Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Biodata Profil Michelle Karla, Debut Musik Diproduseri Francis Karel
Michelle Karla pada Rabu (21/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
  • Michelle Karla, atau Jovanka Michelle Karla Lumbangaol, memulai debut sebagai solois lewat lagu "Digital Pillow Talk" yang dirilis 30 September 2026.
  • Lagu debut tersebut diproduseri kakaknya, Francis Karel, penulis lagu untuk musisi internasional, sementara Michelle turut terlibat menulis berdasarkan pengalaman personal.
  • Michelle mengenal seni sejak kecil melalui piano, tari, vokal, dan menulis lagu; setelah menyelesaikan kuliah di London, ia serius menekuni karier musik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Michelle Karla mulai menapaki industri musik dengan merilis karya perdananya sebagai solois. Menariknya, dalam langkah awal ini, ia bekerja sama dengan sang kakak, Francis Karel, yang dikenal sebagai penulis lagu untuk sejumlah musisi internasional, termasuk SHINee dan Jin BTS. Dari kolaborasi kakak-adik ini, lahir lagu "“Digital Pillow Talk" yang diluncurkan pada 30 September 2026 lalu.

Lewat lagu tersebut Michelle ingin memperkenalkan karakter dan selera musiknya kepada pendengar. Penasaran dengan biodata dan profil Michelle Karla, serta perjalanan kariernya hingga memulai debut sebagai musisi? Simak selengkapnya berikut ini!

1. Biodata Michelle Karla

Michelle Karla pada Rabu (21/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
  • Nama lengkap: Jovanka Michelle Karla Lumbangaol

  • Nama panggung: Michelle Karla

  • Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 21 Oktober 2005

  • Golongan darah: O

  • Instagram: @michellekarlalg

Michelle merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia memiliki dua kakak, yaitu Francis Karel dan Maura Gabriella yang juga terjun ke industri musik. Michelle mulai menempuh pendidikan kuliah pada usia 16 tahun di City, University of London, Inggris, dengan mengambil jurusan Business Management, Digital Innovation and Entrepreneurship. Ia bisa langsung mendaftar kuliah di London berkat kurikulum Inggris yang diterapkan di sekolahnya.

“Jadi, di sekolah aku itu ada yang namanya foundation dan sama sebelumnya ada Cambridge Curriculum. Di kelas 10, ada IGCSE (International General Certificate of Secondary Education), semacam tes seperti UN, tetapi untuk kelas 10. Jadi, selama kelas 9 dan 10, kami belajar berbagai materi, lalu mengikuti satu tes. Karena menggunakan kurikulum Inggris, aku bisa langsung mendaftar kuliah di London,” ujar Michelle saat diwawancarai IDN Times pada Rabu (21/10/2026).

2. Perjalanan karier Michelle Karla

Michelle Karla pada Rabu (21/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Michelle sudah mengenal dunia seni sejak kecil. Ia mulai mengikuti les piano sebelum berusia 7 tahun, kemudian belajar menari dan menyanyi. Michelle bahkan sempat menekuni tari secara profesional sampai usianya sekitar 13 tahun sebelum akhirnya berhenti aktif saat pandemik COVID-19.

Di sisi lain, ia juga mulai menulis lagu sendiri sejak berusia sekitar 12 tahun, biasanya diiringi piano atau gitar. Keinginan untuk berkarier di industri musik semakin kuat ketika Michelle melanjutkan kuliah di London. Selama menjalani perkuliahan, ia kerap menulis lagu dan mengirimkannya kepada sang kakak serta teman-temannya.

“Waktu aku lagi kuliah di sana, aku terus menulis lagu dan mengirimkannya ke abang (Francis Karel) serta teman-temanku. Mereka kayak, 'You should pursue this.' Namun, saat itu, rasanya berkarier di musik bukan ssuatu pilihan. Sampai akhirnya, setelah setahun kuliah di London, aku merasa benar-benar ingin bermusik dan merilis lagu-lagu yang sudah aku tulis. Jadi aku kayak ya udah deh, selesain dulu kuliah terus abis itu bakal balik, langsung pursue music,” ujar Michelle.

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Michelle mulai serius membangun karier sebagai musisi. Ia pun merilis lagu berjudul “ Digital Pillow Talk” sebagai debutnya di industri musik.

3. Michelle Karla rilis lagu tentang seseorang yang dekat dengannya

Michelle Karla pada Rabu (21/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Bersemangat untuk menekuni bidang musik, Michelle pun terlibat dalam penulisan lagu debutnya. Ia juga banyak berbagi cerita dengan Francis Karel yang bertindak sebagai produser lagu "Digital Pillow Talk”. Pengalaman personal yang ia alami pun menjadi salah satu inspirasi di balik lagu debutnya itu.

“Ini kan love song. Terus mereka (teman-teman) kayak, ‘Ih, ciye.’ Terus aku jadi malu. Aku kirim juga, sih, ke orangnya. Terus dia kayak, ‘Ini tentang aku, ya?’ Aku jawab, ‘Iya,',” cerita Michelle sambil tertawa.

Michelle juga menyampaikan rasa bahagianya saat bisa merilis lagu pertamanya. Bahkan, ia masih merasa tak percaya ketika menjalani proses syuting video musik untuk lagunya sendiri.

“Aku senang banget akhirnya bisa merilis lagu pertamaku. Aku sudah memimpikan ini sejak lama, sejak masih kecil. Aku juga gak tahu harus bilang apa. Bahkan, waktu kami sedang syuting video musikku, aku sempat berpikir, ‘Wow, aku lagi ada di lokasi syuting video musik untuk laguku sendiri.’ Rasanya seperti gak nyata. Aku benar-benar sedang merasa sangat bersemangat sekarang,” ujar musisi yang menggemari karya NIKI ini.

Kamu ikut relate sama lagunya?

Curated For You

Editorial Team

Related Article