still cut film Avengers: Endgame (dok. Marvel Studios)
Meski sebenarnya tewasnya Natasha adalah bentuk penghormatan tertinggi sebagai anggota Avengers, namun sebagian fans merasa kurang puas dengan keputusan tersebut. Salah satu alasannya adalah karena minimnya adegan penghormatan setelah Natasha benar-benar mati. Tidak seperti Tony Stark yang setelah melakukan snap, momen meninggalnya sampai dibuat adegan perpisahan yang mengumpulkan hampir seluruh karakter-karakter Marvel yang mengenalnya.
Dapat kritik seperti itu, McFeely menjawab kalau ia dan tim sebenarnya ingin memberikan penghormatan lebih kepada Natasha. Namun, momen pengorbanan diri untuk Soul Stone itu terjadi di babak kedua film yang masih cukup jauh dari ending. Sehingga menurutnya, masih ada banyak adegan yang harus dibahas termasuk pertarungan akhir dengan Thanos dari masa lalu. Sebagai gantinya, ada cukup banyak dialog antar member Avengers yang berduka mengingat sosok Natasha yang gugur di misi itu.
"Tidak banyak waktu berduka untuk Natasha karena kami harus mengembalikan semua orang, lalu Thanos mengebom kami, dan Avengers harus menjalani pertarungan terbesar mereka di MCU, serta Captain America harus mengangkat palu Thor... Kami masih punya banyak hal yang harus dilakukan," ujarnya.
Kamu sebagai fans MCU setuju dengan keputusan mengorbankan Natasha Romanoff atau justru Clint Barton aja yang mati?