Kisah Sedih Lagu Wake Me Up When September Ends dari Green Day

"Wake Me Up When September Ends" karya Green Day terinspirasi dari duka Billie Joe Armstrong setelah ayahnya meninggal karena kanker.
Setelah kehilangan ayah, Billie Joe dan lima saudaranya dibesarkan oleh ibu mereka yang bekerja sebagai pelayan restoran.
Peristiwa itu menjadi kenangan mendalam baginya.
Kalau mendengar lagu "Wake Me Up When September Ends" dari Green Day, kamu mungkin langsung teringat dengan nuansa melankolis sepanjang September. Lagu yang dirilis pada 21 September 2004 di album American Idiot ini, memang punya nuansa yang cukup berbeda dari karya mereka lainnya.
Terdapat kisah sedih lagu "Wake Me Up When September Ends" dari Green Day yang ternyata terinspirasi dari pengalaman sang vokalis. Diciptakan Billie Joe, lagu ini memiliki makna tentang kehilangan dan rasa duka yang masih terbawa hingga bertahun-tahun.
Kira-kira seperti apakah kisah di balik lagu ini dan apa makna liriknya? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!
Table of Content
1. Kisah sedih lagu Wake Me Up When September Ends

Green Day (facebook.com/Green Day) Kisah sedih lagu "Wake Me Up When September Ends" berawal dari pengalaman Billie Joe Armstrong ketika berumur 10 tahun. Dilansir Rolling Stone, ayah Billie Joe meninggal dunia karena kanker pada September 1982.
Setelah kepergian sang ayah, Billie Joe dan kelima saudaranya dibesarkan oleh sang ibu yang bekerja keras sebagai pelayan restoran. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kenangan paling membekas dalam hidup Billie Joe.
Menariknya, Billie Joe membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya siap menulis lagu tentang sang ayah. Dalam wawancaranya dengan The Howard Stern Show, ia mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menghindari menulis tentang sang ayah.
Hingga akhirnya, ia merasa menemukan titik balik dan mampu menuangkan rasa kehilangan tersebut ke dalam lagu "Wake Me Up When September Ends". Bagi Billie Joe, menulis lagu ini gak hanya menjadi cara untuk mengungkapkan kesedihannya, tapi juga menjadi caranya untuk mengenang sang ayah.
2. Lirik lagu Wake Me Up When September Ends
[Verse 1]
Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends
Like my father's come to pass
Seven years has gone so fast
Wake me up when September ends
[Chorus]
Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are
As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends[Verse 2]
Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends
Ring out the bells again
Like we did when spring began
Wake me up when September ends
[Chorus]
Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are
As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends
[Guitar Solo]
[Verse 3]
Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends
Like my father's come to pass
Twenty years has gone so fast
Wake me up when September ends
Wake me up when September ends
Wake me up when September ends3. Fakta menarik lagu Wake Me Up When September Ends

potret Green Day (Instagram.com/greenday) Selain memiliki kisah yang menyedihkan “Wake Me Up When September Ends” juga menyimpan beberapa fakta menarik, lho. Lagu ini pertama kali hadir dalam album American Idiot yang dirilis pada 21 September 2004. Sementara itu, lagu “Wake Me Up When September Ends” sendiri baru dirilis sebagai single pada 13 Juni 2005.
Album tersebut menjadi salah satu karya populer milik Green Day dan berhasil memenangkan penghargaan Best Rock Album dalam Grammy Awards 2005. Menariknya, pemilihan kata September dalam judul lagu pun dikaitkan dengan momen ketika ayah Billie Joe meninggal, yaitu 10 September 1982.
Setiap kali September datang, kenangan terhadap peristiwa itu kembali muncul dan lagu ini mulai banyak dibicarakan pada bulan tersebut. Oleh karenanya, makna bulan September dalam lagu ini menjadi lebih berkesan bagi para pendengar.
Itulah kisah sedih lagu "Wake Me Up When September Ends" dari Green Day yang ternyata berasal dari pengalaman Billie Joe Armstrong saat kehilangan ayahnya di usia 10 tahun. Gak heran kalau lagu ini masih terasa relate dan banyak dicari oleh para penggemar saat September.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















![[QUIZ] Tebak Judul Lagu Taylor Swift dari Liriknya, Yakin Bisa?](https://image.idntimes.com/post/20260923/img_20260923_102559_03f46b81-ab76-466f-8c2c-52d1ff092f01.jpg)


