5 Film Romantis Barat yang Cocok Ditonton Si Hopeless Romantic

- Artikel merekomendasikan lima film romantis Barat untuk hopeless romantic: 27 Dresses, Definitely, Maybe, Flipped, One Day, dan Love, Rosie.
- 27 Dresses menyoroti Jane yang belajar memperjuangkan kebahagiaannya; Definitely, Maybe mengajak penonton menelusuri masa lalu Will untuk menebak pasangan akhirnya.
- Flipped, One Day, dan Love, Rosie menampilkan perubahan perasaan, persahabatan yang diuji waktu, serta cinta yang berhadapan dengan jarak, keadaan, dan timing.
Menjadi seorang hopeless romantic berarti masih percaya bahwa cinta bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, tak terduga, bahkan terkadang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menemukan jalannya. Bagi orang yang punya sisi romantis seperti ini, menonton film tentang cinta terasa sangat menyenangkan karena ada begitu banyak kisah yang membuat kita ikut berharap pada hubungan para karakternya.
Untungnya, ada banyak film romansa yang bisa menemanimu ketika sedang ingin menikmati kisah cinta yang manis dan penuh perasaan. Beberapa di antaranya bahkan menghadirkan hubungan yang terasa dekat dengan kehidupan nyata karena tidak selalu berjalan mulus sejak awal.
Kalau kamu sedang mencari tontonan untuk memanjakan sisi hopeless romantic dalam dirimu, berikut beberapa film yang bisa masuk watchlist. Dijamin seru dan bermakna banget, deh!
1. 27 Dresses (2008)

27 Dresses (dok. Fox 2000 Pictures/27 Dresses) Rekomendasi pertama adalah film 27 Dresses yang bercerita tentang Jane (Katherine Heigl), yang sudah menjadi bridesmaid sebanyak 27 kali, tetapi belum juga menemukan cinta sejati. Sebenarnya, selama ini Jane diam-diam menyukai atasannya, George (Edward Burns). Namun, situasinya menjadi rumit ketika adiknya, Tess (Malin Akerman), justru menjalin hubungan dengan George. Di tengah kekacauan tersebut, Jane malah jadi dekat dengan Kevin (James Marsden), jurnalis yang awalnya berniat menulis kisah hidup Jane, tetapi ternyata menyimpan perasaan lebih dalam.
Film ini menawarkan perpaduan antara komedi romantis dan kisah tentang seseorang yang akhirnya belajar untuk memperjuangkan kebahagiaannya sendiri. Jane merupakan tipe karakter yang selalu mendahulukan orang lain, sehingga kehidupan cintanya sendiri justru terlupakan.
Buat hopeless romantic, perjalanan Jane menemukan orang yang benar-benar menghargai dirinya bisa terasa sangat satisfying. Terlebih karena hubungan Jane dan Kevin berkembang dengan chemistry yang menyenangkan.
2. Definitely, Maybe (2008)

Definitely, Maybe (dok. StudioCanal/Definitely, Maybe) Definitely, Maybe mengikuti Will (Ryan Reynolds), seorang ayah yang sedang berada dalam proses perceraian dan kemudian menceritakan kisah masa lalunya kepada putrinya, Maya (Abigail Breslin). Will menceritakan tiga perempuan penting yang pernah hadir dalam hidupnya, yaitu Emily (Elizabeth Banks), Summer (Rachel Weisz), dan April (Isla Fisher). Namun, ia mengubah nama mereka dan meminta Maya menebak siapa di antara ketiganya yang akhirnya menjadi ibunya.
Film ini punya daya tarik tersendiri karena kisah romantisnya tidak langsung memberikan jawaban tentang siapa pasangan akhirnya. Penonton diajak mengikuti perjalanan Will dari satu hubungan ke hubungan lainnya sambil melihat bagaimana pilihan, timing, dan perasaan yang belum selesai memengaruhi kehidupan seseorang. Bagi hopeless romantic, film ini menyenangkan karena membuat kita ikut bertanya-tanya apakah seseorang yang benar-benar kita cintai akan selalu menjadi orang yang akhirnya kita pilih.
3. Flipped (2010)

