Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perjalanan Andien Bangun Sekolah Kesetaraan Gratis, Kini di Kampung Apung

5 min read
Perjalanan Andien Bangun Sekolah Kesetaraan Gratis, Kini di Kampung Apung
Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation (Instagram.com/andien)
  • Andien Aisyah Foundation meresmikan Sekolah Anak Percaya titik kelima di Kampung Apung, menyediakan pendidikan kesetaraan gratis bagi anak-anak yang bekerja sejak dini atau putus sekolah.
  • Program ini menggelar belajar daring dan tatap muka setiap Sabtu, membantu pengurusan administrasi kependudukan, serta memberikan rapor dan ijazah kesetaraan dari Kementerian Pendidikan.
  • Kampung Apung dipilih karena menghadapi masalah serupa Kampung Pemulung; pengembangan masih difokuskan di Jakarta dan Tangerang agar penurunan putus sekolah dapat dipantau langsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Andien Aisyah dikenal sebagai salah satu artis Indonesia yang peduli terhadap pendidikan di Tanah Air. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu isu penting yang menjadi concern Andini Aisyah Foundation.

"Kalau aku pribadi sebenarnya isu mengenai pendidikan itu ada di bawahnya people and planet yang memang digaungkan oleh Andien Aisyah Foundation," ungkap Andien Aisyah ketika diwawancarai IDN Times melalui sambungan telepon pada Sabtu (10/10/2026).

Selaras dengan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, Andien Aisyah mengumumkan peresmian titik kelima dari Sekolah Anak Percaya yang diprakarasai oleh Andien Aisyah Foundation pada Senin (12/10/2026). Andien pun menjelaskan alasan kenapa memilih Kampung Apung sebagai lokasi kelima dari Sekolah Anak Percaya.

Sekolah Anak Percaya dilangsungkan tiga kali seminggu dengan satu tatap muka pada hari Sabtu. Tahap pembelajaran yang akan dilalui para siswa adalah belajar mengajar reguler, proyek tengah semester, ujian semester, dan asesmen sumatif. Simak apa kata pelantun "Saat Bahagia" ini, yuk!

  1. 1. Alasan Andien memilih program sekolah kesetaraan gratis di tengah beragam isu pendidikan

    Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation
    Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation (Instagram.com/andien)

    Sekolah Anak Percaya bukan satu-satunya kampanye yang dilakukan Andien Aisyah Foundation mengenai isu pendidikan. Sebelumnya, mereka pernah melakukan fundraising yang ditujukan untuk beasiswa kampus. Namun, di antara program-program yang mereka gaungkan, Sekolah Anak Percaya ini yang paling konsisten.

    "Memang akhirnya yang mungkin cukup konsisten dijalankan itu yang si Sekolah Anak Percaya ini," ujar Andien.

    Sekolah Anak Percaya ini pun lahir setelah Andien sering blusukan ke Kampung Pemulung untuk mengisi kelas gratis, bahkan sebelum Andien Aisyah Foundation berdiri. Kesempatan itu Andien manfaatkan untuk bertanya tentang kerisauan teman-teman di Kampung Pemulung terkait pendidikan.

    "Ketika aku tanya di Kampung Pemulung ini sebenarnya apa sih masalah yang paling banyak menjadi kerisauan mereka. Ya itu, sebenarnya karena mereka sudah menikmati bekerja sejak kecil sehingga mereka jadi gak sekolah atau putus sekolah. Kemudian nanti di satu titik mereka biasanya akan merasa sangat menyesal. Ketika usianya udah mungkin 18 tahun ke atas, (tapi) gak ada ijazah," sambungnya.

    Tidak memiliki ijazah membuat teman-teman di Kampung Pemulung kesulitan meng-apply pekerjaan dan memutuskan menjadi pemulung seumur hidup. Andien sendiri menyadari kalau sudah banyak orang atau lembaga yang membuka kelas gratis di Kampung Pemulung, tapi tidak bisa memberikan ijazah.

    "Aku merasa ini akan sangat berguna buat mereka karena bukan hanya ngomongin soal pendidikan, tapi ngomongin juga soal mungkin perbaikan kesejahteraan, yaitu faktor ekonomi ka. Mungkin akan berpengaruh juga ke keturunan-keturunan berikutnya gitu," tutur Andien.

