Ingin mereset algoritma film kamu yang belakangan berkutat pada premis serupa? Silakan coba film-film karya sutradara perempuan Argentina, Maria Luisa Bemberg. Namanya memang agak asing, tetapi ia dikenal luas para pengamat film dan studi feminisme sebagai salah satu tokoh penting dalam promosi ideologi feminisme interseksional.
Sering disandingkan dengan rekan sejawatnya, Lucrecia Martel, Bemberg sering menyelipkan elemen kesadaran kelas dalam film-filmnya yang berpusat kepada perempuan. Ini membuat karyanya terasa berbeda dan penting ditonton.
