Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Band Rock Klasik Legendaris Paling Banyak Dibenci, Kenapa?

5 Band Rock Klasik Legendaris Paling Banyak Dibenci, Kenapa?
Eagles (facebook.com/Eagles)
Intinya Sih
  • Lima band rock legendaris seperti Led Zeppelin, Eagles, Kiss, Radiohead, dan Nickelback disebut sering menuai kebencian meski memiliki pengaruh besar dan penjualan album luar biasa.
  • Alasan kebencian bervariasi, mulai dari tuduhan plagiarisme, gaya hidup mewah, musik yang dianggap terlalu aman atau muram, hingga citra panggung yang dinilai lebih penting dari kualitas musik.
  • Fenomena ini menunjukkan bahwa kesuksesan besar di dunia musik sering datang bersamaan dengan kritik tajam dan persepsi negatif dari publik maupun sesama musisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menjadi band rock legendaris tidak selalu berarti dicintai semua orang. Faktanya, semakin besar sebuah band, semakin besar pula kemungkinan mereka mendapat kritik, sindiran, bahkan kebencian dari sesama musisi maupun penggemar musik. Beberapa grup dalam daftar ini telah menjual jutaan album, memenuhi stadion di seluruh dunia, dan memengaruhi generasi musisi berikutnya.

Namun di saat yang sama, mereka juga menjadi sasaran komentar pedas selama bertahun-tahun. Alasan di balik kebencian itu pun beragam. Ada yang dianggap terlalu komersial, terlalu berlebihan, atau kurang autentik, atau bahkan terlalu populer untuk selera sebagian orang. Kira-kira band apa saja?

1. Led Zeppelin

Film
Led Zeppelin (instagram.com/ledzeppelin)

Sulit membantah pengaruh Led Zeppelin terhadap musik rock. Kombinasi permainan gitar Jimmy Page, vokal khas Robert Plant, bass John Paul Jones, dan gebukan drum John Bonham menjadikan mereka salah satu grup paling berpengaruh sepanjang masa. Lagu-lagu seperti “Stairway to Heaven”, “Kashmir”, dan “Whole Lotta Love” masih dianggap sebagai karya klasik hingga sekarang.

Namun, kesuksesan mereka juga mengundang banyak kritik. Sejumlah musisi menuduh Led Zeppelin terlalu sering mengambil inspirasi dari musisi blues tanpa memberikan kredit yang layak. Selain itu, gaya hidup mereka yang penuh kemewahan dan lirik yang dianggap seksis membuat band ini menuai banyak kecaman.

2. Eagles

Eagles.
Eagles (facebook.com/Eagles)

Bagi jutaan penggemar, Eagles adalah simbol musik rock Amerika yang santai dan mudah dinikmati. Album Hotel California menjadi salah satu album terlaris sepanjang masa, sementara lagu-lagu seperti “Take It Easy” dan “Desperado” terus diputar lintas generasi. Popularitas mereka tidak pernah benar-benar surut sejak era 1970-an.

Akan tetapi, tidak semua orang menyukai pendekatan musik mereka. Banyak kritikus menganggap Eagles terlalu aman dan berkontribusi membuat rock kehilangan sisi liar dan pemberontaknya. Mereka juga menuai kritik ketika menjadi salah satu band pertama yang menjual tiket konser dengan harga sangat mahal pada era 1990-an.

3. Kiss

KISS.
KISS (facebook.com/KISS)

Sedikit band yang memiliki citra seikonik Kiss. Riasan wajah mencolok, kostum spektakuler, semburan api di atas panggung, dan pertunjukan penuh efek visual membuat mereka mudah dikenali bahkan oleh orang yang tidak mengikuti musik rock. Gene Simmons dan kawan-kawan berhasil membangun merek yang jauh melampaui sekadar musik.

Justru karena itu banyak kritik datang menghampiri. Sejumlah musisi menilai Kiss lebih fokus pada penampilan dibanding kualitas musik. Carlos Santana bahkan pernah menyindir bahwa seorang musisi tidak membutuhkan topeng atau cat wajah untuk menunjukkan bakatnya. Band ini sering dianggap lebih dekat dengan hiburan spektakuler daripada seni musik yang serius.

4. Radiohead

Radiohead.
Radiohead (instagram.com/radioheadcommunity)

Di kalangan penggemar musik alternatif, Radiohead sering dianggap sebagai salah satu band paling kreatif dalam tiga dekade terakhir. Album seperti OK Computer dan Kid A dipuji karena keberaniannya bereksperimen dan menolak mengikuti arus pasar. Banyak kritikus bahkan menyebut mereka sebagai salah satu band paling penting sejak tahun 1990-an.

Namun tidak sedikit pula yang merasa musik mereka terlalu muram dan penuh keluhan. Lemmy Kilmister dari Motörhead pernah menganggap Radiohead terlalu lembut untuk disebut band rock sejati. Noel Gallagher dari Oasis juga beberapa kali mengejek mereka karena dianggap terlalu serius dan terus mengeluhkan kehidupan sebagai musisi sukses.

5. Nickelback

Nickelback.
Nickelback (Facebook.com/Nickelback)

Jika ada penghargaan untuk band yang paling sering dijadikan bahan lelucon di dunia musik, Nickelback mungkin akan menang tanpa persaingan berarti. Pada awal 2000-an, mereka sebenarnya sangat sukses. Lagu “How You Remind Me” mendominasi radio, album mereka terjual jutaan kopi, dan konser mereka selalu ramai penonton.

Masalahnya, popularitas besar itu justru memicu reaksi balik. Banyak orang menganggap musik Nickelback terlalu generik, terlalu aman, dan terlalu sering diputar di radio. Mereka tidak cukup keras untuk penggemar metal, tidak cukup inovatif untuk kritikus. Lambat laun, membenci Nickelback bahkan berubah menjadi semacam lelucon budaya pop. Ironisnya, semakin sering mereka diejek, semakin terkenal pula nama mereka.

Tidak semua band legendaris mendapatkan cinta tanpa syarat dari publik. Kelima band legendaris di atas membuktikan bahwa kesuksesan besar sering berjalan beriringan dengan kritik yang sama besarnya. Nah, menurutmu siapa yang paling tidak pantas menerima begitu banyak kebencian?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna

Related Articles

See More