Fakta 4 Era JKT48, Dari RE:BOOST hingga FIGHT!

- Sejak 2011, JKT48 telah melalui empat era besar—RE:BOOST, ONE, NEW ERA, dan FIGHT!—yang menandai perjalanan evolusi konsep serta strategi mereka untuk terus berkembang bersama penggemar.
- Setiap era membawa perubahan signifikan seperti restrukturisasi tim, rebranding konsep idol, hingga peluncuran proyek dan single baru yang memperkuat identitas grup di industri musik Indonesia.
- Memasuki era FIGHT! pada 2026, JKT48 kembali membentuk tiga tim utama dengan semangat baru untuk menjaga eksistensi dan menghadirkan inovasi bagi para penggemar setianya.
JKT48 telah melewati banyak proses tumbuh dan berkembang bersama fans sejak tahun 2011. Selama waktu yang panjang tersebut, JKT48 juga sudah beberapa kali berganti era melalui sejumlah tagline dan konsep yang beragam.
Perubahan era ini dilakukan supaya JKT48 tak terlena dengan zona nyaman dan terus berkembang dengan inovasi baru. Dalam setiap era, JKT48 selalu menghadirkan project baru yang semakin seru untuk dilalui bersama penggemar. Yuk, simak 4 era di JKT48 yang telah membentuk grup ini menjadi seperti yang sekarang.
1. JKT48 RE:BOOST

Proyek "JKT48 RE:BOOST" diumumkan pertama kalinya pada 8 April 2018 oleh Melody Laksani yang kala itu menjabat sebagai General Manager JKT48. Perubahan era ini dilakukan karena keresahan bahwa popularitas JKT48 kala itu semakin menurun. Era ini berlangsung selama 1,5 tahun, sejak Juli 2018 hingga Desember 2019.
Melalui era ini, JKT48 mengubah konsep mereka yang semula "Idol You Can Meet" menjadi "Idol That Will Come to Meet You." Langkah awal yang dilakukan untuk mengawali era ini adalah team shuffle atau perombakan team dengan memindahkan anggota dari satu team ke team lain. Tiga team yang ada di JKT48 kala itu juga memiliki komposisi anggota yang berbeda, oleh karena itu JKT48 memukul rata setiap team agar masing-masing berisi 16 anggota.
Bersamaan dengan pembentukan team yang baru, JKT48 juga mengumumkan kapten serta center baru dari masing-masing team. Selain itu, ada "JKT48 Circus" atau tur yang diikuti oleh setiap team untuk mengunjungi penggemar di berbagai kota di luar Jakarta. Sebelum tur tersebut dimulai, JKT48 merilis double single "Everyday, Kachuusha" dan "UZA" sebagai penanda dimulainya "JKT48 RE:BOOST."
JKT48 juga melakukan perubahan untuk sistem JKT48 Trainee menjadi JKT48 Academy dan menunjuk Kinal sebagai kepala sekolahnya. Selain itu, di tahun 2018 juga dilaksanakan event "JKT48 Sports Competition" serta "Sousenkyo."
2. JKT48 ONE

Melalui konser ulang tahun ke-8 JKT48, Melody Laksani menyampaikan detail mengenai perubahan tagline mereka menjadi "JKT48 ONE." Perubahan konsep menjadi "One For All" ini bermaksud untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara member dan penggemar. JKT48 memulai pergerakan dengan kembali melakukan team shuffle dan membubarkan Team T.
Dalam konser tersebut, diumumkan juga kapten baru JKT48 serta kapten baru Team KIII. Melody kemudian memaparkan program yang akan dijalankan "JKT48 ONE" pada tahun 2020, mulai dari live stream pertunjukan teater, perilisan setlist teater di platform musik digital, setlist baru untuk Academy dan Team KIII, handshake event setiap bulan, Janken Competition, JKT48 Camping yang diikuti oleh member dan penggemar, hingga kerja sama dengan SKE48. Sayangnya, beberapa program tersebut tak bisa terlaksana karena adanya pandemi.
3. JKT48 NEW ERA

Restrukturisasi yang dilakukan oleh JKT48 akibat pandemi masih menjadi momen yang tak pernah hilang dari ingatan penggemar. Member yang terkena dampak restrukturisasi kala itu terdiri dari 15 member team, 11 siswi Academy Class A, serta seluruh anggota generasi 10 yang baru 3 bulan bergabung di JKT48. Setelah kejadian besar ini, tepatnya pada Maret 2021, JKT48 melakukan rebranding dengan tagline "JKT48 NEW ERA" bersama 33 member dan menghapus sistem team.
Sebagai penanda dimulainya era ini, JKT48 merilis single "Cara Ceroboh Untuk Mencinta" dan menampilkan setlist "Aturan Anti Cinta," "Gadis-Gadis Remaja," dan "Tunas di Balik Seragam." Era ini menjadi titik balik JKT48 mencapai popularitasnya lagi setelah melewati banyak masa sulit. Sudah ada banyak karya yang JKT48 rilis di era ini, mulai dari single original, setlist original, special performance video, dan banyak kolaborasi dengan musisi serta brand besar di Indonesia.
4. JKT48 FIGHT!

"JKT48 NEW ERA" mungkin sudah terlanjur melekat di hati banyak orang, sehingga pengumuman mengenai perubahan konsep menjadi "JKT48 FIGHT!" cukup mengejutkan penggemar maupun member. Pengumuman ini disampaikan melalui konser "The First Snow" (20/12/2025) dan "JKT48 FIGHT!" resmi dimulai pada 1 Januari 2026. Setelah 4 tahun menghapus sistem team, JKT48 kembali membentuk 3 team di formasi "JKT48 FIGHT!," yaitu Team Love, Team Dream, dan Team Passion.
Freya dari generasi 7 terpilih untuk menjadi kapten JKT48 yang baru dan menemani para member untuk terus berkembang di "JKT48 FIGHT!." Program yang telah dijalankan oleh "JKT48 FIGHT!" adalah perilisan single ke-27, yaitu "Andai 'Ku Bukan Idola" pada 4 Februari lalu. Kemudian, tahun ini JKT48 juga akan kembali mengadakan Teater Sementara di luar Jakarta serta menggelar event "Request Hour."
Eksistensi JKT48 sebagai idol group di Indonesia masih begitu kuat meski kini sudah memasuki tahun kelima belasnya di industri musik. Dalam setiap era, JKT48 selalu memberikan usaha maksimal mereka untuk melahirkan karya inovatif yang menghibur penggemar. Era JKT48 mana yang paling membekas untukmu?



















