4 Film dan Serial Finn Bennett, Bintang Backrooms yang Naik Daun

- Finn Bennett mencuri perhatian lewat perannya sebagai Bobby Franklin di film horor A24 berjudul Backrooms (2026), yang menghadirkan dunia liminal penuh teror dan misteri.
- Sebelum Backrooms, Bennett tampil memukau di True Detective: Night Country (2024), Warfare (2025), dan Eye for an Eye (2025) dengan karakter beragam dari polisi muda hingga sosok antagonis.
- Tahun 2026, ia juga membintangi serial HBO A Knight of the Seven Kingdoms sebagai Pangeran Aerion Targaryen, memperlihatkan transformasi totalnya dalam peran villain yang kuat.
Bioskop Tanah Air baru saja diramaikan oleh perilisan Backrooms (2026) yang sudah lama dinantikan para pencinta creepypasta. Film horor A24 garapan Kane Parsons tersebut menghadirkan teror dunia liminal yang ganjil, mencekam, dan bikin rasa penasaran penonton terus terpancing.
Di tengah deretan pemainnya, nama Finn Bennett ikut mencuri perhatian berkat perannya sebagai Bobby Franklin yang terseret ke dalam mimpi buruk tak berujung tersebut. Meski baru belakangan ini banyak dibicarakan berkat Backrooms, karier Bennett sebenarnya sudah dibangun lewat sejumlah proyek menarik.
Aktor muda berdarah Irlandia/Inggris itu telah menunjukkan kemampuan aktingnya dalam berbagai genre, mulai dari serial kriminal, film perang, hingga kisah fantasi. Kalau penasaran seperti apa perjalanan Finn Bennett sebelum jadi bintang Backrooms, empat film dan serialnya berikut wajib masuk watchlist-mu!
1. True Detective: Night Country (2024)

Peran utama pertama Finn Bennett didapatnya lewat musim keempat serial antologi kriminal populer HBO, True Detective, yang bertajuk Night Country. Berlatar di kota fiktif Ennis, Alaska, ceritanya berpusat pada hilangnya delapan ilmuwan secara misterius dari sebuah stasiun riset tanpa meninggalkan jejak. Untuk mengungkap misteri tersebut, dua detektif dengan kepribadian bertolak belakang, Liz Danvers (Jodie Foster) dan Evangeline Navarro (Kali Reis), terpaksa bekerja sama sambil menghadapi trauma masa lalu mereka.
Bennett sendiri memegang peranan krusial sebagai Peter Prior, polisi muda lokal yang sangat setia kepada Detektif Danvers. Sialnya, kesetiaan tersebut membuat posisinya semakin rumit ketika ia harus memilih antara Danvers atau ayah kandungnya sendiri yang korup. Penampilan Bennett di sini mendapat banyak pujian karena mampu menghadirkan sosok pemuda yang polos sekaligus rapuh saat harus menghadapi konflik keluarga dan dilema moral yang sangat berat.
2. Warfare (2025)

Sebelum Backrooms, Finn Bennett ternyata telah lebih dulu membintangi film A24 berjudul Warfare yang disutradarai oleh Alex Garland dan Ray Mendoza. Film ini mengikuti satu peleton Navy SEAL yang menjalankan misi pengawasan di Ramadi, Irak, sebelum situasi berubah kacau dan memaksa mereka bertahan di rumah warga sipil yang dikepung kelompok pemberontak. Berbeda dengan kebanyakan film perang yang mengandalkan adegan heroik spektakuler, Warfare terasa lebih spesial karena menyuguhkan pertempuran yang sangat dekat, brutal, dan menegangkan.
Di film ini, Bennett kebagian peran sebagai John, salah satu anggota pasukan elite yang berada di garis depan operasi berbahaya tersebut. Berkat pelatihan militer intensif yang dijalani seluruh pemain sebelum syuting dimulai, penampilannya terasa sangat natural dan meyakinkan sepanjang film. Warfare pun menjadi salah satu proyek yang semakin memperkuat reputasi Bennett di Hollywood hingga turut mengantarkannya meraih Trophée Chopard di Cannes pada tahun yang sama.
3. Eye for an Eye (2025)

Selain Warfare, pada 2025 lalu kemampuan akting Finn Bennett juga diuji lewat Eye for an Eye yang bergenre horor. Aktor kelahiran 1999 tersebut dipercaya memerankan Shawn Heard, remaja yang tampak menawan di permukaan, tetapi menyimpan sifat manipulatif dan kejam. Berbeda dengan peran-peran sebelumnya, di film ini Bennett sukses menghidupkan sosok antagonis yang menjadi pemicu utama rentetan teror dalam cerita.
Eye for an Eye mengisahkan Anna (Whitney Peak), remaja yang pindah ke Florida setelah kehilangan kedua orang tuanya. Dalam upayanya beradaptasi dengan lingkungan baru, ia terjerumus ke dalam pergaulan toksik bersama dua pemuda lokal, Shawn (Bennett) dan Julie (Laken Giles), hingga terlibat dalam aksi perundungan fatal terhadap seorang anak. Perbuatan tersebut kemudian membangkitkan Mr. Sandman, sosok mengerikan yang meneror mereka melalui mimpi dan mengincar mata para korbannya sebagai bentuk balas dendam.
4. A Knight of the Seven Kingdoms (2026)

Akting kece Finn Bennett juga bisa kamu saksikan dalam A Knight of the Seven Kingdoms, yang jadi salah satu serial HBO paling dibicarakan tahun ini. Berlatar seabad sebelum peristiwa dalam Game of Thrones, kisahnya berfokus pada petualangan seorang ksatria idealis bernama Ser Duncan the Tall (Peter Claffey) bersama pendamping mudanya yang cerdik, Egg (Dexter Sol Ansell). Menariknya, dibandingkan dengan adaptasi karya George R. R. Martin lainnya, serial ini hadir dengan nuansa yang lebih ringan dan berfokus pada perjalanan karakternya ketimbang konflik berskala besar.
Bennett sendiri bertransformasi total menjadi Pangeran Aerion Targaryen, yang dikenal kejam, arogan, dan sulit ditebak. Karakter berjuluk "Aerion the Monstrous" tersebut menjadi ancaman besar bagi Dunk dan Egg sepanjang alur cerita, sekaligus memperlihatkan sisi gelap keluarga Targaryen yang legendaris. Lewat penampilan yang menjengkelkan dalam porsi yang tepat, Bennett sukses menghadirkan villain yang bikin penonton gemas sekaligus sulit berpaling dari layar!
Itulah deretan film dan serial keren yang membuktikan kalau kualitas akting Finn Bennett memang gak kaleng-kaleng. Jadi, selagi pesona aktingnya di Backrooms masih membekas, yuk langsung mulai maraton semua judul yang dibintanginya di atas!





















