Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar Lagu Pujian untuk Dinyanyikan Saat Misa Kamis Putih Terlengkap

Daftar Lagu Pujian untuk Dinyanyikan Saat Misa Kamis Putih Terlengkap
Perayaan misa Kamis Putih di Gereja HKTY Ganjuran, Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
  • Artikel membahas tradisi Misa Kamis Putih sebagai bagian dari Tri Hari Suci menjelang Paskah, memperingati Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama para murid.
  • Dalam misa ini, umat Katolik menyanyikan berbagai lagu pujian yang mengiringi prosesi seperti pembukaan, pembasuhan kaki, persembahan, hingga komuni.
  • Terdapat sepuluh lagu yang direkomendasikan untuk Misa Kamis Putih, di antaranya 'Selayaknya Kita Berbangga', 'Ubi Caritas Est Vera', dan 'Tantum Ergo'.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjelang Hari Paskah, minggu ini umat Kristiani juga merayakan Tri Hari Suci untuk mengawali momen perayaan kebangkitan Yesus Kristus ini. Mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah.

Kamis Putih sendiri menjadi tradisi untuk memperingati momen Perjamuan Malam Terakhir antara Yesus dengan murid-muridNya. Di agama Katolik, tiap Kamis Putih akan ada misa atau perayaan Ekaristi yang diiringi sejumlah lagu-lagu.

Nah, berikut IDN Times telah merangkum sederet lagu-lagu pujian yang dapat dinyanyikan dalam misa perayaan Kamis Putih yang tahun ini jatuh pada tanggal 2 April. Cocok untuk pembukaan, prosesi pembasuhan kaki, persembahan, komuni hingga mengiringi perarakan sebelum tuguran dilaksanakan.

  1. 1. Selayaknya Kita Berbangga

    Lagu ini lumrah digunakan sebagai bagian dari kidung pembuka sebelum misa Kamis Putih dimulai.

    Selayaknya kita berbangga dalam salib Yesus Kristus
    Kristus telah mengosongkan diriNya
    Dan mengambil rupa seorang hamba
    Dan menjadi sama dengan manusia
    Dan perilakuNya seperti manusia

    Selayaknya kita berbangga dalam salib Yesus Kristus
    Dalam keadaan sebagai manusia
    Ia telah merendahkan diriNya
    Dan taat sampai mati
    Bahkan sampai mati di salib

    Selayaknya kita berbangga dalam salib Yesus Kristus
    Itu sebabnya Allah sangat meninggikan Dia
    Dan mengaruniakan kepadaNya nama
    Yang mengatasi segala nama
    Agar dalam nama Yesus segala makhluk berlutut
    Selayaknya kita berbangga dalam salib Yesus Kristus

  2. 2. Piala Syukur Ini - Refren 021

    Lagu ini biasanya dinyanyikan pada saat Mazmur Tanggapan, dengan refrain:

    Inilah Tubuhku yang Diserahkan Bagimu
    Inilah Darahku yang Ditumpahkan Bagimu
    Lakukanlah Ini Akan Peringatan Kepadaku

    Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan
    Segala kebaikanNya kepadaku?
    Aku akan mengangkat piala keselamatan,
    Dan akan menyerukan nama Tuhan

    Piala syukur ini adalah persatuan adalah persekutuan dengan Darah Kristus

    Sungguh berhargalah di mata Tuhan
    Kematian semua orang yang dikasihiNya
    Aku hambaMu, anak dari cahayaMu
    Engkau telah melepaskan belengguku

    Piala syukur ini adalah persatuan adalah persekutuan dengan Darah Kristus

    Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepadaMu,
    Dan akan menyerukan nama Tuhan
    Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan
    Di depan seluruh umatNya

  3. 3. Kala Yesus Basuh Kaki MuridNya

    Bertema kerendahan hati dan pelayanan, lagu ini lumrah digunakan sebagai alternatif lagu pengiring pada saat prosesi basuh kaki oleh Imam kepada kedua belas rasul.

    Kala Yesus basuh kaki muridNya
    Kasih memercik di sana
    Rela hati Sang Hamba, rendahkan diriNya
    DituangNya kasih yang sempurna

    Lihatlah Yesus basuh kaki muridNya
    Menjelang tiba saatNya
    Untuk menyerahkan nyawa, membasuh dombaNya
    Dengan air dan darah tubuhNya

    Adakah yang kulakukan t'lah seturut teladanNya
    Mengabdi dengan rela melayani sesama
    S'perti Yesus basuh kaki muridNya
    S'perti Yesus basuh kaki muridNya

  4. 4. Ubi Caritas Est Vera

    Lagu ini adalah kidung gerejawi yang paling utama dinyanyikan saat Misa Perjamuan Tuhan pada Kamis Putih, terutama mengiringi perarakan persembahan atau pembasuhan kaki. Lagu ini bertemakan kasih dan persatuan, dan di Indonesia dimuat dalam Puji Syukur No 499.

    Ubi caritas est vera, Deus ibi est.
    Congregavit nos in unum Christi amor.
    Exsultemus, et in ipso jucundemur.
    Timeamus, et amemus Deum vivum.
    Et ex corde diligamus nos sincero.

    Ubi caritas est vera, Deus ibi est.
    Simul ergo cum in unum congregamur:
    Ne nos mente dividamur, caveamus.
    Cessent iurgia maligna, cessent lites.
    Et in medio nostri sit Christus Deus.

    Ubi caritas est vera, Deus ibi est.
    Simul quoque cum beatis videamus,
    Glorianter vultum tuum, Christe Deus:
    Gaudium quod est immensum, atque probum,
    Saecula per infinita saeculorum.

