5 Film Horor yang Wajib Kamu Tonton sebelum Obsession

- Film horor Obsession (2025) akan tayang di Indonesia pada 26 Juni 2026, mengisahkan pria kesepian yang terjebak dalam obsesi berbahaya lewat mainan supernatural.
- Artikel merekomendasikan lima film bertema serupa—Misery, Audition, Together, The Love Witch, dan Pearl—yang menyoroti sisi gelap obsesi dan romansa toksik.
- Masing-masing film menghadirkan pendekatan unik terhadap teror psikologis dan ketergantungan emosional, menjadikannya tontonan wajib sebelum menyaksikan Obsession di bioskop.
Setelah mencetak hasil impresif di box office, Obsession (2025) akhirnya siap tayang di Indonesia pada Jumat (26/6/2026). Ceritanya mengikuti pria kesepian bernama Bear (Michael Johnston) yang menggunakan mainan supernatural untuk membuat Nikki (Inde Navarrette), cewek gebetannya, membalas perasaannya, tapi malah jadi senjata makan tuan. Dengan paduan romansa toksik, obsesi yang gak sehat, dan teror psikologis yang mengusik, gak heran jika film horor kreasi Curry Barker ini mencuri perhatian banyak pencinta genre tersebut.
Menariknya, sederet tema yang diangkat dalam Obsession bukanlah hal baru dalam dunia horor. Ada sejumlah judul yang menawarkan kisah serupa dengan pendekatan yang gak kalah mengerikan dan membekas di ingatan. Sebelum menyaksikan Obsession di bioskop, berani uji nyali dulu dengan lima rekomendasi film horor di bawah ini?
1. Misery (1990)

Misery bisa jadi pemanasan sempurna karena menyajikan teror psikologis akibat obsesi bergelora dari karakter utamanya, persis seperti Obsession. Disutradarai oleh Rob Reiner, ceritanya berfokus pada Paul Sheldon (James Caan), penulis terkenal yang mengalami kecelakaan di tengah badai salju. Ia kemudian diselamatkan oleh Annie Wilkes (Kathy Bates), mantan perawat yang mengaku sebagai penggemarnya. Namun, pertolongan itu berubah jadi mimpi buruk saat Annie tahu kalau Paul mematikan karakter favoritnya, hingga nekat menyekap dan menyiksa sang penulis.
Secara kualitas, film adaptasi novel Stephen King ini gak perlu diragukan lagi karena sukses besar baik secara kritik maupun komersial. Berkat penampilannya yang luar biasa intimidatif, Kathy Bates bahkan berhasil membawa pulang Oscar kategori Best Actress. Gak cuma itu, Annie Wilkes juga dinobatkan oleh American Film Institute sebagai salah satu villain paling mengerikan dalam sejarah perfilman.
2. Audition (1999)

Masih dari era 90-an, ada Audition yang gak kalah direkomendasikan untuk ditonton sebelum Obsession. Film karya Takashi Miike ini sukses memutarbalikkan pakem komedi romantis tentang pencarian "wanita idaman" menjadi kisah yang sangat kelam dan mengganggu. Miike bahkan sengaja membuai penonton lewat drama romantis yang berjalan lambat di paruh pertama, sebelum akhirnya banting setir menuju salah satu klimaks horor paling mengerikan yang sampai bikin sutradara legendaris sekelas Quentin Tarantino takjub.
Secara garis besar, Audition berpusat pada Shigeharu Aoyama (Ryo Ishibashi), produser televisi paruh baya yang nekat menggelar audisi palsu demi mencari calon istri baru. Dari sekian banyak pelamar yang datang, perhatian Aoyama langsung tertuju pada sosok mantan balerina pendiam bernama Asami Yamazaki (Eihi Shiina). Namun, di balik parasnya yang lugu dan sikapnya yang kalem, Asami ternyata menyimpan masa lalu yang jauh lebih brutal daripada yang dibayangkan.
3. Together (2025)

Dinamika romansa toksik yang disajikan dalam Obsession juga hadir dengan visualisasi yang gak kalah ekstrem lewat Together. Film ini mengikuti Tim dan Millie, sepasang kekasih yang mulai merenggang setelah bertahun-tahun bersama. Demi menyelamatkan hubungan, keduanya memutuskan pindah ke sebuah area pedesaan yang tenang. Alih-alih menemukan kedamaian, mereka justru diteror oleh kekuatan supernatural misterius yang membuat tubuh mereka perlahan menyatu secara harfiah.
Menggandeng pasutri aktor asli, Dave Franco dan Alison Brie, film garapan Michael Shanks ini mengusung genre body horror yang siap bikin kamu bergidik ngeri sekaligus geleng-geleng kepala. Kengerian yang ditampilkan bukan sekadar untuk mengejutkan penonton, tapi juga jadi metafora sempurna untuk menggambarkan peliknya ketergantungan emosional (codependency) zaman sekarang. Gak heran jika para kritikus memuji habis-habisan film ini hingga berhasil meraih skor 90 persen di Rotten Tomatoes.
4. The Love Witch (2016)

Meski kurang dikenal penonton horor arus utama, The Love Witch menawarkan perpaduan horor, satire, dan romansa yang dibungkus visual bak film era 60-an yang sayang untuk dilewatkan. Layaknya Obsession, film ini juga mengeksplorasi premis sihir cinta yang berujung pada hilangnya kehendak bebas seseorang. Bedanya, jika Obsession memperlihatkan bagaimana obsesi dapat merenggut kebebasan seseorang dari sudut pandang laki-laki, film ini mengangkat tema serupa melalui perspektif perempuan yang gak kalah kompleks.
Dalam film kreasi Anna Biller ini, perempuan yang dimaksud adalah Elaine (Samantha Robinson), penyihir muda yang baru saja melajang dan pindah ke kota baru demi memburu pria ideal. Didorong oleh fantasi romansa yang kelewat obsesif, ia mulai meracik berbagai ramuan dan mantra cinta untuk memikat para pria di sekitarnya. Sialnya, sihir Elaine justru bekerja terlalu ampuh hingga membuat para korbannya kehilangan kendali atas diri sendiri dan berakhir tragis.
5. Pearl (2022)

Bicara soal obsesi yang gak sehat, tentu film garapan Ti West satu ini wajib masuk dalam daftar. Berlatar tahun 1918, film ini menceritakan wanita bernama Pearl (Mia Goth) yang bermimpi menjadi bintang film Hollywood. Namun, di tengah ambisinya yang besar, ia justru terjebak merawat ayahnya yang sakit di bawah kendali sang ibu yang diktator. Rasa frustrasi ini pun memuncak ketika ia ditolak dalam sebuah audisi, yang akhirnya memicu sisi psikopat dalam dirinya.
Selain temanya yang mirip, ada alasan kuat lain mengapa prekuel dari X (2022) ini layak ditonton sebelum Obsession. Dalam sebuah wawancara, Curry Barker secara gamblang menyebut Pearl sebagai salah satu inspirasi utama filmnya. Bahkan, Inde Navarrette, pemeran Nikki, dikabarkan sampai mempelajari ekspresi dan perubahan emosi ekstrem yang ditampilkan Mia Goth di sini demi menghadirkan teror psikologis yang serupa.
Kelima film ini membuktikan kalau obsesi bisa jadi sumber teror yang sama mengerikannya dengan monster atau hantu. Jadi, sebelum menyaksikan Obsession di bioskop, yuk langsung masukin deretan judul di atas ke watchlist-mu!


















