akan hidup jauh dari rumah karena masuk sekolah kedokteran hewan. Di sana, masih ada tradisi perpeloncoan yang membuat mahasiswa baru harus memakan daging mentah. Pengalaman pertama memakan daging ini justru memunculkan hasrat tak terkendali pada diri Justine dan perlahan-lahan mengubahnya menjadi kanibal.
2. 20th Century Women

Salah satu hal yang menonjol dari 20th Century Women adalah jajaran pemainnya yang luar biasa, karena menampilkan Annette Bening, Greta Gerwig, dan Elle Fanning. Ketiga nama ini sudah sering wara-wiri di Hollywood, sehingga cukup mengherankan mengapa film satu ini tidak sepopuler film-film mereka lainnya.
Berlatarkan California Selatan tahun 1979, film berfokus pada seorang ibu tunggal yang meminta bantuan dua perempuan muda untuk membesarkan putra remajanya. Meski tidak menjadi hit besar, 20th Century Women direspons positif oleh para kritikus, bahkan masuk nominasi Best Original Screenplay di ajang Academy Awards.
3. Hush

Nama Mike Flanagan kini memang identik dengan horor berkat film-film terdahulunya, The Haunting of Hill House dan Doctor Sleep. Namun, sebelum proyek-proyek besar yang melambungkan namanya, Flanagan sempat merilis film yang terbilang underrated berjudul Hush.
Film ini mengisahkan seorang perempuan tuli dan bisu bernama Maddie (Kate Siegel) yang rumahnya diserang oleh pembunuh berdarah dingin. Meskipun keseluruhan film ini hampir tanpa dialog, Hush berhasil menghadirkan ketegangan luar biasa dan membuat penonton seolah ikut berjuang bersama Maddie untuk menyelamatkan nyawanya.
4. Hunt For The Wilderpeople

Saat ini, semua orang mengenal sutradara Taika Waititi berkat film-film komedi seperti Thor: Ragnarok di Marvel Cinematic Universe (MCU) dan Jojo Rabbit. Namun, banyak yang berpendapat bahwa karya terbaik Waititi sebenarnya adalah Hunt for the Wilderpeople.
Film ini berkisah tentang Ricky (Julian Dennison), seorang bocah nakal yang melarikan diri ke hutan bersama paman angkatnya yang penyendiri, Hector (Sam Neill). Petualangan ini memicu perburuan nasional untuk mencari Ricky yang lucu dan menyentuh hati di pedalaman Selandia Baru.
5. Sing Street

Sing Street merupakan salah satu film underrated yang patut diperhatikan. Film ini mengisahkan sekelompok remaja yang nekat membentuk band karena sang vokalis ingin menarik perhatian gadis yang disukainya.
Berlatar South Dublin tahun 1985, film ini punya daya tarik kuat berkat musik-musik era 80-an yang mencolok dan gaya busananya yang penuh warna. Di film ini juga ada banyak bintang muda berbakat seperti Lucy Boynton, Jack Reynor, dan Maria Doyle Kennedy.
6. The Monster

The Monster punya premis cerita yang sederhana, tetapi eksekusinyalah yang membuat kisahnya menjadi menarik. Cerita mengikuti Kathy (Zoe Kazan), seorang ibu berwatak keras yang sedang dalam perjalanan mengantar putrinya, Lizzy (Ella Ballentine), ke rumah sang ayah.
Dalam perjalanan, Kathy secara tidak sengaja menabrak seekor serigala di area jalan sepi. Semenjak kejadian itu, Kathy mulai diteror oleh makhluk misterius sepanjang perjalanan. Film ini punya visual monster yang cukup realistis dan akting yang luar biasa, menjadikan The Monster salah satu film paling underrated di tahun 2016.
7. Free Fire

Free Fire merupakan film aksi-komedi yang uniknya punya sebagian besar ceritanya berlangsung di satu lokasi. Film ini punya keunggulan dari aspek dialog cerdas dan penuh punch serta jajaran pemainnya yang menampilkan akting yang baik, termasuk Brie Larson dan Cillian Murphy.
Berlatar 1978, kisah Free Fire berpusat pada insiden baku tembak antara dua geng yang berubah menjadi permainan bertahan hidup. Hasilnya adalah pengalaman seru menegangkan, menjadikan Free Fire salah satu hidden gem tahun 2016 yang patut disaksikan.
Film-film underrated dari 2016 ini mungkin sempat terlewat dari perhatian, tapi jelas masih seru buat jadi opsi tontonan. Siapa tahu, justru di antara judul-judul ini ada yang bisa jadi favorit baru kamu, lho.


















