Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Thriller Survival Mirip Nowhere yang Bikin Tegang

4 min read
5 Film Thriller Survival Mirip Nowhere yang Bikin Tegang
Nowhere (dok. Netflix/Nowhere)
  • Nowhere (2023) mengikuti Mia, perempuan hamil yang terombang-ambing dalam kontainer di laut saat melarikan diri dari negara dilanda perang, dengan makanan dan air terbatas.
  • The Impossible, The Shallows, Crawl, dan Open Water menampilkan perjuangan bertahan hidup menghadapi tsunami, hiu, banjir beserta buaya, hingga keterasingan di tengah laut.
  • Everest mengangkat tragedi pendakian 1996, ketika dua kelompok ekspedisi menghadapi cuaca drastis dan ketinggian ekstrem yang membuat setiap keputusan menentukan keselamatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Film thriller survival selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut merasa terjebak bersama karakter utamanya. Situasi sederhana bisa berubah menjadi perjuangan hidup dan mati ketika mereka harus menghadapi alam, bencana, hewan buas, atau kondisi di luar kendali. Ketegangan seperti ini membuat penonton terus bertanya-tanya bagaimana karakter tersebut bisa bertahan sampai akhir.

Salah satu film yang berhasil menghadirkan sensasi tersebut adalah Nowhere (2023). Film ini mengikuti Mia (Anna Castillo), seorang perempuan hamil yang berusaha melarikan diri dari negara yang sedang dilanda perang dengan bersembunyi di kontainer. Ketika kontainer tersebut terombang-ambing di tengah laut, Mia harus bertahan hidup seorang diri sambil menghadapi keterbatasan makanan, air, dan kondisi fisik yang semakin sulit.

Jika menyukai kisah survival seperti Nowhere, lima film berikut juga menawarkan ketegangan dan perjuangan hidup yang tidak kalah intens. Nontonnya bikin gak nyaman!

  1. 1. The Impossible (2012)

    The Impossible
    The Impossible (dok. Telecincon Cinema/The Impossible)

    Film arahan J.A. Bayona ini terinspirasi dari pengalaman nyata keluarga Belón ketika tsunami besar menerjang Thailand pada 2004. Naomi Watts berperan sebagai Maria, sementara Ewan McGregor memerankan Henry, suaminya. Tom Holland juga tampil sebagai Lucas, putra sulung mereka, dalam salah satu peran awalnya di film layar lebar.

    Kehancuran yang ditimbulkan tsunami membuat keluarga tersebut terpisah dan harus berjuang untuk menemukan satu sama lain dalam kondisi yang kacau. Maria mengalami luka serius, sedangkan Lucas berusaha membantu ibunya sekaligus mencari anggota keluarga lainnya. Adegan tsunami menjadi salah satu bagian paling intens karena film memperlihatkan bagaimana manusia benar-benar tidak berdaya.

  2. 2. The Shallows (2016)

    The Shallows
    The Shallows (dok. Columbia Pictures/The Shallows)

    The Shallows menempatkan satu karakter utama dalam situasi yang sangat sederhana tetapi mematikan. Blake Lively berperan sebagai Nancy Adams, seorang perempuan yang pergi berselancar ke pantai terpencil di Meksiko setelah mengalami masa sulit dalam hidupnya. Ketika sedang berada di laut, Nancy diserang hiu putih besar dan terpaksa berlindung di sebuah batu kecil.

    Ironisnya, pantai hanya berjarak sekitar 180 meter, tetapi jarak tersebut terasa sangat jauh karena seekor hiu terus mengawasi pergerakannya. Sebagian besar film bergantung pada kemampuan Nancy untuk berpikir cepat dan memanfaatkan apa pun yang ada di sekitarnya. Karena hampir seluruh film berpusat pada perjuangan satu karakter, penonton dapat ikut merasakan kesepian dan kepanikannya.

  3. 3. Crawl (2019)

    Crawl
    Crawl (dok. Paramount Pictures/Crawl)

    Crawl menghadirkan formula survival yang lebih agresif dengan menggabungkan bencana alam dan teror hewan buas. Film ini mengikuti Haley (Kaya Scodelario), seorang perenang kompetitif yang kembali ke rumah untuk mencari ayahnya, Dave (Barry Pepper), ketika badai besar melanda Florida. Ia menemukan sang ayah dalam kondisi terluka di ruang bawah rumah yang mulai terendam air.

    Masalahnya, banjir tersebut ternyata membawa beberapa buaya besar masuk ke dalam rumah. Sejak saat itu, Haley harus mencari cara untuk menyelamatkan diri sekaligus membawa ayahnya keluar dari tempat tersebut. Durasi film yang hanya sekitar 87 menit membuat ceritanya bergerak cepat tanpa terlalu banyak memberikan waktu untuk beristirahat.

  4. 4. Open Water (2003)

    Open Water
    Open Water (dok. Lionsgate/Open Water)

    Kalau ketakutan terbesar adalah berada sendirian di tengah laut, Open Water bisa menjadi tontonan yang sangat menegangkan. Film garapan Chris Kentis ini mengikuti pasangan bernama Susan (Blanchard Ryan) dan Daniel (Daniel Travis) yang sedang berlibur dan mengikuti tur menyelam. Kesalahan saat melakukan penghitungan jumlah peserta membuat keduanya tertinggal di tengah laut

    Tidak ada daratan yang terlihat di sekitar mereka, sementara hiu mulai mengintai dari kejauhan. Berbeda dari film survival yang dipenuhi adegan aksi, Open Water justru membangun ketegangan melalui kesunyian dan rasa terisolasi. Susan dan Daniel tidak memiliki banyak pilihan selain berusaha tetap bertahan sambil berharap ada seseorang yang menyadari bahwa mereka tertinggal.

  5. 5. Everest (2015)

    Everest
    Everest (dok. Universal Pictures/Everest)

    Disutradarai oleh Baltasar Kormákur, film ini terinspirasi dari tragedi pendakian Gunung Everest pada 1996 dan berfokus pada dua kelompok ekspedisi yang dipimpin oleh Rob Hall (Jason Clarke) dan Scott Fischer (Jake Gyllenhaal). Masalah mulai muncul ketika kondisi cuaca berubah drastis dan para pendaki harus menghadapi situasi yang semakin berbahaya.

    Ketinggian ekstrem membuat setiap keputusan bisa menentukan apakah mereka berhasil kembali atau tidak. Everest terasa menegangkan karena cara film ini menggambarkan alam sebagai ancaman yang tidak bisa diajak berkompromi. Dengan sinematografi megah dan jajaran pemain seperti Josh Brolin, Keira Knightley, serta Emily Watson, Everest terasa seperti perjalanan survival yang melelahkan sekaligus emosional.

    Bagi penonton yang menyukai Nowhere, kelima film tersebut menawarkan variasi cerita survival dengan ancaman yang berbeda-beda. Dari The Impossible hingga Everest, film survival mana yang paling ingin ditonton lebih dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More