- Genre: drama sejarah
- Pemain: Hsin Shu Fen, Tony Leung Chiu Wai
- Sutradara: Hou Hsiao Hsien
5 Film Humanis Karya Hou Hsiao Hsien untuk Perbaiki Konsentrasi

- Hou Hsiao Hsien, sutradara Taiwan, dikenal melalui film berirama lambat dengan long-shot dan static shot serta cerita humanis yang mengajak penonton lebih sabar menyimak.
- A City of Sadness dan Dust in the Wind menyoroti perjuangan warga Taiwan: transisi kekuasaan era White Terror serta dampak kapitalisme terhadap pasangan perantau miskin.
- Millennium Mambo, A Summer at My Grandpa’s, dan Cafe Lumiere mengangkat relasi tidak sehat, adaptasi anak di pedesaan, serta kehamilan Yoko yang ingin membesarkan bayi sendiri.
Sedang berjuang memperbaiki daya konsentrasimu yang terus memburuk gara-gara video pendek? Nonton film panjang bisa jadi solusinya. Kebetulan, ada satu sutradara yang karya-karyanya cocok buat memulihkan kesabaran dan konsentrasimu. Hou Hsiao Hsien namanya, sutradara asal Taiwan yang dikenal lewat pendekatan humanisnya.
Film-filmnya berlaju lambat, sering pakai long-shot dan static shot yang mungkin terlihat membosankan di mata para penikmat video singkat. Namun, ceritanya memikat, penuh pesan humanis yang bikin kamu tak lagi terburu-buru mengambil kesimpulan. Mari berkenalan dengannya lewat 5 film terpopuler Hou Hsiao Hsien berikut.
1. A City of Sadness (1989)

A City of Sadness adalah film sejarah yang berlatar Taiwan era White Terror, yakni periode darurat militer yang didorong oleh kekalahan Jepang di Perang Dunia II dan kedatangan partai nasionalis Kuomintang (KMT) setelah mereka diusir dari China daratan oleh simpatisan komunis. Film ini memotret transisi kekuasaan yang membuat hidup orang-orang lokal Taiwan tak mudah. Dari wilayah jajahan Jepang, mereka kini harus berjibaku dengan kaum nasionalis yang ternyata tak lebih baik. Perjuangan dalam diam rakyat Taiwan dipotret lewat kehidupan dua keluarga yang disatukan oleh pernikahan.
2. Dust in the Wind (1986)

Dust in the Wind adalah kisah Wan dan Huen, sepasang kekasih yang berasal dari sebuah desa miskin di Taiwan. Keduanya merantau ke Taipei untuk bekerja, tetapi ternyata hidup mereka tak kunjung membaik. Huen berhasil dapat pekerjaan tetap sebagai penjahit, tetapi tidak dengan Wan yang justru mengalami kesulitan dan kemalangan. Wan merasa hanya bakal jadi beban untuk Huen bila mereka melanjutkan hubungan ini dan berniat untuk mengakhirinya. Lewat film ini, Hou mengajakmu melihat bagaimana kapitalisme memengaruhi kehidupan personal manusia.
- Genre: drama, romantis
- Pemain: Wang Ching Wen, Hsin Shu Fen
- Sutradara: Hou Hsiao Hsien
3. Millenium Mambo (2001)

Lensa dalam film Millenium Mambo karya Hou Hsiao Hsien mengikuti lekat-lekat sosok Vicky, perempuan muda yang bekerja di sebuah bar di Taipei. Tidak seperti film-film Hou lainnya, film ini lebih stylish dan memakai elemen individualisme yang kuat. Vicky diceritakan terjebak dalam hubungan tak sehat dengan teman masa kecilnya, Hao Hao. Ia kemudian bertemu dengan Jack di bar dan melihatnya sebagai jalan keluar dari Hao Hao. Namun, ternyata Vicky salah.
- Genre: melodrama, romance
- Pemain: Shu Qi, Jack Kao
- Sutradara: Hou Hsiao Hsien
4. A Summer at My Grandpa’s (1984)

Gara-gara kondisi kesehatan ibu mereka yang memburuk, Tung Tung dan adik perempuannya dikirim ke rumah kakek mereka di pedesaan Taiwan. Ini mengubah banyak hal dalam hidup mereka. Keharusan untuk meninggalkan kenyamanan, beradaptasi dengan lingkungan serta orang baru, dan tentunya kesadaran bahwa orangtua mereka bukan pahlawan super jadi napas film ini. Dibuat tanpa banyak lagu pengiring, film ini begitu terapeutik dan menenangkan, bisa jadi momen refleksi buat penontonnya.
- Genre: drama, coming of age
- Pemain: Wang Chi Kuang, Nai Chu Ting
- Sutradara: Hou Hsiao Hsien
5. Cafe Lumiere (2003)

Cafe Lumiere adalah film dengan dialog dan scoring minimalis karya Hou Hsiao Hsien yang berlatarkan Tokyo. Cerita berpusat pada Yoko, penulis perempuan yang pulang ke Jepang dengan kabar yang kurang menyenangkan untuk dibocorkan kepada orangtuanya. Di tengah pengerjaan tulisan barunya, Yoko sedang hamil dan ia tak berencana menikahi ayah dari bayi itu. Ia khawatir orangtuanya akan menolak rencananya membesarkan bayi itu sendiri. Di sisi lain, ia mendistraksi diri dengan melakukan riset untuk tulisannya, dibantu kawan baiknya, Hajime.
- Genre: drama
- Pemain: Tadanobu Asano, Kimiko Yo
- Sutradara: Hou Hsiao Hsien
Hou Hsiao Hsien masih punya banyak film humanis lain yang bisa kamu jelajahi dan kurasi sendiri. Namun, buat permulaan, kelima film di atas rasanya ideal. Sempatkan waktu untuk nonton setidaknya satu filmnya, yuk!


