Flipped (dok. Castle Rock Entertainment/Flipped) Selanjutnya, ada film hits Flipped yang mengikuti kisah Juli (Madeline Carroll) dan Bryce (Callan McAuliffe) yang sudah saling mengenal sejak kecil. Juli langsung menyukai Bryce saat mereka bertemu, sementara Bryce justru merasa tidak nyaman dengan perhatian Juli dan berusaha menghindarinya. Menariknya, seiring mereka tumbuh dewasa, perasaan keduanya perlahan mengalami perubahan dan membuat mereka mulai melihat satu sama lain dari sudut pandang yang berbeda.
Film ini cocok untuk hopeless romantic karena menghadirkan kisah cinta yang sederhana tetapi terasa sangat tulus. Ceritanya juga menarik karena memperlihatkan bagaimana perasaan seseorang bisa berubah ketika kita mulai benar-benar mengenal dirinya, bukan sekadar melihat dari kesan pertama. Ditambah dengan perspektif bergantian dari Juli dan Bryce, Flipped terasa seperti pengingat bahwa terkadang kita baru menyadari perasaan sendiri setelah melihat seseorang dengan cara yang berbeda.
4. One Day (2011)

One Day (dok. Random House Films/One Day) One Day mengisahkan Emma (Anne Hathaway) dan Dexter (Jim Sturgess), dua sahabat yang pertama kali dekat setelah menghabiskan malam bersama pada 15 Juli 1988. Film kemudian mengikuti kehidupan mereka pada tanggal yang sama setiap tahun, memperlihatkan bagaimana persahabatan, karier, cinta, dan kehidupan pribadi mereka berubah seiring waktu. Meskipun mereka menjalani kehidupan masing-masing, hubungan antara Emma dan Dexter tetap menjadi bagian penting dari perjalanan keduanya.
Film ini cocok untuk kamu yang menyukai kisah cinta dengan konsep right person, wrong time. Hubungan Emma dan Dexter terasa rumit karena keduanya tidak selalu berada pada fase kehidupan yang sama ketika perasaan mulai muncul. One Day juga menjadi tontonan yang emosional karena memperlihatkan bagaimana waktu dapat mengubah seseorang, hubungan, bahkan cara kita memahami cinta dan kehilangan.
5. Love, Rosie (2014)

Love, Rosie (dok. Constantin Film/ Love, Rosie) Rekomendasi terakhir, kamu bisa menonton Love, Rosie yang bercerita tentang Rosie (Lily Collins) dan Alex (Sam Claflin), dua sahabat yang sudah saling mengenal sejak kecil. Mereka memiliki kedekatan yang sangat kuat, tetapi berbagai keadaan membuat keduanya terus berada di waktu dan tempat yang berbeda ketika kesempatan untuk bersama muncul. Meski menjalani kehidupan masing-masing dan bertemu dengan orang lain, hubungan mereka tetap memiliki tempat khusus dalam kehidupan satu sama lain.
Buat hopeless romantic, Love, Rosie adalah tontonan yang cocok karena menghadirkan kisah tentang perasaan yang bertahan selama bertahun-tahun. Film ini juga memainkan tema "What if...", ketika dua orang sebenarnya memiliki perasaan satu sama lain, tetapi terlalu banyak hal yang membuat mereka tidak segera menyadarinya. Perjalanan Rosie dan Alex membuat kita ikut bertanya apakah cinta yang sudah bertahan begitu lama pada akhirnya akan menemukan jalan untuk menjadi sebuah hubungan.
Kelima film di atas menawarkan kisah cinta dengan cara yang berbeda-beda, tetapi semuanya memiliki satu kesamaan, yaitu membuat kita kembali percaya bahwa perasaan bisa bertahan melewati waktu dan berbagai keadaan. Ada cinta yang dimulai sejak kecil, cinta yang datang setelah bertahun-tahun, hingga cinta yang hampir selalu terhalang oleh timing.
Jadi, kalau kamu sedang berada dalam mode hopeless romantic, kelima film ini bisa menjadi pilihan sempurna untuk menemani malam sambil berharap sedikit lebih banyak pada cinta. Masukkan dalam daftar tontonanmu, yuk!














![[QUIZ] Di anniversary ke-14 JKT48, Kamu Cocok Nonton Teater Tim Love, Passion atau Dream?](https://image.idntimes.com/post/20260906/foto-cover_6d1ea405-0e65-457d-96db-9f62a48f3e7b.jpg)
![[QUIZ] Kalau Jadi Villain Kayak Agnez Mo dan Anggun di Reacher, Apa Penyamaranmu Bakal Ketahuan?](https://image.idntimes.com/post/20260906/foto-cover_e168dbc5-0c37-42cb-bc7f-4db77ddbaa94.jpg)





