Jakarta, IDN Times – Iwet Ramadhan, produser film Aku Harus Mati menyampaikan penyesalannya atas ketidaknyamanan yang muncul akibat billboard atau papan reklame yang menampilkan promosi filmnya.
Sebelumnya, billboard yang sempat dipasang di sejumlah titik di beberapa kota di Indonesia tersebut menuai polemik karena menampilkan visual yang menyeramkan. Selain itu, frasa “Aku Harus Mati” yang digunakan sebagai judul juga dikhawatirkan menimbulkan rasa cemas serta memengaruhi emosi dan imajinasi masyarakat, terutama anak-anak.
Dalam wawancara via video call bersama IDN Times, Senin (6/4/2026), Iwet mengaku langsung mempercepat penurunan billboard promosi film Aku Harus Mati setelah melihat reaksi negatif dari masyarakat. Hal ini juga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi mereka.
