Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Barat tentang Kehidupan Setelah Putus, Bukan Sekadar Move On!

5 Film Barat tentang Kehidupan Setelah Putus, Bukan Sekadar Move On!
cuplikan film How to Be Single (dok. Wrigley Pictures/How to Be Single)
  • Lima film Barat mengangkat kehidupan setelah putus sebagai proses panjang untuk menata ulang diri, bukan sekadar melupakan mantan atau mencari pasangan baru.
  • The Holiday dan The Break-Up menyoroti pemulihan melalui kemandirian, persahabatan, serta kerumitan melepas kebiasaan dan rutinitas yang dibangun bersama pasangan.
  • Eat Pray Love, How to Be Single, dan Someone Great menggambarkan pencarian jati diri, penerimaan kesendirian, serta adaptasi terhadap perubahan hidup setelah hubungan berakhir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Putus cinta sering dianggap selesai ketika dua orang memutuskan untuk tidak lagi bersama. Padahal, kehidupan setelah hubungan berakhir justru bisa menjadi perjalanan yang panjang dan penuh proses. Ada yang harus belajar menikmati kesendirian, membangun kembali kepercayaan diri, hingga menemukan siapa dirinya di luar sebuah hubungan.

Tak heran kalau sejumlah film Barat menggambarkan fase tersebut dengan cara yang lebih realistis. Bukan hanya tentang menangisi mantan atau mencari pasangan baru, film-film ini memperlihatkan bagaimana seseorang perlahan menata kembali hidupnya setelah kehilangan sebuah hubungan. Nah, berikut lima film yang bisa menemani kamu melihat sisi lain dari kehidupan setelah putus. Check it out!

  1. 1. The Holiday (2006)

    cuplikan film The Holiday
    cuplikan film The Holiday (dok. Columbia Pictures/The Holiday)

    Film The Holiday mengikuti Amanda (Cameron Diaz) dan Iris (Kate Winslet) sama-sama sedang menghadapi masalah percintaan ketika mereka memutuskan bertukar rumah selama liburan. Amanda baru saja mengakhiri hubungan setelah mengetahui kekasihnya berselingkuh, sementara Iris masih terjebak dalam perasaan terhadap laki-laki yang tidak benar-benar memilihnya. Keduanya kemudian pergi jauh dari rutinitas masing-masing untuk mendapatkan sedikit ruang dari kehidupan yang sedang berantakan.

    Menariknya, proses penyembuhan dalam The Holiday tidak hanya datang dari hubungan romantis baru. Amanda dan Iris juga menemukan kembali keberanian, kemandirian, persahabatan, serta rasa percaya terhadap diri sendiri. Film ini mengingatkan bahwa terkadang proses move on bukan tentang melupakan seseorang, melainkan belajar melanjutkan hidup tanpa dirinya.

  2. 2. The Break-Up (2006)

    cuplikan film The Break-Up
    cuplikan film The Break-Up (dok. Universal Pictures/The Break-Up)

    The Break-Up merupakan salah satu film putus cinta paling laris. Menceritakan tentang Gary (Vince Vaughn) dan Brooke (Jennifer Aniston) yang mengalami masalah yang sama selama bertahun-tahun. Setelah pertengkaran yang semakin sering terjadi, Brooke memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Masalahnya, keduanya masih tinggal di apartemen yang sama sehingga proses berpisah justru menjadi semakin rumit.

    Alih-alih menggambarkan putus cinta sebagai momen dramatis yang langsung berakhir setelah salah satu pihak pergi, The Break-Up memperlihatkan betapa berantakannya kehidupan setelah sebuah hubungan berakhir. Ada rasa kecewa, ego, kebiasaan lama, dan kenangan yang masih melekat dalam kehidupan sehari-hari. Film ini menunjukkan bahwa terkadang berpisah bukan hanya soal kehilangan pasangan, tetapi juga kehilangan rutinitas dan kehidupan yang selama ini dibangun bersama.

