Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Home Sweet Loan Diangkat ke Musikal, Apa Bedanya sama Film dan Novel?

4 min read
Home Sweet Loan Diangkat ke Musikal, Apa Bedanya sama Film dan Novel?
press conference pertunjukan Home Sweet Loan The Musical, Senin (14/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Home Sweet Loan The Musical mengadaptasi kisah Kaluna dengan sejumlah perubahan setelah novel Almira Bastari dan film 2024, serta dijadwalkan tampil 30 September–18 Oktober 2026 di Jakarta.
  • Karakter Hansa, mantan toksik Kaluna yang hadir dalam novel dan film, dihilangkan dari versi musikal.
  • Danang diposisikan sebagai teman Kaluna, bukan pasangan romantis; pertunjukan juga memperluas dinamika Kaluna sebagai anak bungsu dalam rumah dengan tiga kepala keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Home Sweet Loan kembali hadir dalam format berbeda. Setelah sukses diadaptasi dari novel karya Almira Bastari ke versi film pada 2024, kini kisah Kaluna dibawa ke panggung musikal lewat Home Sweet Loan The Musical.

Meski masih mengikuti kisah Kaluna, mulai dari masalah keluarga hingga perjuangannya untuk memiliki rumah, versi musikal ini memiliki beberapa perbedaan dari novel dan filmnya. Hal tersebut diungkap oleh Cristian Imanuell, produser Home Sweet Loan The Musical, dalam press conference di Sepat Studio, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026). Lalu, apa saja yang membedakan Home Sweet Loan The Musical dengan versi film dan novelnya?

  1. 1. Cristian Imanuell sebut kisah Kaluna dan Hansa, mantan toksiknya dihilangkan dari versi musikal

    Para pemeran dan tim produksi menghadiri konferensi pers untuk pertunjukan Home Sweet Loan The Musical.
    press conference pertunjukan Home Sweet Loan The Musical, Senin (14/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

    Di hadapan awak media yang hadir dalam sesi press conference yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, Cristian Imanuell mengungkapkan, Home Sweet Loan The Musical memiliki sejumlah perbedaan dengan versi novel dan filmnya.

    “Sebenarnya banyak yang berubah,” kata sang produser dengan nada antusias.

    Nah, salah satu perbedaan yang paling terasa adalah versi musikal tidak akan menampilkan karakter Hansa, mantan pacar Kaluna yang toksik. Sebelumnya, karakter tersebut sempat muncul dalam film dan diperankan oleh Wafda Saifan Lubis.

    “Kalau mungkin ada yang baca novelnya, yang paling berbeda dari musikal ini adalah tidak kita ceritakan Hansa. Mantannya yang toksik itu kita hilangkan,” lanjut Cristian.

  2. 2. Danang gak jadi pasangan romantis Kaluna

    Suasana konferensi pers pertunjukan Home Sweet Loan The Musical yang digelar pada Senin, 14 September 2026.
    press conference pertunjukan Home Sweet Loan The Musical, Senin (14/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

    Perbedaan berikutnya berkaitan dengan karakter Danang. Dalam versi musikal, hubungan Danang dan Kaluna tidak diarahkan menjadi kisah romantis. Pemeran Danang, Gerry Gerardo, mengatakan, setelah menjalani proses pendalaman karakter, ia justru melihat Danang sebagai seorang teman yang selalu hadir untuk menemani Kaluna, bukan sebagai pasangan.

    “Gerry melihat Danang yang setelah menjalani semua proses ini, ‘Oh, Danang ternyata bukan cowok yang ada di dalam cerita yang kayak romance.’ Bukan ke situ arahnya, tapi menurut aku dia just being friend aja untuk Kaluna,” kata Gerry.

    Di balik peran sebagai Danang, Gerry mengaku, tidak langsung menonton film Home Sweet Loan ketika pertama kali mempersiapkan perannya. Bukan tanpa alasan, pasalnya ia ingin membangun karakter Danang berdasarkan hasil diskusi dengan sutradara, pembacaan naskah, serta proses latihan.

    “Selama proses ini aku belum nonton filmnya karena aku mau dapetin karakter Danang ini purely dari diskusi aku dengan director dan aku membaca script-nya, latihan-latihan gitu, pada akhirnya aku nonton filmnya,” ungkapnya.

    Setelah menonton filmnya, Gerry pun merasa, hubungan pertemanan antara Danang dan Kaluna penting untuk dibawa ke versi musikal. Menurutnya, ada perasaan dan hubungan antarkarakter yang bisa digali lebih dalam melalui lagu dan tarian.

  3. 3. Dinamika tiga kepala keluarga dalam satu rumah akan lebih banyak dieksplorasi

    Konferensi pers pertunjukan Home Sweet Loan The Musical yang digelar pada Senin, 14 September 2026.
    press conference pertunjukan Home Sweet Loan The Musical, Senin (14/9/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

    Cristian menjelaskan, versi musikal akan lebih berfokus pada kisah kehidupan Kaluna sebagai anak paling bontot serta hubungannya dengan keluarga. Menurutnya, hal itu pula yang menjadi salah satu alasan kenapa tim kreatif mantap untuk tidak mengangkat kisah Kaluna dan Hansa ke dalam pertunjukan.

    “Kita pengin kasih tahu bahwa kita sedang membicarakan tentang hidup seorang perempuan, menjadi anak yang paling bontot, mengenai satu rumah tiga kepala keluarga,” ujar Cristian.

    Fokus tersebut membuat dinamika keluarga mendapat porsi lebih besar dalam Home Sweet Loan The Musical. Jika versi film lebih banyak memperlihatkan konflik Kaluna dengan anggota keluarganya secara terpisah, musikal ini justru ingin menunjukkan bagaimana mereka menghadapi berbagai kepentingan dan persoalan ketika harus hidup bersama dalam satu rumah.

    “Di dalam film kita tidak pernah melihat dinamika tiga kepala keluarga. Hal yang paling sering hanya bertengkar dengan satu per satunya. Tapi belum pernah kita melihat dinamika satu keluarga ini dalam satu rumah seperti apa?” pungkasnya.

    Home Sweet Loan The Musical dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Visinema berkolaborasi dengan Jakarta Art House. Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung pada 30 September - 18 Oktober 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More