Comscore Tracker

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?

Apa kabar JKT48 sekarang ya?

I want you... i need you...i love you...
Bertemu denganmu
Semakin dekat jarak di antara kita
Maximun high tension

Salah satu lagu yang dibawakan JKT48 ini tentu gak asing lagi di telinga kamu. Heavy Rotation menjadi salah satu lagu yang membuat nama JKT48 makin mantap lho di industri musik Indonesia.

JKT48 pertama kali debut pada tahun 2011 dan saat itu, musik Indonesia memang sedang diramaikan oleh tren boyband dan girlband. Kehadiran JKT48 bisa dibilang cukup unik, karena ia satu-satunya yang punya sister group di luar Indonesia, yaitu AKB48 dari Jepang.

Sederet boyband dan girlband di era itu, sebut saja misal SMASH, Cherrybelle, dan 7icons kini memutuskan vakum bahkan bubar. Tapi JKT48 hingga 2020, jelang usia mereka yang ke-9, masih mewarnai industri hiburan Tanah Air. Sampai tahun ini, mereka sudah punya 9 generasi.

Konsep Idols You Can Meet jadi salah satu kekuatan JKT48. Fans mereka dikenal militan dan sangat loyal! Teather eksklusif yang terletak di fX Sudirman, Jakarta, selalu dipadati fans yang ingin menonton penampilan para member. Kamu termasuk fans JKT48, bukan?

Nah, pada tahun 2020 ini, apalagi di masa pandemik, bagaimana ya eksistensi JKT48? Apakah JKT48 masih dapat loyalitas dari penggemar? Cari tahu di bawah ini, ya!

1. IDN Times telah menghimpun data yang melibatkan 1.000 responden dalam satu hari

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?IDN Times/Arief Rahmat

Untuk mengetahui apakah JKT48 masih hits di usianya yang masuk 9 tahun, IDN Times melakukan survei elektronik dan berhasil menghimpun data dari 1.000 responden hanya dalam satu hari saja, yaitu pada 14 Juli 2020.

Survei tersebut disebarkan melalui media sosial IDN Times, seperti Instagram dan Twitter. Sebanyak 66,1 persen dari responden survei ini didapati adalah laki-laki dan 33,9 persen lainnya perempuan.

Selain itu, rentang usia responden paling banyak sekitar 15-22 tahun dengan persentase  71 persen, 23-30 tahun 25,7 persen, 31-38 tahun 2,8 persen, dan yang umurnya di atas 39 tahun 0,5 persen. Sebanyak 97,1 persen responden mengaku masih jadi fans JKT48 dan sisanya 2,9 persen sudah tidak lagi.

2. Responden survei ternyata fans loyal yang sudah ngefans sejak tahun-tahun awal JKT48 terbentuk

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?IDN Times/Arief Rahmat

Berdasarkan data, 63,5 persen responden mengaku pertama kali menyukai JKT48 sejak usianya masih di bawah 17 tahun. Ada pula yang mulai ngefans JKT48 pada rentang usia 17-30 tahun sebanyak 35,7 persen, dan yang di atas 30 tahun ada 0,8 persen.

Menariknya, para responden ini ternyata fans loyal yang sudah ngefans JKT48 sejak dulu. 21,9 persen mengaku sudah jadi fans sejak tahun 2012 dan 17,6 persen sejak 2013. Tahun 2019 yang terbilang masih sekitar satu tahun ke belakang juga cukup banyak mendatangkan fans baru, yakni 11,8 persen.

Selanjutnya, 11,4 persen berasal dari tahun debut 2011, 8,8 persen dari 2014, 7,2 persen dari 2018, 6,7 persen dari 2015, 6,2 persen dari 2016, 5,5 persen dari 2017, dan 2,9 persen dari 2020.

Dari survei ini juga dapat dikategorikan, 68,4 persen responden sudah jadi fans JKT48 selama lebih dari 3 tahun, 25,2 persen sekitar 1-3 tahun, dan yang baru kurang dari setahun ada 6,4 persen.

3. Sudah loyal, update pula! 73,4 responden mengaku tahu lho member JKT48 generasi ke-9

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?IDN Times/Arief Rahmat

Fans JKT48 ini memang loyal dan update banget! Dari data tersebut, 73,4 persen responden mengaku tahu member generasi ke-9 yang merupakan generasi terbaru. Banyak yang menyebut nama Marsha, Ashel, juga Caitlyn.

Generasi ke-8 juga cukup populer di kalangan fans loyal ini. Ada 21,5 persen di antaranya yang banyak menyebut nama Afiqah, Mira, Nunu, hingga Flora.

Selain dari member, pengetahuan mereka soal kabar ter-update dari JKT48 menjadi fakta kalau mereka memang masih mengikuti perkembangan sang idola.