  3. 3. Eat Pray Love (2010)

    cuplikan film Eat Pray Love
    cuplikan film Eat Pray Love (dok. Columbia Pictures/Eat Pray Love)

    Eat Pray Love jadi salah satu film pencarian jati diri paling legendaris. Sinopsisnya, setelah mengalami perceraian dan hubungan yang tidak berjalan sesuai harapan, Liz Gilbert (Julia Roberts) menyadari bahwa dirinya membutuhkan perubahan besar. Ia kemudian meninggalkan kehidupan lamanya dan melakukan perjalanan ke Italia, India, hingga Bali untuk mencari kembali keseimbangan dalam dirinya. Perjalanan tersebut menjadi kesempatan bagi Liz untuk memahami apa yang sebenarnya ia inginkan dari kehidupan.

    Eat Pray Love menarik karena proses penyembuhan Liz tidak sepenuhnya berpusat pada mencari cinta baru. Ia justru belajar menikmati kesendirian, mengenal dirinya sendiri, membuka hati, dan menemukan kebahagiaan melalui pengalaman yang jauh lebih luas daripada hubungan romantis. Film ini seolah mengatakan bahwa setelah sebuah hubungan berakhir, masih ada perjalanan panjang untuk kembali menjadi diri sendiri.

  4. 4. How to Be Single (2016)

    cuplikan film How to Be Single
    cuplikan film How to Be Single (dok. Wrigley Pictures/How to Be Single)

    Selanjutnya adalah film komedi romantis How to be Single. Ceritanya tentang Alice (Dakota Johnson) yang memutuskan untuk mengambil jeda dari hubungannya dengan Josh (Nicholas Braun). Ini karena Alice ingin mengetahui seperti apa kehidupannya jika ia benar-benar sendiri. Ia kemudian pindah ke New York dan mulai mengenal dunia kehidupan single melalui sahabatnya, Robin (Rebel Wilson). Namun, menjadi single ternyata tidak sesederhana menikmati kebebasan atau pergi ke berbagai pesta.

    Film ini memperlihatkan beragam cara orang menghadapi kesendirian. Ada yang menggunakan masa single untuk bersenang-senang, ada yang terus mencari pasangan, dan ada pula yang mulai memahami bahwa dirinya memang perlu belajar menikmati hidup tanpa bergantung pada hubungan romantis. Pada akhirnya, How to Be Single menunjukkan bahwa menjadi single bukan sekadar status sementara sebelum menemukan pasangan berikutnya.

  5. 5. Someone Great (2019)

    cuplikan film Someone Great
    cuplikan film Someone Great (dok. Netflix/Someone Great)

    Terakhir, ada film Someone Great yang kisahnya tentang Jenny (Gina Rodriguez) yang baru saja mendapatkan kesempatan besar dalam kariernya sebagai jurnalis musik. Namun, kebahagiaannya harus berhadapan dengan kenyataan bahwa hubungan sembilan tahunnya bersama Nate (Lakeith Stanfield) berakhir setelah sang kekasih memilih jalan yang berbeda. Perpisahan tersebut terasa semakin berat karena Jenny juga harus meninggalkan kota tempat mereka membangun banyak kenangan bersama.

    Alih-alih menjadikan kisahnya hanya tentang usaha mendapatkan kembali sang mantan, Someone Great memperlihatkan bagaimana Jenny mencoba menerima perubahan besar dalam hidupnya. Bersama kedua sahabatnya, Erin (DeWanda Wise) dan Blair (Brittany Snow), ia menjalani satu malam yang menjadi semacam perpisahan dengan kehidupan lamanya. Film ini mengingatkan bahwa terkadang proses move on bukan tentang melupakan seseorang, melainkan belajar melanjutkan hidup tanpa dirinya.

    Pada akhirnya, kehidupan setelah putus memang tak selalu berjalan lurus. Ada hari ketika seseorang merasa sudah baik-baik saja, tetapi kemudian kembali teringat pada masa lalu. Lima film di atas menunjukkan bahwa move on bukan perlombaan untuk segera melupakan mantan, melainkan proses untuk membangun kembali kehidupan yang sempat terasa berbeda setelah sebuah hubungan berakhir. Tertarik nonton yang nomor berapa?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More