    Pasalnya, banyak anak-anak di Kampung Pemulung yang tidak bersekolah karena masalah administrasi kependudukan, seperti Kartu Keluarga hingga KTP. Tidak hanya memberikan kelas tatap muka pada hari Sabtu dan daring di hari lainnya, tapi Sekolah Anak Percaya juga membantu mereka untuk mengurus administrasi kependudukan.

  2. 2. Sebelumnya Andien selalu menyasar Kampung Pemulung, kenapa kali ini Kampung Apung?

    Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation
    Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation (Instagram.com/andien)

    Program Sekolah Anak Percaya ini memang hadir untuk menyasar Kampung Pemulung demi mewujudkan pemerataan pendidikan. Kampung Apung ini dipilih sebagai titik kelima karena dianggap memiliki masalah struktural yang sama dengan Kampung Pemulung, yaitu anak-anak di sana sudah bekerja sedari dini hingga putus sekolah.

    "Nah, teman-teman di lapangan ngasih tahu ada satu kampung, tapi ini bukan Kampung Pemulung nih Mbak Andien, ini ada Kampung Apung. Nah aku merasa walaupun itu memang bukan Kampung Pemulung, tapi permasalahan yang ada di sana itu sebelas dua belas seperti yang ada di Kampung Pemulung," ceritanya.

    Perjalanan Andien untuk meresmikan titik kelima ini dimulai sejak November 2025. Saat itu, Andien mencoba melakukan pendekatan untuk membangun rasa kepercayaan dari warga kampung. Ketika Andien bercerita soal konsep Sekolah Anak Percaya yang jemput bola, serta bisa dilakukan secara daring dan hanya tatap muka di hari Sabtu, lampu hijau pun Andien Aisyah Foundation dapatkan.

    "Sekolahnya kejar paket, jadi sistemnya setaralah dengan SD, SMP, SMA. Jadi dengan itu mereka, 'wah serius sekolahnya adanya di sini dan hanya dilakukan di hari Sabtu?' Jadi di hari-hari lain mereka tetap bisa bekerja seperti biasa. Nah, dengan seperti itu mereka senang banget," tambah Andien.

    Andien pun isu concern-nya terkait anak-anak di Kampung Apung, yaitu mereka kesulitan menentukan cita-cita atau keinginan di masa depan. Selain itu, rasa keingintahuan dan semangat belajar mereka juga kurang terlihat.

  3. 3. Andien ingin membangun Sekolah Anak Percaya di luar pulau, tapi untuk sekarang di Jakarta dulu

    Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation
    Peresmian titik ke-5 Sekolah Anak Percaya di Kampung Apung oleh Andien Aisyah Foundation (Instagram.com/andien)

    Andien sebenarnya juga ingin mengembangkan Sekolah Anak Percaya sampai ke luar Jakarta atau pulau. Namun, untuk saat ini pekerjaan rumah di Jakarta masih cukup banyak. Lima Sekolah Anak Percaya yang Andien Aisyah Foundation dirikan memang berada di wilayah Jakarta dan Tangerang.

    "Mungkin kepengin ketika memang yang di Jakarta udah bisa menurun angka putus sekolahnya. Tapi masalahnya sekarang juga masih banyak sekali," ucapnya.

    Selain itu, karena jaraknya masih berada di Jakarta, Andien juga bisa memantau Sekolah Anak Percaya secara langsung. Sebagai informasi jadwal belajar Sekolah Anak Percaya ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu pagi pada pukul 08.00 - 11.00 WIB, sedangkan siang pada 13.00 - 16.00 WIB.

    "Sejauh ini di Jakarta lebih mudah datang ke sana atau kita juga memantau perkembangan dari para peserta didiknya," lanjut penyanyi lulusan Universitas Indonesia ini.

    Para siswa di Sekolah Anak Percaya akan mendapatkan rapor belajar, serta ijazah kesetaraan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Para pendidik dari SAP tidak hanya memberikan materi tentang asesmen sumatif, tapi juga pendidikan karakter, seperti sopan santun, cara berkomunikasi, hingga kepercayaan diri.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More