  5. 5. Jika Ada Cinta Kasih (PS 498 atau MB 402)

    Lagu ini biasa dinyanyikan pada malam Kamis Putih pada prosesi pembasuhan kaki oleh Imam kepada representasi 12 murid Yesus. Tak jarang, lagu ini juga digunakan pada saat Komuni.

    U: Jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan

    K: Cinta Kristus menyatukan kita semua.
    Dalam Dia bersoraklah dan bersukalah.
    Bertakwalah, sayangilah Tuhan yang hidup.
    Mari saling mengasihi sebulat hati.

    U: Jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan.

    K: Marilah kita berkumpul bersatu hati.
    Hendaklah kita hindarkan perselisihan.
    Hentikanlah perbantahan dan permusuhan.
    Semoga di tengah kita hadirlah Kristus.

    U: Jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan.

    K: Beserta orang kudus-Mu, ya Kristus Tuhan,
    kami memandang wajah-Mu yang mengagumkan.
    Itu sukacita kami yang tak terhingga,
    dan berbahagialah kami sepanjang masa.

    Keterangan: U=Umat, K=Koor.

  6. 6. Ini Persembahan Kami

    Lagu ini bisa jadi alternatif untuk dibawakan pada saat prosesi persembahan menuju ekaristi. Menceritakan soal persembahan dalam diri untuk Tuhan Allah di perjamuan suci, ekaristi kudus.

    Ya Tuhan kami datang ke hadapanMu
    Bersujud kami semua di hadiratMu
    Ini persembahan yang kami hantarkan, sucikanlah
    Syukur dan pujian, hormat bakti kami, terimalah

    Kami bawa roti anggur, buah karya kami kepadaMu Tuhan
    Hidup ini seluruhnya terimalah Tuhan
    Ini persembahan kami

    Ya Tuhan, kami bersyukur atas kasihMu
    Rahmat yang tiada banding melimpah selalu
    BimbinganMu nyata dalam hidup kami seluruhnya
    Terpujilah Tuhan, namaMu yang besar selamanya

    Kami bawa roti anggur, buah karya kami kepadaMu Tuhan
    Hidup ini seluruhnya terimalah Tuhan
    Ini persembahan kami

  7. 7. Pada Malam Sengsara

    Di Misa Kamis Putih, lagu ini khususnya dinyanyikan saat persiapan persembahan atau komuni. Lagu ini mengisahkan Perjamuan Terakhir Yesus sebelum wafat-Nya di kayu salib.

    Pada malam sengsara, di ambang wafat-Nya,
    mengambil roti, anggur, Yesus pun bersyukur.
    Makanlah dan minumlah: Tubuh dan Darah-Ku,
    dalam rupa yang tampak, ingatlah akan Daku.

    Kurban yang baru ini, kurban kasih sejati,
    penyucian manusia, warisan abadi.
    Makanlah dan minumlah: Tubuh dan Darah-Ku,
    dalam rupa yang tampak, ingatlah akan Daku.

    Ya Tuhan yang melayani, dan menyerahkan diri,
    jadikan kami saksi, kasih-Mu yang sejati.
    Makanlah dan minumlah: Tubuh dan Darah-Ku,
    dalam rupa yang tampak, ingatlah akan Daku.

  8. 8. Panis Angelicus

    Lagu ini umumnya dinyanyikan pada saat komuni dalam Misa Kudus, khususnya untuk merenungkan kehadiran Yesus dalam rupa roti. Tidak spesifik untuk Kamis Putih, lagu ini sebenarnya juga cocok dinyanyikan selama masa Paskah.

    Panis Angelicus
    Fit panis hominum
    Dat panis coelicus figuris terminum
    O res mirabilis
    Manducat Dominum

    Pauper, pauper servus et humilis
    Pauper, pauper servus et humilis
    Panis Angelicus
    Fit panis hominum

    Dat panis coelicus figuris terminum
    O res mirabilis
    Manducat Dominum

    Pauper, pauper servus et humilis
    Pauper, pauper servus, servus et humilis
    Pauper, pauper servus, servus et humilis

  9. 9. Kamulah Sahabat-Sahabatku - MB 403

    Lagu ini biasa dinyanyikan pada perayaan Misa Kamis Putih, khususnya saat penerimaan komuni atau perarakan Sakramen Mahakudus menuju tempat adorasi.

    "Kamulah sahabat - sahabatKu
    Bila melakukan perintahKu" Sabda Tuhan

    Kini kamu tidak Kusebut hamba lagi
    Melainkan teman-temanku
    Karena kamu sekalian telah mengetahui
    Semua yang Kuperbuat diantara kamu

  10. 10. Tantum Ergo

    Lagu ini biasa dinyanyikan dalam Gereja Katolik saat penghormatan dan Adorasi Sakramen Mahakudus. Lagu ini merupakan dua bait terakhir dari himne Pange Lingua karya Santo Thomas Aquinas, dan dinyanyikan sebelum berkat sakramen atau sesudah komuni, sebelum perarakan sakramen Tubuh dan Darah Kristus.

    Tantum ergo Sacramentum
    Veneremur cernui:
    Et antiquum documentum
    Novo cedat ritui:
    Praestet fides supplementum
    Sensuum defectui.
    Genitori, Genitoque
    Laus et iubilatio,
    Salus, honor, virtus quoque
    Sit et benedictio:
    Procedenti ab utroque
    Compar sit laudatio.

    Amen.

    Itulah deretan lagu untuk misa Kamis Putih. Satu prosesi sebelum merayakan Paskah atau Kebangkita Kristus dalam melawan maut.

    Fyi, perayaan Kamis Putih tahun 2026 ini akan jatuh pada 2 April 2026 ya. Catat, jangan sampai lupa gak ikut misa!

Share Article

Related Articles

See More