Look Back (dok. Studio Durian/Look Back)
Look Back merupakan versi live action dari manga berjudul sama karya Tatsuki Fujimoto, mangaka yang juga dikenal lewat Chainsaw Man. Film ini menjadi proyek terbaru Kore-eda yang kembali mengeksplorasi kisah tentang hubungan antarmanusia, pertumbuhan, kehilangan, dan proses menemukan makna dalam berkarya. Bahkan, Kore-eda langsung tertarik ketika pertama kali membaca manga tersebut.
Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, Kore-eda mengungkapkan bahwa ia membaca Look Back ketika sedang dalam perjalanan pulang dari Kyoto ke Tokyo. Setelah turun di Stasiun Shinagawa, ia mampir ke sebuah toko buku dan menemukan manga tersebut.
"Saat sampai di kantor, saya membukanya sekilas, dan akhirnya saya membacanya sampai habis dalam sekali duduk. Saya sangat tersentuh olehnya," ujar Kore-eda, Senin (7/9/2026).
Ia mengaku jarang menemukan karya yang langsung membuatnya ingin melakukan adaptasi.
"Jarang sekali menemukan karya yang langsung membuat saya berpikir ingin mengadaptasinya. Saat itu sekitar pandemi, periode di mana saya tidak banyak bekerja. Ceritanya benar-benar menyentuh hati saya. Bahkan mendorong saya untuk mulai memikirkan karya saya lagi," lanjutnya.
Look Back menjadi film fitur ke-18 Kore-eda. Film ini menjadi karya yang terasa dekat dengan karakter penyutradaraan Kore-eda, terutama dalam mengangkat hubungan antarkarakter dan dinamika kehidupan sehari-hari. Berbeda dari film Kore-eda sebelumnya, Sheep in the Box (2026), yang membawa unsur sci-fi, Look Back menawarkan kisah yang lebih membumi dan personal tentang kecintaan terhadap manga.