Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Format Baru Jakarta Doodle Fest 2026: Hidupkan Karya Visual

3 min read
Format Baru Jakarta Doodle Fest 2026: Hidupkan Karya Visual
Jakarta Doodle Fest (JDF) kembali menyelenggarakan ajang selebrasi seni visual untuk tahun keempatnya (Dok. Jakarta Doodle Fest)
  • Jakarta Doodle Fest 2026 mengembangkan IP kreator menjadi pertunjukan musikal melalui kolaborasi dengan Indonesia Kaya dan Jakarta Art House.

  • Musikal Absurd terinspirasi dari karya Sherchle, menghadirkan cerita yang dikembangkan, durasi 90 menit, serta sejumlah karakter baru.

  • Pengunjung juga dapat menjelajahi Komplek Absurd, menikmati Pecel Hehe, dan melihat instalasi khas dunia Absurd.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times — Jakarta Doodle Fest (JDF) kembali menyelenggarakan ajang selebrasi seni visual untuk tahun keempatnya. Jika sebelumnya JDF fokus pada pameran dan gelar wicara kreator, kali ini, ajang yang diprakarsai oleh TFR News tersebut hadir dengan gebrakan baru.

Fokus utamanya beralih pada pengembangan intellectual property (IP) kreator menjadi pengalaman pertunjukan yang memukau. Menggandeng Indonesia Kaya dan diproduksi ulang oleh Jakarta Art House, JDF 2026 mempersembahkan "Musikal Absurd: Hidup Segan But I'm Not Done" sebagai acara puncak.

  1. 1. Sebuah karya seniman lokal

    SHOW - Musikal Absurd 4.JPG
    Jakarta Doodle Fest (JDF) kembali menyelenggarakan ajang selebrasi seni visual untuk tahun keempatnya (Dok. Jakarta Doodle Fest)

    Pertunjukan musikal ini terinspirasi langsung dari karya ilustrator lokal, Sherchle. Pementasan berlangsung pada tanggal 4 dan 5 September 2026 di Galeri Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total tiga sesi pertunjukan.

    Bagi yang telah menyaksikan Musikal Absurd pada pertunjukan perdananya di November 2025 lalu, pementasan tahun ini menawarkan pengembangan cerita yang lebih mendalam dan durasi yang lebih panjang. Durasi pementasan diperpanjang dua kali lipat menjadi 90 menit.

    Pengembangan musikal ini juga menghadirkan karakter-karakter baru. Ode Waode, misalnya, akan memerankan karakter bernama Christuna Aguillera. Sementara itu, pemeran dari pementasan sebelumnya juga akan kembali tampil meramaikan panggung, seperti Made Aurellia sebagai Vina Panduanidup, Pila sebagai Mamah, dan Uyo sebagai Sugeng.

  2. 2. Simak sinopsisnya

    SHOW - Musikal Absurd 1.JPG
    Jakarta Doodle Fest (JDF) kembali menyelenggarakan ajang selebrasi seni visual untuk tahun keempatnya (Dok. Jakarta Doodle Fest)

    Cerita berpusat pada Vina Panduanidup, seorang pekerja di ibu kota berusia 29 tahun. Ia mulai kehilangan makna hidup dan menemukan dirinya berbincang dengan makhluk-makhluk dari alam khayalan yang absurd. Melalui perpaduan musik, seni visual, dan emosi, musikal ini akan membawa penonton menelusuri memori Vina untuk menemukan kembali semangat yang hilang.

    Banyak pihak yang terlibat dalam menggarap pementasan musikal ini. Di antaranya adalah Michelle Sherrina (Sherchle) kembali bertindak sebagai kreator dunia Absurd. Lalu ada Aulion, yang dipercaya sebagai sutradara. Palka Kojansow, yang menulis naskah dan lirik. Ammir Gita dan Achi Hardjakusumah, yang bertugas menciptakan lagu-lagu. Dan Andita Mardhiaputri sebagai koreografer, didukung oleh Clarissa Theopilia selaku penata vokal.

  3. 3. Bukan sekadar pertunjukan musikal

    SHOW - Musikal Absurd 7.JPG
    Jakarta Doodle Fest (JDF) kembali menyelenggarakan ajang selebrasi seni visual untuk tahun keempatnya (Dok. Jakarta Doodle Fest)

    Selain menikmati pertunjukan musikal, pengunjung JDF 2026 juga berkesempatan untuk menyelami 'semesta' Absurd melalui area yang dinamakan Komplek Absurd. Di area ini, pengunjung dapat mencicipi langsung makanan "Pecel Hehe", yang sebelumnya hanya eksis dalam ilustrasi Sherchle dan cerita musikalnya. Selain itu, berbagai instalasi menarik khas dunia Absurd juga akan hadir meramaikan Komplek Absurd.

    Penyelenggaraan JDF 2026 dan Musikal Absurd ini terwujud berkat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Indonesia Kaya sebagai mitra utama, Jakarta Art House sebagai kolaborator, dan Ciputra Artpreneur selaku Venue Partner. Dukungan juga datang dari berbagai Brand Partners dan Media Partner, termasuk IDN Times, untuk menyukseskan acara ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More