Hasil mengatakan, 69,3 persen responden mengaku tahu kabar soal pengumuman JKT48 3rd digital photobook, 15,7 persen soal diangkatnya Frieska sebagai Kapten Team J, dan 9,7 persen soal perilisan single terbaru berjudul Rapsodi. Ketiga kabar tersebut merupakan kegiatan terbaru JKT48 pada tahun 2020.

Disusul lainnya adalah kabar soal si matahari team KIII, Viny JKT48 lulus pada Juli 2019 sebanyak 2,6 persen, Afiqah bintang iklan Oreo jadi member JKT48 pada 2018 sebanyak 1 persen, dan Nabilah si kang bajay kesayangan fans pada 2012 mendapat 0,6 persen.

Kabar lain seperti, Zara main film Keluarga Cemara pada 2019 dapat 0,6 persen dan yang terakhir Melody jadi general manager pada 2018 hanya 0,5 persen.

Melihat dari survei tersebut, bisa dibilang, banyak penggemar memang masih update dengan kegiataan terbaru dari JKT48.

4. Hampir 50 persen beralasan, menyukai JKT48 karena lagu-lagunya yang keren!

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?IDN Times/Arief Rahmat

Pesona JKT48 di mata fans ternyata adalah karyanya. Hasil survei menyebut, 45,7 persen responden mengaku menyukai JKT48 karena lagu-lagunya yang keren.

Selain itu, 25 persennya memilih kedekatan para member JKT48 dengan penggemar, visual member 15,2 persen, bakat para member 11,1 persen, dan koreografi mereka mencapai 3 persen.

Nah, selama pandemik yang gak memungkinkan mereka datang ke teather, 66,7 persen responden tetap ngikutin para member lewat media sosial seperti Instagram dan Twitter official mereka. Ada pula dengan cara nonton streaming di RCTI+ 12,2 persen, dari media online 9,2 persen, melalui media sosial official JKT48, 6,7 persen, lewat YouTube JKT48 3,8 persen, dan terakhir yang memilih website official JKT48 sebanyak 1,4 persen.

Baca Juga: 10 Potret Memesona Desy JKT48, Member yang Jago Bahasa Ngapak!

5. Di media sosial, menurut Melody, fans laki-laki dan perempuan sama banyak

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?instagram.com/jkt48

Menyikapi hasil survei di atas, Melody Laksani sebagai General Manager JKT48 sekaligus mantan member generasi 1, mengatakan, menurutnya, jika melihat dari media sosial, perbandingan fans laki-laki dan perempuan saat ini adalah 50:50.

"Yang datang ke teather memang 80 persen laki-laki, tetapi di social media perbandingan fans laki-laki dan perempuan adalah 50:50," ucap Melody dalam wawancara kepada IDN Times pada Jumat (24/07/2020).

Ia juga menambahkan, fans JKT48 paling banyak justru sekitaran umur 23-29 tahun. "Kalau secara insight yang paling banyak adalah 23-29 tahun. Baru yang kedua terbanyak adalah 15-22 tahun," lanjut Melody.

6. Melody sebut alasan JKT48 sempat merosot karena terlena dengan banyaknya fans dan kurang inovasi

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?instagram.com/jkt48

Berdasarkan hasil survei, fans JKT48 banyak yang berasal dari tahun-tahun awal debut mereka, sekitar 2012-2013, lalu sempat menurun sampai kembali naik pada tahun 2019. 

Melody sendiri tak menampik jika eksistensi JKT48 sempat merosot. Menurutnya, hal itu karena JKT48 terlena dengan banyaknya fans dan kurang inovasi dalam aktivitasnya. 

"Mungkin saat itu kami merasa terlena dengan banyaknya fans yang mendukung kami sehingga kegiatan kami menjadi rutinitas dan kurang berinovasi. Tapi kalau secara eksistensi, masih tetap hadir di kalangan fans JKT48," ucap Melody lagi.

Sementara munculnya banyak fans baru di tahun 2019, menurutnya, berkat didorong program inovatif yang mereka lakukan.

"Ya saya rasa juga demikian karena di tahun 2019 kami meluncurkan program RE:BOOST untuk mempromosikan JKT48 di Indonesia," tambahnya.

7. Dari kacamata penggemar, member yang melanggar golden rules jadi kurang memesona

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?instagram.com/jkt48

IDN Times juga ngobrol nih dengan penggemar JKT48 lama dan baru. Rudy misalnya, yang sudah jadi fans dari generasi 1. Ia merasa salah satu alasan kemerosotan JKT48 adalah karena ada sistem yang berubah. Selain itu, adanya pelanggaran golden rules, seperti memiliki hubungan spesial dengan lawan jenis, juga berpengaruh terhadap rasa suka fans pada JKT48.

