Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film tentang Orang yang Terlihat Baik, padahal Menyimpan Sisi Gelap

4 min read
5 Film tentang Orang yang Terlihat Baik, padahal Menyimpan Sisi Gelap
The Gift (dok. Blumhouse Productions/The Gift)
  • American Psycho menyoroti Patrick Bateman, bankir sukses yang menyembunyikan obsesi status dan perilaku mengganggu di balik citra sempurna, sekaligus menyindir budaya materialistis.
  • Gone Girl, The Gift, dan The Invisible Man menghadirkan kebohongan, manipulasi, masa lalu, serta kekerasan tersembunyi yang merusak hubungan dan mengaburkan persepsi publik.
  • Saltburn mengikuti Oliver Quick yang tampak sederhana saat memasuki keluarga kaya Catton, tetapi obsesi dan motif tersembunyinya perlahan memengaruhi hubungan mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tidak semua orang yang terlihat ramah dan baik hati benar-benar memiliki niat yang tulus. Ada orang yang pandai menjaga citra di depan publik, tetapi menyimpan rahasia dan sisi gelap yang tidak diketahui siapa pun. Ketika topeng tersebut mulai terlepas, orang-orang di sekitarnya bisa terkejut oleh kenyataan yang selama ini tersembunyi.

Karakter bermuka dua seperti ini sering menjadi pusat cerita dalam film thriller dan drama psikologis. Dengan alur yang penuh ketegangan, penonton diajak menebak apakah seseorang benar-benar sebaik yang terlihat atau justru sedang menyembunyikan sesuatu.

Jika kamu menyukai film dengan karakter kompleks dan rahasia yang perlahan terungkap, sini merapat! Berikut rekomendasi film tentang orang yang terlihat baik, padahal menyimpan sisi gelap. Nontonnya bikin gak nyaman!

  1. 1. American Psycho (2000)

    American Psycho
    American Psycho (dok. Muse Productions/American Psycho)

    American Psycho mengikuti Patrick Bateman (Christian Bale), seorang bankir investasi muda yang hidup bergelimang kemewahan di New York. Dari luar, Patrick tampak seperti pria sukses dengan penampilan sempurna, gaya hidup eksklusif, dan pergaulan elite. Namun, di balik citra tersebut, ia menyimpan obsesi terhadap status sosial dan sisi gelap yang semakin mengerikan.

    Film ini memperlihatkan bagaimana Patrick begitu terobsesi dengan penampilan dan penerimaan sosial hingga identitasnya perlahan terasa kosong. Ia berusaha terlihat sempurna di hadapan orang lain, tetapi perilakunya menunjukkan sesuatu yang jauh lebih mengganggu. Melalui satir terhadap budaya materialistis dan obsesi terhadap status, American Psycho mempertanyakan seberapa jauh penampilan luar dapat menutupi kebusukan seseorang.

  2. 2. Gone Girl (2014)

    Gone Girl
    Gone Girl (dok. 20th Century Studio/Gone Girl)

    Gone Girl menceritakan hilangnya Amy Dunne (Rosamund Pike) secara misterius pada hari ulang tahun pernikahannya. Suaminya, Nick Dunne (Ben Affleck), segera menjadi sorotan publik dan dicurigai terlibat dalam kejadian tersebut. Ketika penyelidikan berlangsung, gambaran tentang kehidupan rumah tangga mereka yang semula terlihat ideal mulai menunjukkan banyak kejanggalan.

    Film ini menghadirkan karakter-karakter yang pandai memainkan persepsi orang lain demi mempertahankan citra masing-masing. Hubungan Amy dan Nick ternyata menyimpan kebohongan, manipulasi, serta dendam yang membuat kebenaran semakin sulit dibedakan dari rekayasa. Gone Girl cocok untuk kamu yang menyukai thriller psikologis dengan konflik pernikahan dan karakter yang sulit ditebak.

