Comscore Tracker

Tak Hanya Politik & Bola, Ini Pengertian Stan Twitter Seorang Idola

Siapa bilang Twitter hanya tempat debat politik?

Jakarta, IDN Times –  Stan Twitter?  Kalau kamu belum pernah dengar istilah ini berarti ya sebagai anak Twitter kamu levelnya main di “Twitter local”. Sering denger gak sih kalau di Twitter itu tempatnya tiga golongan, kaum yang ngomongin politik, kaum fans bola dan terakhir fans fanatik yang sering disebut "Stan Twitter".

Menurut definisi Urban Dictionary, “Stan Twitter” adalah bagian dari Twitter di mana para fans super loyal, pemuja berat mengikuti setiap detik tentang idolanya. Segereget itu. Kata “stan” didefinisikan sebagai penggemar maniak yang terlalu bersemangat untuk seorang selebriti dan berasal dari lagu hit Eminem berjudul “Stan” pada tahun 2002.

Mereka adalah penggemar yang berbicara tentang acara TV, artis, dan selebriti favorit. Ini tempat di mana kamu bisa menemukan orang-orang yang berpikiran sama dan yang menyukai hal-hal yang sama. Bagian Twitter ini penuh dengan kumpulan fanbase dan terkenal karena budaya dan perilaku fanatik. 

Serial TV dan film yang mempunyai fanbase besar di Twitter di antaranya Game of Thrones, Stranger Things, dan Marvel Cinematic Universe. Penggemar penyanyi-penyanyi seperti Ariana Grande, Taylor Swift, BTS, EXO dan BLACKPINK terkenal memiliki fanbase yang sangat berdedikasi, dan sering disebutkan oleh media tentang budaya “stan”. 

Mau tahu lebih lanjut tentang Stan Twitter?  Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Budaya Stan Twitter memperkuat ikatan antara penggemar dan artis

Tak Hanya Politik & Bola, Ini Pengertian Stan Twitter Seorang IdolaInstagram.com/arianagrande

Berkat internet, hubungan penggemar dan artis telah berkembang secara signifikan dari apa yang ada di masa-masa awal fandom. Kehidupan selebriti sekarang jauh lebih mudah diakses daripada sebelumnya, menempatkan penggemar mereka dalam posisi istimewa. Seringnya interaksi idola yang meningkat mungkin saja yang mendorong kesetiaan mereka. 

Fans menjalankan akun seolah-olah mereka kepala hubungan masyarakatnya artis. Mereka melakukan apa pun yang bisa untuk mengendalikan rumor, mempertahankan karakter, dan mempromosikan lagu. Komunitas fans online seperti “Stan Twitter” adalah kekuatan pendorong utama buat inisiatif memecahkan rekor.

Contohnya, penggemar Ariana Grande adalah alasan besar bagi kesuksesan lagunya, "Thank U, Next”. Lagu ini dirilis tanpa pengumuman atau promosi sebelumnya, namun masih bisa debut di nomor 1 di Billboard Hot 100 Charts dan album terbarunya memecahkan beberapa rekor streaming. Ini karena respons fansnya di media sosial, membuatnya menjadi beberapa trending topic di Twitter. 

Baca Juga: Jadi Fans KPop Berfaedah Gak, Sih? Fanboy Ini Membuktikannya

2. “Stan Twitter” sering memulai konflik

Tak Hanya Politik & Bola, Ini Pengertian Stan Twitter Seorang IdolaBerbagai Sumber

Tidak jarang terjadi pertentangan antara fanbase-fanbase yang berbeda atau disebut “fanwars”. Twitter adalah pedang bermata dua. Ketika kamu menyenggol idola suatu fanbase, mereka tanpa ampun akan menyerang fandommu termasuk idolamu sekalipun.

Ini menciptakan persepsi negatif tentang apa yang biasanya menjadi bayangan dari cinta dan gairah yang datang dengan fanbase. Fans punya persahabatan yang intens dengan sesama fanbase mereka, dan ini menciptakan pasukan dukungan yang kuat kepada artis yang mereka kagumi. Mudah sekali untuk jatuh ke dalam pola pikir “pendapatku lebih bagus dari punyamu” di “Stan Twitter”. 

Ada banyak situasi di mana orang dihina karena penampilan, ras, atau gangguan mental karena punya pendapat beda tentang seorang artis. “Di seluruh dunia budaya stan ini luar biasa dan hebat dan sering kali menghubungkan orang-orang, bisa sangat menyakitkan,” kata penyanyi Alessia Cara. 

3.Meskipun negatif, “Stan Twitter” lebih sering menyatukan orang dan dapat menciptakan persahabatan baru

Tak Hanya Politik & Bola, Ini Pengertian Stan Twitter Seorang Idolatwitter.com/MaimonBP

Semakin kita memisahkan diri menjadi grup yang lebih kecil, lebih intim untuk bergaul online, semakin banyak grup yang saling tumpang tindih dengan kesukaan yang sama. Ini menyatukan orang dan menciptakan koneksi. Koneksi ke orang lain dan keinginan informasi tidak terbatas, adalah yang memulai dunia digital. 

Menemukan tempat-tempat kecil yang penuh penyatuan adalah hal yang mewah. “Stan Twitter” adalah tempat sedekat mungkin di mana internet bisa mendatangkan perasaan puas. Interaksi pada tweet dan groupchat untuk orang-orang yang memiliki kesamaan menciptakan ikatan di antara orang-orang yang sulit ditemukan saat ini. 

Buat banyak orang, “Stan Twitter” menjadi jalan keluar dari real life yang membuat pusing. Ketika hidup mulai tak adil, mereka akan lari ke Twitter untuk menemukan orang-orang sefrekuensi dan bisa menciptakan perasaan senang dan lega.

Namun jangan sampai kebablasan karena ada berbagai orang dengan banyak tujuan di Twitter. Konten yang kita konsumsi membentuk kita, dengan cara yang baik maupun buruk. Tinggal bagaimana bisa kita menyaringnya sesuai keinginan.

Well, siapa bilang main Twitter kian membosankan karena jadi tempat debat politik? Coba deh temukan orang-orang yang memiliki kesukaan sama dengan kamu di Twitter.

Penulis: Naila Pringgadani

Baca Juga: Sering Dapat Cibiran, 5 Dampak Positif yang Justru Dialami Fans KPop

Topic:

  • Erina Wardoyo

Just For You