"Ada pula member-member yang mungkin sekarang kurang memerhatikan apa itu golden rules-nya JKT48. Walaupun iya itu hak mereka, tapi JKT48 punya aturan sendiri, kadang karena itu fans ada yang kecewa. Jadi ya attitude member bisa berimbas ke eksistensi JKT48, bisa berkurangnya fans," tutur Rudy.

Merespons pernyataan tersebut, Melody mengatakan bahwa JKT48 pasti bertindak tegas kepada member yang melanggar peraturan tersebut. Terkait pengaruhnya terhadap eksistensi, menurut Melody tidak bisa dilihat dari faktor itu saja.

"Menurut saya, kalau mengenai golden rules kami pasti menindak tegas member yang melanggar peraturan tersebut. Ada beberapa kasus member harus diturunkan ke academy," kata Melody.

Ia menambahkan, "Kalau mengenai eksistensi JKT48, saya rasa ada banyak faktor yang memengaruhinya, seperti pergeseran selera pasar musik Indonesia kemudian kurangnya inovasi yang tepat sasaran dari kami."

8. Makin sulit dampak pandemik, JKT48 optimis bisa bersinar lebih terang

[INFOGRAFIS] Hampir 9 Tahun Berkarier, JKT48 Masih Hits Gak Sih?instagram.com/jkt48

Tahun 2020, jelang usia ke-9, juga menjadi tahun yang sulit bagi JKT48. Melody mengatakan, di tahun 2020 ini sebenarnya banyak sekali program yang sudah direncanakan untuk menjaga eksistensi JKT48.

Selain akhirnya bisa meluncurkan original single Rapsodi, JKT48 sudah menyiapkan event, seperti camping bareng, event suit (janken), circus 2020, dan banyak lagi. Namun dampak pandemik terhadap JKT48, diakui Melody, sangat berat.

"Pertunjukan theater dan handshake event tidak dapat digelar, job off-air juga banyak yang batal atau ditunda. Di satu sisi untuk tetap menjalankan grup ini tetap ada berbagai pengeluaran yang tidak bisa dihindari," kata Melody.

Karenanya, demi bisa bertahan, salah satu inovasi yang dilakukan JKT48 adalah melakukan video call yang diharapkan bisa memfasilitasi kekangenan fans berkomunikasi dengan member.

"Walaupun memang belum bisa menggantikan benefit seperti theater dan handshake event, kami sangat bersyukur banyak fans yang berkontribusi membantu kami berjuang untuk bisa bertahan melalui masa sulit ini dengan cara ikut serta video call atau membeli produk-produk merchandise kami," tutur perempuan 28 tahun ini.

Aktivitas lain yang digenjot JKT48 untuk bisa bertahan dari pandemik dan menunjukkan eksistensinya adalah memperbanyak konten di YouTube, media sosial, dan kerjasama dengan RCTI+ yang memungkinkan live streaming beberapa lagu dari theater. Tampil di atas panggung lagi, menurut Melody, membuat para member JKT48 bersemangat. Namun pastinya masih ada yang kurang, seperti teriakan para penggemar yang bisa memberi energi lebih untuk mereka.

"Kangennya fans mungkin terobati, tapi kangennya member melihat ada fans yang menonton mereka perform itu justru yang belum, karena fansnya kan tidak hadir secara fisik, jadi member tidak bisa lihat mereka," serunya.

Melody berharap keadaan bisa kembali normal agar baik member maupun fans bisa kembali bertatap muka. Melody juga berpesan kepada member JKT48 agar bisa berkembang sesuai zaman untuk tetap eksis berkarya.

"Tidak kehilangan jati diri sebagai member JKT48, lebih kuat dan bersemangat, bisa berkembang sesuai dengan zaman. Bisa terus memberikan energi positif di tengah dunia yang serba tidak menentu," ujarnya.

Afiqah Amaninah sebagai salah satu member generasi ke-8 tampak optimis menghadapi situasi sulit saat ini. Dengan tetap menjaga semangat dan kekompakan, ia yakin, JKT48 akan makin bersinar.

"Tetap kompak, solid, satu hati untuk membuat JKT48 semakin maju dan semakin lebih dikenal lagi," ucap Afiqah kepada IDN Times pada Kamis (24/07/2020).

Masih punya banyak fans setia, semoga JKT48 juga bisa kembali berkarya dan melebarkan sayapnya untuk merengkuh penggemar-penggemar baru, ya! Ganbatte JKT48!

Baca Juga: JKT48 Siap Merayakan Pernikahanmu, Kok Bisa?

Topic:

  • Erfah Nanda
  • Zahrotustianah
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya