Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Film Pendek BAYU Menang AI Content Fest 2026, dari 699 Pendaftar!

Film Pendek BAYU Menang AI Content Fest 2026, dari 699 Pendaftar!
momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Film pendek BAYU karya Ilham Setyawan berhasil meraih penghargaan utama dalam AI Content Fest 2026. Karya berdurasi lima menit tersebut keluar sebagai pemenang kategori Best AI Microfilm dalam festival film pendek berbasis AI yang digelar CapCut pada Jumat (11/9/2026).

Mengusung genre adventure drama, BAYU membawa cerita sederhana tentang perjuangan seorang anak di pedalaman Jawa Barat untuk mendapatkan pendidikan. Selain menjadi ajang kompetisi, AI Content Fest 2026 juga memperlihatkan bagaimana teknologi dapat membuka ruang bagi lebih banyak kreator Indonesia untuk menyampaikan cerita mereka. Simak selengkapnya!

  1. 1. BAYU boyong penghargaan tertinggi di AI Content Fest 2026

    momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026)
    momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Film pendek BAYU mengikuti kisah Bayu, anak berusia 9 tahun yang harus melewati medan berat di pedalaman Jawa Barat demi bersekolah. Dengan berbekal imajinasi sebagai seorang pahlawan super, Bayu menggandakan tekadnya untuk terus mengejar pendidikan meski perjalanan yang harus dilalui gak mudah. Perjuangan tersebut juga menjadi motivasi bagi Bayu untuk memiliki cita-cita yang lebih besar. Ia ingin suatu hari nanti membangun sekolah di daerah terpencil agar anak-anak lain bisa mendapatkan kesempatan belajar.

    Film berdurasi 5 menit ini menjadi persembahan untuk menggambarkan kegigihan anak-anak di pedalaman sekaligus ketulusan doa orang tua. Lewat genre adventure drama, Ilham Setyawan mengangkat cerita tentang pendidikan, perjuangan, serta harapan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia

  2. 2. Ada total 699 peserta yang mendaftar di AI Content Fest 2026

    momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026)
    momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    AI Content Fest 2026 digelar CapCut dengan mengusung tema “Small Stories. Big Screen. One Nation”. Festival ini menjadi kompetisi sekaligus perayaan kreativitas kreator Indonesia dengan menghadirkan karya-karya film pendek berbasis AI dari berbagai daerah. Tahun ini, tercatat 699 pendaftar dengan lebih dari 350 karya yang dikumpulkan.

    Setelah melalui proses seleksi, jumlah tersebut kemudian dikerucutkan menjadi 10 karya terbaik yang ditampilkan di layar lebar CGV Grand Indonesia (ScreenX), Jakarta. Festival ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Para kreator diajak mengangkat berbagai cerita tentang Indonesia, mulai dari identitas dan budaya, kehidupan sehari-hari, hingga pengalaman serta harapan mereka terhadap bangsa.

    Adapun 10 karya tersebut adalah:

    • BALEO - Lamalera, Laut Sawu oleh Cahyadi Widianto
    • BAYU oleh Ilham Setyawan
    • BEKAL oleh Rizal Purnama
    • Bulan Tiga Belas oleh Bobi Brilyan
    • Dalam oleh Ronie
    • Hutang Toko Budi oleh I Gede Wahyu Diatmika
    • Murid Pertama oleh Mikli Audin
    • Perpisahan oleh Nur Alif Ma'luf
    • SIMPUL oleh lalu Exel Ardi
    • Suatu Hari di Bulan Agustus oleh Kusuma Pradana Ramadani

  3. 3. Siapa saja juri di AI Content Fest 2026?

    momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026)
    momen CapCut AI Content Fest 2026 pada Jumat (11/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Proses penjurian AI Content Fest 2026 melibatkan sejumlah nama dari industri film, kreator digital, hingga pengembangan teknologi AI. Mereka adalah produser sekaligus sutradara Angga Dwimas Sasongko, sutradara Mouly Surya, kreator Upie Guava, kreator AI Dinda Prasetyo, Founder AI Nusantara Gustav Anandita, dan Head of Creator Operations Vita Oktaviani.

    Angga Dwimas Sasongko menjadi salah satu juri yang menilai karya para peserta. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat semakin banyak orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan cerita dan menjadi storyteller.

    “Dengan akses terhadap teknologi yang semakin canggih, semua orang bisa punya suaranya sendiri. Semua orang yang punya keinginan untuk bercerita, punya cerita yang bisa membuat penontonnya peduli, akhirnya punya kesempatan untuk menceritakannya. Karena saya percaya semua orang pada dasarnya storyteller,” ujar Angga Dwimas sebagai salah satu juri di CapCut Content AI Fest 2026.

    Kehadiran para juri dari berbagai latar belakang tersebut menjadi bagian dari upaya AI Content Fest 2026 untuk melihat kreativitas dari berbagai perspektif. Selamat kepada pemenang!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More