Habib Ja'far setelah konferensi pers "Seni Merayu Tuhan" di XXI Epicentrum, Jakarta, Selasa (4/8/26) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Meski diadaptasi dari buku karya seorang pendakwah, Habib Ja'far menegaskan bahwa Seni Merayu Tuhan bukanlah film religi dalam pengertian konvensional. Dengan gaya khasnya yang santai, ia sempat melontarkan candaan saat menjelaskan hal tersebut.
"Kalau ada yang bertanya, 'Apakah ini film religi?' Tidak. Apa buktinya bahwa ini bukan film religi? Onad (Onadio Leonardo) main di film ini," katanya, yang langsung disambut gelak tawa awak media.
Candaan itu langsung disambut oleh Arie Kriting yang berdiri di sampingnya, "Orang Timur jaga masjid, orang Arab jaga diskotik."
Di balik humornya, Habib Ja'far menjelaskan bahwa film Seni Merayu Tuhan lebih berfokus pada perjalanan menjadi dewasa (coming-of-age). Ceritanya mengikuti Hikmah (Ari Irham), seorang anak muda yang lebih menikmati masa mudanya bersama sang kekasih, Sophia (Lutesha), dibanding memenuhi ajakan ibunya (Rieke Diah Pitaloka) untuk beribadah.
Namun, kehidupan Hikmah berubah drastis setelah sang ibu meninggal dunia. Kehilangan tersebut menjadi titik balik yang membawanya memulai perjalanan spiritual untuk menemukan kembali makna hidup dan hubungannya dengan Tuhan.