  3. 3. The Gift (2015)

    The Gift
    The Gift (dok. Blumhouse Productions/The Gift)

    The Gift mengikuti Simon Callum (Jason Bateman) dan istrinya, Robyn (Rebecca Hall), pasangan suami istri yang baru memulai kehidupan di lingkungan baru. Kehidupan mereka mulai terusik setelah Simon bertemu kembali dengan Gordo (Joel Edgerton), teman lamanya yang ramah dan sering memberikan hadiah. Awalnya, sikap Gordo tampak seperti bentuk perhatian biasa, tetapi serangkaian kejadian aneh perlahan membuat Robyn mempertanyakan masa lalu suaminya.

    Ketegangan film ini muncul ketika citra Simon sebagai pria sukses dan menyenangkan mulai berbenturan dengan cerita yang muncul dari masa lalunya. Penonton diajak mempertanyakan apakah Gordo benar-benar orang yang berniat jahat atau justru ada kesalahan lama yang belum pernah dipertanggungjawabkan. Film ini menunjukkan bahwa seseorang tidak selalu bisa dinilai hanya dari penampilannya saat ini, karena perilaku masa lalu dapat menyimpan konsekuensi yang panjang.

  4. 4. The Invisible Man (2020)

    The Invisible Guest
    The Invisible Guest (dok. Think Studio/The Invisible Guest)

    Selanjutnya, ada The Invisible Man yang mengikuti Cecilia Kass (Elisabeth Moss), seorang perempuan yang berhasil melarikan diri dari hubungan abusif dengan ilmuwan kaya, Adrian Griffin (Oliver Jackson-Cohen). Setelah Adrian dikabarkan meninggal dunia, Cecilia berusaha memulai hidup baru. Namun, serangkaian kejadian aneh membuatnya merasa bahwa mantan kekasihnya masih mengawasinya meskipun tidak terlihat.

    Adrian dikenal sebagai pria yang memiliki reputasi dan kemampuan intelektual, tetapi di balik citra tersebut terdapat perilaku manipulatif dan keinginan untuk mengendalikan orang lain. Film ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat menggunakan kecerdasan, kekayaan, dan reputasi untuk menyembunyikan kekerasan dalam hubungan pribadi. Ketegangan semakin meningkat ketika Cecilia harus berjuang agar orang lain mempercayai pengalamannya.

  5. 5. Saltburn (2023)

    Saltburn
    Saltburn (dok. Metro Goldwyn Mayer/Saltburn)

    Terakhir, ada Saltburn yang mengikuti Oliver Quick (Barry Keoghan), seorang mahasiswa yang berteman dengan Felix Catton (Jacob Elordi), pemuda kaya dari keluarga aristokrat Inggris. Karena merasa kasihan pada Oliver, Felix mengundangnya untuk menghabiskan musim panas di rumah megah keluarganya. Awalnya, Oliver terlihat seperti pemuda sederhana yang hanya ingin diterima di lingkungan sosial yang berbeda dari kehidupannya.

    Namun, semakin lama Oliver tinggal bersama keluarga Catton, semakin banyak perilakunya yang menimbulkan pertanyaan. Di balik sikapnya yang tampak sopan dan bersahaja, terdapat obsesi serta motif tersembunyi yang perlahan memengaruhi hubungan di rumah tersebut. Film ini mengangkat tema kelas sosial, kecemburuan, dan keinginan untuk memiliki kehidupan orang lain dengan cara yang semakin ekstrem.

    Dari sinopsisnya, lima film di atas menunjukkan bahwa apa yang terlihat baik belum tentu baik. Ada karakter yang menyembunyikan kebohongan di balik kehidupan pernikahan yang terlihat sempurna, ada yang memanfaatkan keramahan untuk mencapai tujuan pribadi, dan ada pula yang menggunakan status sosial sebagai pelindung. Lewat lima film di atas, penonton diajak untuk lebih kritis dalam memahami perilaku manusia tanpa menilai berdasarkan penampilan luar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More