Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Soundtrack Film Seni Merayu Tuhan, Ada Urip - Dialog Diri
Seni Merayu Tuhan (dok. Wahana Kreator/Seni Merayu Tuhan)
  • Film Seni Merayu Tuhan tayang di bioskop Indonesia sejak 13 Agustus 2026, disutradarai Cesa David Luckmansyah dan diadaptasi dari buku karya Habib Husein Ja'far Al Hadar.
  • Soundtrack film mencakup “Urip” Kunto Aji, “Dialog Diri” Adhitia Sofyan, serta lagu Donne Maula, Gustiwiw, That's Rockefeller, dan Biru Baru yang mengiringi tema reflektif.
  • Cerita mengikuti Hikmah yang menyesali jaraknya dengan ibunya setelah sang ibu meninggal, lalu menjalani pencarian makna kehilangan, diri sendiri, dan hubungannya dengan Tuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Film Seni Merayu Tuhan resmi tayang di bioskop Indonesia sejak Kamis, 13 Agustus 2026. Film produksi Wahana Kreator ini disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah sebagai karya debutnya, diadaptasi dari buku berjudul sama karya Habib Husein Ja'far Al Hadar.

Selain mengandalkan cerita tentang kehilangan, penyesalan, dan perjalanan spiritual, Seni Merayu Tuhan juga menghadirkan sejumlah lagu bernuansa reflektif sebagai pengiring cerita. Beberapa di antaranya datang dari musisi seperti Kunto Aji, Adhitia Sofyan, dan Donne Maula. Berikut daftar soundtrack Seni Merayu Tuhan yang bisa kamu dengarkan setelah menonton filmnya.

1. Daftar soundtrack film Seni Merayu Tuhan (2026)

Seni Merayu Tuhan (dok. Wahana Kreator/Seni Merayu Tuhan)

  1. "Muara Dosa" - That's Rockefeller

  2. "Dialog Diri" - Adhitia Sofyan

  3. "Menjadi Manusia" - Donne Maula

  4. "Menunggu Ujung" - Gusti Irwan Wibowo (Gustiwiw)

  5. "Urip" - Kunto Aji

  6. "Sejenak" - Biru Baru

Deretan lagu di atas memang memiliki warna musik yang beragam. Namun, bertemu pada satu benang merah, yakni refleksi tentang kehidupan, kehilangan, hubungan dengan diri sendiri, dan pencarian makna hidup dari tokoh utamanya.

2. Pemilihan lagu yang relate dengan tema besar film

Seni Merayu Tuhan (dok. Wahana Kreator/Seni Merayu Tuhan)

Pemilihan soundtrack Seni Merayu Tuhan terasa cukup selaras dengan perjalanan karakter utamanya, Hikmah. Film ini tidak sekadar bercerita tentang seorang anak yang kehilangan ibunya, tetapi juga tentang bagaimana kehilangan tersebut memaksanya melihat kembali kehidupannya.

Lagu "Urip" dari Kunto Aji, misalnya, membawa nuansa kontemplatif tentang kehidupan. Sementara "Dialog Diri" dari Adhitia Sofyan terasa cocok dengan fase ketika Hikmah mulai berhadapan dengan berbagai pertanyaan dalam dirinya sendiri. Ada pula "Menjadi Manusia" dari Donne Maula yang memperkuat gagasan tentang pencarian jati diri.

Lagu-lagu tersebut membuat musik dalam film tidak hanya berfungsi sebagai latar, tetapi ikut membantu membangun suasana emosional cerita. Dengan tema spiritual yang cukup kuat, soundtrack menjadi semacam ruang kedua bagi Hikmah untuk menyampaikan kegelisahan yang tidak selalu bisa ia ungkapkan melalui dialog.

3. Sinopsis Seni Merayu Tuhan, adaptasi buku esai Habib Ja'far

Seni Merayu Tuhan (dok. Wahana Kreator/Seni Merayu Tuhan)

Seni Merayu Tuhan berfokus pada Hikmah (Ari Irham), seorang pemuda yang sedang menikmati kebebasan hidupnya, sampai-sampai mengambil jarak dari sang ibu, Halimah, yang diperankan Rieke Diah Pitaloka. Kehidupan Hikmah pun berubah drastis setelah ibunya meninggal dunia.

Kepergian tersebut menghadirkan kesedihan sekaligus penyesalan. Hikmah mulai dihantui berbagai pertanyaan tentang waktu yang telah terlewat, perhatian yang tidak sempat dibalas, percakapan yang tidak pernah selesai, hingga kesempatan untuk membahagiakan ibunya yang tidak mungkin kembali. Dalam situasi tersebut, sang ibu beberapa kali hadir dalam mimpi Hikmah.

Pengalaman itu menjadi titik awal perjalanan batinnya. Ia mulai mencari cara agar sang ibu mendapatkan ketenangan sekaligus mencoba memahami arti kehilangan bagi kehidupannya sendiri. Di sinilah Seni Merayu Tuhan membawa penonton memasuki wilayah cerita yang lebih dalam.

Kesedihan Hikmah tidak berhenti sebagai drama tentang seorang anak yang kehilangan ibunya. Kehilangan tersebut justru menjadi pintu untuk kembali mempertanyakan hubungannya dengan Tuhan. Perjalanan tersebut tidak dijalani sendirian. Ada Hotib, sahabat masa kecil Hikmah yang diperankan Teuku Ryzki. Ada pula Sophia (Lutesha), kekasih Hikmah yang memiliki latar belakang agama berbeda.

Cerita lalu berkembang ke persoalan persahabatan, percintaan, perbedaan keyakinan, pilihan hidup, hingga perjalanan Hikmah memahami dirinya sendiri. Seni Merayu Tuhan dibintangi Ari Irham, Lutesha, Teuku Rizky, Rieke Diah Pitaloka, Onadio Leonardo, Arie Kriting, hingga Habib Ja'far.

Curated For You

Editorial Team

Related Article