Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jadi Koreografer Musikal Home Sweet Loan, El Haq Amati Pengguna KRL

Jadi Koreografer Musikal Home Sweet Loan, El Haq Amati Pengguna KRL
El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
  • El Haq Latief memulai riset koreografi Home Sweet Loan The Musical dari London melalui TikTok dan berita karena belum bisa mengamati langsung kehidupan warga Jakarta.
  • Setiba di Jakarta, El Haq bersama tim mengobservasi pengguna KRL, MRT, TransJakarta, mal, dan coffee shop untuk menangkap kebiasaan serta gerak natural masyarakat.
  • Temuan tersebut diterjemahkan ke koreografi dominan kontemporer dengan beberapa genre; musikal adaptasi novel Almira Bastari tampil 30 September–18 Oktober 2026 di TIM Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - El Haq Latief dipercaya untuk menjadi koreografer Home Sweet Loan The Musical. Pria yang aktif sebagai aktor musikal di London ini langsung melakukan pengamatan terhadap aktivitas warga Jakarta sepulangnya ke Indonesia. Hasil pengamatan melihat warga naik transportasi umum, seperti KRL dan TransJakarta, pun ia terjemahkan ke dalam gerakan-gerakan koreografi.

Selain itu, El Haq juga mengunjungi tempat-tempat yang biasa menjadi ruang berkumpul masyarakat untuk melihat gerak-gerik serta kebiasaan mereka secara langsung. Bagaimana proses seru El Haq Latief melakukan riset untuk menggambarkan hectic-nya pergerakan warga Jakarta ke atas panggung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM)?

  1. 1. El Haq Latief melakukan riset kecil-kecilan di media sosial

    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026)
    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Proses riset El Haq untuk Home Sweet Loan The Musical sudah dimulai ketika dirinya masih berada di London. Namun, jarak membuatnya kesulitan mengamati langsung kehidupan masyarakat Jakarta. Ia pun menggunakan media sosial untuk melihat kehidupan di metropolitan.

    “Yang paling challenging sih pas aku di London sih, itu kayak, aduh pengen riset kayak gini, tapi gue gak ada di Jakarta, gitu. Bener-bener ngeliatin TikTok aja di TikTok, terus kayak ngeliatin berita, gitu-gitu,” ungkap El Haq kepada media pada Minggu (6/9/2026).

  2. 2. El Haq Latief melakukan riset langsung begitu sampai di Jakarta

    momen konferensi pers Home Sweet Loan The Musical pada Kamis (6/8/2026)
    momen konferensi pers Home Sweet Loan The Musical pada Kamis (6/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Setibanya di Jakarta, El Haq pun melakukan riset secara langsung. Bersama Nudiandra Sarasvati dan assistant choreographer, ia lebih dulu melakukan workshop untuk mengeksplorasi koreografi sebelum memasuki masa latihan. Ia mengamati masyarakat yang menggunakan transportasi umum untuk melihat gerakan dan kebiasaan mereka secara langsung.

    “Seminggu sebelum kita mulai latihan, kayak aku ngegojek, ngeliatin aja, kayak ngeobservasi di mall, duduk di coffee shop, kayak ngeliatin orang-orang ngobrol apa sih, di MRT, gitu-gitu,” ujarnya.

    Ia menambahkan dengan antusias, “Riset-risetnya emang seru sih kemarin. Kayak ngeliatin orang-orang di TransJakarta kayak gimana, gerak-geriknya, itu bagian koreografi juga."

  3. 3. Terjemahkan gerakan natural manusia ke dalam koreografi

    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026)
    El Haq Latief saat ditemui pada Minggu (6/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Bagi El Haq, mengamati pergerakan masyarakat secara langsung justru menjadi bagian yang menyenangkan dari proses kreatif. Gerakan-gerakan natural yang ia temukan kemudian dieksplorasi dan diterjemahkan ke dalam koreografi di atas panggung. Untuk Home Sweet Loan The Musical, El Haq memilih koreografi yang didominasi genre kontemporer.

    Menurutnya, pendekatan tersebut dapat membantu menghadirkan gerakan manusia yang lebih natural sekaligus memberikan ruang untuk mengeksplorasi sisi lain dari cerita. Namun, bukan berarti tak ada genre tarian lain di panggung nanti.

    “Aku gak mau kayak apa namanya cuma satu genre gitu. Gak, sih. Karena I think it's hard if you choreograph a show with just one genre. Karena aku pengin ada sisi naturalism-nya, ada sisi surreal-nya. Itu bisa aku, itu emang aku sudah explore kayak melalui beberapa genre juga. Jadi seru banget,” ujarnya.

    Hasil eksplorasi El Haq ini nantinya dapat disaksikan dalam Home Sweet Loan The Musical. Pertunjukan ini akan digelar pada 30 September hingga 18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Musikal yang diadaptasi dari novel karya Almira Bastari ini menghadirkan Kalya Islamadina dan Chintana Jo sebagai dua pemeran Kaluna secara bergantian. Lima lagu orisinil karya Idgitaf juga akan menjadi bagian dari perjalanan cerita dalam pertunjukan tersebut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More